Kamis, 30 April 2026
- Advertisement -

Polisi di Daerah Banyak Tempat Hiburan Mesti Hati-Hati, Ini Sebabnya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Propam Polri akan melaksanakan operasi pemeriksaan urine kepada jajaran internal Korps Bhayangkara. Operasi tersebut dilaksanakan untuk mendeteksi secara dini anggota yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.  

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, pemeriksaan akan menyasar para pesonel berdinas di kantor polisi yang wilayahnya banyak tempat hiburan. 

"Propam Mabes Polri dan Propam Polda jajaran akan melaksanakan operasi penertiban dan pengecekan urine kepada anggota yang terindikasi pengguna dan di polsek, polres," ujar Ferdy di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Operasi pemeriksaan urine dilakukan menyusul tertangkapnya Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti dan 11 oknum polisi lainnya. 

"Sebagai tindak lanjut ultimatum kepada anggota Polri yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba," tuturnya. 

Baca Juga:  Penjaga Karaoke di Bagansiapiapi Dituntut Mati Usai Tikam Polisi dan Warga

Kasus Kompol Yuni berawal dari pengaduan masyarakat ke Propam Mabes Polri yang ditindaklanjuti oleh Propam Polda Jawa Barat (Jabar). 

Kompol Yuni bersama 11 anggota polisi lainnya ditangkap di salah satu hotel, Rabu (17/2/2021) atas dugaan melakukan penyalahgunaan narkoba.

Sumber: JPNN/News/JPG
Editor: Hary B Koriun
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Propam Polri akan melaksanakan operasi pemeriksaan urine kepada jajaran internal Korps Bhayangkara. Operasi tersebut dilaksanakan untuk mendeteksi secara dini anggota yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.  

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, pemeriksaan akan menyasar para pesonel berdinas di kantor polisi yang wilayahnya banyak tempat hiburan. 

"Propam Mabes Polri dan Propam Polda jajaran akan melaksanakan operasi penertiban dan pengecekan urine kepada anggota yang terindikasi pengguna dan di polsek, polres," ujar Ferdy di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Operasi pemeriksaan urine dilakukan menyusul tertangkapnya Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti dan 11 oknum polisi lainnya. 

"Sebagai tindak lanjut ultimatum kepada anggota Polri yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba," tuturnya. 

- Advertisement -
Baca Juga:  37 Paket Sabu Siap Edar Diamankan dari Dua Bandar

Kasus Kompol Yuni berawal dari pengaduan masyarakat ke Propam Mabes Polri yang ditindaklanjuti oleh Propam Polda Jawa Barat (Jabar). 

Kompol Yuni bersama 11 anggota polisi lainnya ditangkap di salah satu hotel, Rabu (17/2/2021) atas dugaan melakukan penyalahgunaan narkoba.

- Advertisement -

Sumber: JPNN/News/JPG
Editor: Hary B Koriun
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Propam Polri akan melaksanakan operasi pemeriksaan urine kepada jajaran internal Korps Bhayangkara. Operasi tersebut dilaksanakan untuk mendeteksi secara dini anggota yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.  

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, pemeriksaan akan menyasar para pesonel berdinas di kantor polisi yang wilayahnya banyak tempat hiburan. 

"Propam Mabes Polri dan Propam Polda jajaran akan melaksanakan operasi penertiban dan pengecekan urine kepada anggota yang terindikasi pengguna dan di polsek, polres," ujar Ferdy di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Operasi pemeriksaan urine dilakukan menyusul tertangkapnya Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti dan 11 oknum polisi lainnya. 

"Sebagai tindak lanjut ultimatum kepada anggota Polri yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba," tuturnya. 

Baca Juga:  Rugikan Negara Rp24,53 Miliar , Enam Tersangka Dugaan Korupsi Pupuk Subsidi Ditahan

Kasus Kompol Yuni berawal dari pengaduan masyarakat ke Propam Mabes Polri yang ditindaklanjuti oleh Propam Polda Jawa Barat (Jabar). 

Kompol Yuni bersama 11 anggota polisi lainnya ditangkap di salah satu hotel, Rabu (17/2/2021) atas dugaan melakukan penyalahgunaan narkoba.

Sumber: JPNN/News/JPG
Editor: Hary B Koriun
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari