Sabtu, 16 Mei 2026
- Advertisement -

Guru Terkonfirmasi Positif Covid-19, Siswa SMKN 1 Mempura Diliburkan

SIAK (RIAUPOS.CO)- Seorang guru SMKN 1 Mempura terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu pula yang menjadi penyebab seluruh siswa diliburkan mulai dari (15/2/2021) sampai Ahad (1/3/2021) mendatang.

Demikian dikatakan Kepala SMKN 1 Mempura Hardiyanto SPd. Lebih jauh dikatakannya, meliburkan seluruh siswa setelah dia berkoordinasi dengan Ketua Satgas Covid-19

Kecamatan Mempura Desi Fefianti yang juga Camat Mempura.

“Pak guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu baru berusia sekitar 40 tahun. Dia terpapar dari istrinya yang lebih dulu telor formasi positif. Meski kabar yang kami terima istrinya di rumah saja,” jelas Hardiyanto pada Rabu (17/2/2021) petang.

Lebih jauh dikatakan Hardiyanto,  sejauh ini pak guru itu baik-baik saja, hanya menderita lambung akut. Namun, hal itu yang menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah.

Baca Juga:  Kejagung Tangkap Terpidana Kasus Askrindo setelah Tujuh Tahun Buron

“Kami berharap dia lekas sembuh. Dan tetap semangat agar bisa kembali ke sekolah berkumpul dan mengajar bersama kami,” jelas Hardiyanto.

Hardiyanto juga menjelaskan meski libur, siswa tetap belajar secara daring. 

“Kami tidak ingin siswa tertinggal pelajaran. Makanya kami mengajar dengan cara daring,” ungkap Hardiyanto.

Sementara salah seorang siswa ketika ditanya, mereka libur sampai Senin (2/3/2021) mendatang. Sebagian temannya berlajar secara daring, sebagian lainnya tidak belajar daring.

“Saya sendiri tidak belajar secara daring. Meski demikian, libur kali ini tetap saya manfaatkan untuk mengulang pelajaran di malam hari,” ucapnya pada Rabu (17/2/2021) petang.

Ditanya apa rasanya tidak sekolah karena guru terkonfirmasi positif Covid-19. Disebutkannya, dalam kondisi seperti ini tentu tidak ada yang ingin terpapar Covid-19. Namun, jika sudah terpapar mau seperti apa lagi.

Baca Juga:  Mengkonkretkan Visual Imajinasi dalam Kekuatan Garis

“Bagi saya yang penting semua tetap mematuhi prokes. Baik guru maupun kami para siswa. Sebab semuanya memungkinkan untuk terpapar dan terkonfirmasi positif Covid-19,” ucapnya.

Laporan: Monang (Siak)

Editor: Eka G Putra

SIAK (RIAUPOS.CO)- Seorang guru SMKN 1 Mempura terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu pula yang menjadi penyebab seluruh siswa diliburkan mulai dari (15/2/2021) sampai Ahad (1/3/2021) mendatang.

Demikian dikatakan Kepala SMKN 1 Mempura Hardiyanto SPd. Lebih jauh dikatakannya, meliburkan seluruh siswa setelah dia berkoordinasi dengan Ketua Satgas Covid-19

Kecamatan Mempura Desi Fefianti yang juga Camat Mempura.

“Pak guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu baru berusia sekitar 40 tahun. Dia terpapar dari istrinya yang lebih dulu telor formasi positif. Meski kabar yang kami terima istrinya di rumah saja,” jelas Hardiyanto pada Rabu (17/2/2021) petang.

Lebih jauh dikatakan Hardiyanto,  sejauh ini pak guru itu baik-baik saja, hanya menderita lambung akut. Namun, hal itu yang menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah.

- Advertisement -
Baca Juga:  Toyota Umumkan Supra 4 Silinder

“Kami berharap dia lekas sembuh. Dan tetap semangat agar bisa kembali ke sekolah berkumpul dan mengajar bersama kami,” jelas Hardiyanto.

Hardiyanto juga menjelaskan meski libur, siswa tetap belajar secara daring. 

- Advertisement -

“Kami tidak ingin siswa tertinggal pelajaran. Makanya kami mengajar dengan cara daring,” ungkap Hardiyanto.

Sementara salah seorang siswa ketika ditanya, mereka libur sampai Senin (2/3/2021) mendatang. Sebagian temannya berlajar secara daring, sebagian lainnya tidak belajar daring.

“Saya sendiri tidak belajar secara daring. Meski demikian, libur kali ini tetap saya manfaatkan untuk mengulang pelajaran di malam hari,” ucapnya pada Rabu (17/2/2021) petang.

Ditanya apa rasanya tidak sekolah karena guru terkonfirmasi positif Covid-19. Disebutkannya, dalam kondisi seperti ini tentu tidak ada yang ingin terpapar Covid-19. Namun, jika sudah terpapar mau seperti apa lagi.

Baca Juga:  1.414 Positif Virus Corona, 122 Meninggal, 75 Sembuh

“Bagi saya yang penting semua tetap mematuhi prokes. Baik guru maupun kami para siswa. Sebab semuanya memungkinkan untuk terpapar dan terkonfirmasi positif Covid-19,” ucapnya.

Laporan: Monang (Siak)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO)- Seorang guru SMKN 1 Mempura terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu pula yang menjadi penyebab seluruh siswa diliburkan mulai dari (15/2/2021) sampai Ahad (1/3/2021) mendatang.

Demikian dikatakan Kepala SMKN 1 Mempura Hardiyanto SPd. Lebih jauh dikatakannya, meliburkan seluruh siswa setelah dia berkoordinasi dengan Ketua Satgas Covid-19

Kecamatan Mempura Desi Fefianti yang juga Camat Mempura.

“Pak guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu baru berusia sekitar 40 tahun. Dia terpapar dari istrinya yang lebih dulu telor formasi positif. Meski kabar yang kami terima istrinya di rumah saja,” jelas Hardiyanto pada Rabu (17/2/2021) petang.

Lebih jauh dikatakan Hardiyanto,  sejauh ini pak guru itu baik-baik saja, hanya menderita lambung akut. Namun, hal itu yang menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah.

Baca Juga:  Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas lewat Operasi Patuh Muara Takus 

“Kami berharap dia lekas sembuh. Dan tetap semangat agar bisa kembali ke sekolah berkumpul dan mengajar bersama kami,” jelas Hardiyanto.

Hardiyanto juga menjelaskan meski libur, siswa tetap belajar secara daring. 

“Kami tidak ingin siswa tertinggal pelajaran. Makanya kami mengajar dengan cara daring,” ungkap Hardiyanto.

Sementara salah seorang siswa ketika ditanya, mereka libur sampai Senin (2/3/2021) mendatang. Sebagian temannya berlajar secara daring, sebagian lainnya tidak belajar daring.

“Saya sendiri tidak belajar secara daring. Meski demikian, libur kali ini tetap saya manfaatkan untuk mengulang pelajaran di malam hari,” ucapnya pada Rabu (17/2/2021) petang.

Ditanya apa rasanya tidak sekolah karena guru terkonfirmasi positif Covid-19. Disebutkannya, dalam kondisi seperti ini tentu tidak ada yang ingin terpapar Covid-19. Namun, jika sudah terpapar mau seperti apa lagi.

Baca Juga:  Kejari Kuansing Segera Tetapkan Tersangka

“Bagi saya yang penting semua tetap mematuhi prokes. Baik guru maupun kami para siswa. Sebab semuanya memungkinkan untuk terpapar dan terkonfirmasi positif Covid-19,” ucapnya.

Laporan: Monang (Siak)

Editor: Eka G Putra

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari