Selasa, 7 Juli 2026
- Advertisement -

Sampah Medis Menumpuk di RSUD Mandau

DURI (RIAUPOS.CO) – Tumpukan kantong plastik diduga berisi s,ampah medis dilaporkan menumpuk di salah satu sudut bangunan di komplek RSUD Mandau di Jalan Stadion Duri. Kabar tersebut diinformasikan salah seorang warga di Duri Tomi Kasmara alias Boy Anas, Kamis (1/8).

Boy mengaku heran melihat tumpukan sampah di area rumah sakit yang notabane harus jadi kawasan yang bersih itu.

“Masa tumpukan sampah dibiarkan menumpuk seperti itu. Ini kali kedua saya melihat tumpukan sampah ini. Sebelumnya sepekan lalu, saya juga sudah melihat tumpukan sampah seperti ini. Berarti sepekan ini tumpukkan sampahnya bertambah terus,” ujar Boy yang merupakan salah satu pengunjung di rumah sakit tersebut.

Baca Juga:  Sadis, Empat Wanita Lesbian Bunuh Sopir Taksi Online

Ditambahkannya, pihak rumah sakit getol mengkampanyekan slogan agar tak membuang sampah dan puntung rokok sembarangan.

“Nyatanya mereka sendiri yang menumpuk sampah. Kalau saya amati sampah di plastik kuning itu sampah medis karena ada jarum suntik dan peralatan lainnya,” tambahnya.

Terkait kritikan pengunjung ini, Direktur RSUD Mandau drg Sri Sadono Mulyanto yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas dan Pemasaran dr Rangga Moendanoe kemarin mengaku, sampah medis seperti botol infus, jarum suntik dan lainnya memang belum diangkut oleh pihak ketiga karena pihak RSUD masih menunggu pengumuman lelang.

“Sebelumnya kita lakukan pembakaran. Namun sejak akhir Desember 2018, RSUD Mandau tidak lagi melakukan pembakaran. Sampah medis itu akan diangkut oleh pihak ketiga yang ditunjuk. Penunjukan tersebut harus melalui sistem lelang. Saat ini Pihak RSUD sedang menunggu pengumuman lelang itu, sebutnya.(sda)
 

Baca Juga:  Mantan Mentan Amran Loyal tanpa Batas pada Presiden Jokowi

DURI (RIAUPOS.CO) – Tumpukan kantong plastik diduga berisi s,ampah medis dilaporkan menumpuk di salah satu sudut bangunan di komplek RSUD Mandau di Jalan Stadion Duri. Kabar tersebut diinformasikan salah seorang warga di Duri Tomi Kasmara alias Boy Anas, Kamis (1/8).

Boy mengaku heran melihat tumpukan sampah di area rumah sakit yang notabane harus jadi kawasan yang bersih itu.

“Masa tumpukan sampah dibiarkan menumpuk seperti itu. Ini kali kedua saya melihat tumpukan sampah ini. Sebelumnya sepekan lalu, saya juga sudah melihat tumpukan sampah seperti ini. Berarti sepekan ini tumpukkan sampahnya bertambah terus,” ujar Boy yang merupakan salah satu pengunjung di rumah sakit tersebut.

Baca Juga:  Setelah Masker, Pemerintah Kirim Uang ke WNI di Wuhan

Ditambahkannya, pihak rumah sakit getol mengkampanyekan slogan agar tak membuang sampah dan puntung rokok sembarangan.

“Nyatanya mereka sendiri yang menumpuk sampah. Kalau saya amati sampah di plastik kuning itu sampah medis karena ada jarum suntik dan peralatan lainnya,” tambahnya.

- Advertisement -

Terkait kritikan pengunjung ini, Direktur RSUD Mandau drg Sri Sadono Mulyanto yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas dan Pemasaran dr Rangga Moendanoe kemarin mengaku, sampah medis seperti botol infus, jarum suntik dan lainnya memang belum diangkut oleh pihak ketiga karena pihak RSUD masih menunggu pengumuman lelang.

“Sebelumnya kita lakukan pembakaran. Namun sejak akhir Desember 2018, RSUD Mandau tidak lagi melakukan pembakaran. Sampah medis itu akan diangkut oleh pihak ketiga yang ditunjuk. Penunjukan tersebut harus melalui sistem lelang. Saat ini Pihak RSUD sedang menunggu pengumuman lelang itu, sebutnya.(sda)
 

Baca Juga:  Sadis, Empat Wanita Lesbian Bunuh Sopir Taksi Online
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DURI (RIAUPOS.CO) – Tumpukan kantong plastik diduga berisi s,ampah medis dilaporkan menumpuk di salah satu sudut bangunan di komplek RSUD Mandau di Jalan Stadion Duri. Kabar tersebut diinformasikan salah seorang warga di Duri Tomi Kasmara alias Boy Anas, Kamis (1/8).

Boy mengaku heran melihat tumpukan sampah di area rumah sakit yang notabane harus jadi kawasan yang bersih itu.

“Masa tumpukan sampah dibiarkan menumpuk seperti itu. Ini kali kedua saya melihat tumpukan sampah ini. Sebelumnya sepekan lalu, saya juga sudah melihat tumpukan sampah seperti ini. Berarti sepekan ini tumpukkan sampahnya bertambah terus,” ujar Boy yang merupakan salah satu pengunjung di rumah sakit tersebut.

Baca Juga:  Setelah Masker, Pemerintah Kirim Uang ke WNI di Wuhan

Ditambahkannya, pihak rumah sakit getol mengkampanyekan slogan agar tak membuang sampah dan puntung rokok sembarangan.

“Nyatanya mereka sendiri yang menumpuk sampah. Kalau saya amati sampah di plastik kuning itu sampah medis karena ada jarum suntik dan peralatan lainnya,” tambahnya.

Terkait kritikan pengunjung ini, Direktur RSUD Mandau drg Sri Sadono Mulyanto yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas dan Pemasaran dr Rangga Moendanoe kemarin mengaku, sampah medis seperti botol infus, jarum suntik dan lainnya memang belum diangkut oleh pihak ketiga karena pihak RSUD masih menunggu pengumuman lelang.

“Sebelumnya kita lakukan pembakaran. Namun sejak akhir Desember 2018, RSUD Mandau tidak lagi melakukan pembakaran. Sampah medis itu akan diangkut oleh pihak ketiga yang ditunjuk. Penunjukan tersebut harus melalui sistem lelang. Saat ini Pihak RSUD sedang menunggu pengumuman lelang itu, sebutnya.(sda)
 

Baca Juga:  Sejumlah OPD Terima Penghargaan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari