Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Dari Sini Asal Senjata Api dan Amunisi yang Dipakai Teroris KKB

JAYAPURA (RIAUPOS.CO) – Senjata api (senpi) dan amunisi yang saat ini dimiliki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo diperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019. 

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, helikopter tersebut membawa 12 prajurit. 

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17," kata Izak, Jumat (21/5/2021). 

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Februari 2020. 

Senpi itulah yang digunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam. Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka. 

Baca Juga:  Mencoba Mencuri, Dua Pria Dihajar Massa 

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak," kata Izak. 

Dia menambahkan, luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen Izak. 

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto, dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP. 

Baca Juga:  Jenazah Gabriella Maelani yang Ditembak Teroris KKB Berhasil Dievakuasi

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

JAYAPURA (RIAUPOS.CO) – Senjata api (senpi) dan amunisi yang saat ini dimiliki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo diperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019. 

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, helikopter tersebut membawa 12 prajurit. 

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17," kata Izak, Jumat (21/5/2021). 

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Februari 2020. 

Senpi itulah yang digunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam. Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka. 

Baca Juga:  Polri Sulit Tangani Teroris KKB karena Hal Ini

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak," kata Izak. 

Dia menambahkan, luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen Izak. 

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto, dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP. 

Baca Juga:  Jenazah Gabriella Maelani yang Ditembak Teroris KKB Berhasil Dievakuasi

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Dari Sini Asal Senjata Api dan Amunisi yang Dipakai Teroris KKB

JAYAPURA (RIAUPOS.CO) – Senjata api (senpi) dan amunisi yang saat ini dimiliki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo diperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019. 

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, helikopter tersebut membawa 12 prajurit. 

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17," kata Izak, Jumat (21/5/2021). 

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Februari 2020. 

Senpi itulah yang digunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam. Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka. 

Baca Juga:  Anak Bunuh Ayah Tiri, Kesal Ibunya Sering Dimarahi

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak," kata Izak. 

Dia menambahkan, luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen Izak. 

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto, dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP. 

Baca Juga:  Polri Sulit Tangani Teroris KKB karena Hal Ini

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

JAYAPURA (RIAUPOS.CO) – Senjata api (senpi) dan amunisi yang saat ini dimiliki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo diperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019. 

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, helikopter tersebut membawa 12 prajurit. 

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17," kata Izak, Jumat (21/5/2021). 

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Februari 2020. 

Senpi itulah yang digunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam. Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka. 

Baca Juga:  Dianiaya, Anak Laporkan Ayah ke Polisi

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak," kata Izak. 

Dia menambahkan, luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen Izak. 

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto, dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP. 

Baca Juga:  Pukul Perempuan Saat PPKM Mikro, Sekretaris Satpol PP Jadi Tersangka

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari