Jumat, 24 April 2026
- Advertisement -

Kronologi 3 Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jumlah pasien meninggal akibat virus corona jenis baru atau COVID-19 di Indonesia bertambah 3 kasus. Sehingga totalnya menjadi 4 kasus. Satu kasus sebelumnya adalah Warga Negara Indonesia (WNA). Tiga kasus terakhir adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan 3 kasus meninggal tambahan itu adalah pasien dengan status yang mengalami perburukan. Mereka sebelumnya adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di rumah sakit. Hasil spesimen mereka terbukti positif setelah meninggal dunia.

1. Pasien 35

Perempuan. Warga Negara Indonesia.(WNI) usia 37 tahun.

"Masuk rumah sakit sudah menggunakan ventilator. Kemudian perburukan menjadi cepat hari itu juga meninggal," kata Yurianto dalam konferensi pers, Jumat (13/3).

Baca Juga:  Tetap Berkolaborasi dan Berinovasi Bersama Mitra

Hasil spesimennya ternyata positif dan sudah diaerahkan ke Dinkes wilayah. Kini tim sedang melakukan pelacakan kontak (tracing) pada siapa saja pasien sebelumnya sempat melakukan kontak.

2. Pasien 36

Warga Negara Indonesia (WNI). Perempuan, usia 37 tahun.

"Masuk RS dengan menggunakan ventilator. Mengalami perburukan dengan cepat kemudian meninggal," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan specimen positif. Dinkes setempat sudah diberitahu kasus ini dan sudah dilakukan tracing.

"Kami masih menunggu kontak tracing pasien 35 dan 36," kata Yurianto.

3. Pasien 50

Warga Negara Indonesia (WNI). Laki-laki, usia 59 tahun.

"Mengalami perburukan cepat dari kemarin dan kemudian meninggal, positif virus corona," tegasnya.

Pelacakan kontak sedang dilakukan Dinkes setempat. Pelacakan dilakukan dengan menelusuri siapa saja yang sudah bertemu dan kontak dekat dengan yang bersangkutan.

Baca Juga:  Keren, Alat Deteksi Covid-19 Buatan UGM Kantongi Izin Edar

Sebelumnya, kematian pertama pasien positif virus corona di Indonesia menimpa pasien 25. Pasien tersebut adalah Warga Negara Asing (WNA) yang meninggal dunia dini hari Rabu (11/3).

Pasien WNA tersebut adalah perempuan, 53 tahun, WNA. Dia tertular secara imported case atau karena baru datang dari luar negeri.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jumlah pasien meninggal akibat virus corona jenis baru atau COVID-19 di Indonesia bertambah 3 kasus. Sehingga totalnya menjadi 4 kasus. Satu kasus sebelumnya adalah Warga Negara Indonesia (WNA). Tiga kasus terakhir adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan 3 kasus meninggal tambahan itu adalah pasien dengan status yang mengalami perburukan. Mereka sebelumnya adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di rumah sakit. Hasil spesimen mereka terbukti positif setelah meninggal dunia.

1. Pasien 35

Perempuan. Warga Negara Indonesia.(WNI) usia 37 tahun.

"Masuk rumah sakit sudah menggunakan ventilator. Kemudian perburukan menjadi cepat hari itu juga meninggal," kata Yurianto dalam konferensi pers, Jumat (13/3).

- Advertisement -
Baca Juga:  Aurel Hermansyah-Atta Halilintar Menikah 21 Maret

Hasil spesimennya ternyata positif dan sudah diaerahkan ke Dinkes wilayah. Kini tim sedang melakukan pelacakan kontak (tracing) pada siapa saja pasien sebelumnya sempat melakukan kontak.

2. Pasien 36

- Advertisement -

Warga Negara Indonesia (WNI). Perempuan, usia 37 tahun.

"Masuk RS dengan menggunakan ventilator. Mengalami perburukan dengan cepat kemudian meninggal," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan specimen positif. Dinkes setempat sudah diberitahu kasus ini dan sudah dilakukan tracing.

"Kami masih menunggu kontak tracing pasien 35 dan 36," kata Yurianto.

3. Pasien 50

Warga Negara Indonesia (WNI). Laki-laki, usia 59 tahun.

"Mengalami perburukan cepat dari kemarin dan kemudian meninggal, positif virus corona," tegasnya.

Pelacakan kontak sedang dilakukan Dinkes setempat. Pelacakan dilakukan dengan menelusuri siapa saja yang sudah bertemu dan kontak dekat dengan yang bersangkutan.

Baca Juga:  Dorong Pembahasan Tingkat II dan Sahkan RUU TPKS Maksimal Akhir April

Sebelumnya, kematian pertama pasien positif virus corona di Indonesia menimpa pasien 25. Pasien tersebut adalah Warga Negara Asing (WNA) yang meninggal dunia dini hari Rabu (11/3).

Pasien WNA tersebut adalah perempuan, 53 tahun, WNA. Dia tertular secara imported case atau karena baru datang dari luar negeri.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jumlah pasien meninggal akibat virus corona jenis baru atau COVID-19 di Indonesia bertambah 3 kasus. Sehingga totalnya menjadi 4 kasus. Satu kasus sebelumnya adalah Warga Negara Indonesia (WNA). Tiga kasus terakhir adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan 3 kasus meninggal tambahan itu adalah pasien dengan status yang mengalami perburukan. Mereka sebelumnya adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di rumah sakit. Hasil spesimen mereka terbukti positif setelah meninggal dunia.

1. Pasien 35

Perempuan. Warga Negara Indonesia.(WNI) usia 37 tahun.

"Masuk rumah sakit sudah menggunakan ventilator. Kemudian perburukan menjadi cepat hari itu juga meninggal," kata Yurianto dalam konferensi pers, Jumat (13/3).

Baca Juga:  Bisa Tentukan Sendiri Waktu Terbaik Panen

Hasil spesimennya ternyata positif dan sudah diaerahkan ke Dinkes wilayah. Kini tim sedang melakukan pelacakan kontak (tracing) pada siapa saja pasien sebelumnya sempat melakukan kontak.

2. Pasien 36

Warga Negara Indonesia (WNI). Perempuan, usia 37 tahun.

"Masuk RS dengan menggunakan ventilator. Mengalami perburukan dengan cepat kemudian meninggal," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan specimen positif. Dinkes setempat sudah diberitahu kasus ini dan sudah dilakukan tracing.

"Kami masih menunggu kontak tracing pasien 35 dan 36," kata Yurianto.

3. Pasien 50

Warga Negara Indonesia (WNI). Laki-laki, usia 59 tahun.

"Mengalami perburukan cepat dari kemarin dan kemudian meninggal, positif virus corona," tegasnya.

Pelacakan kontak sedang dilakukan Dinkes setempat. Pelacakan dilakukan dengan menelusuri siapa saja yang sudah bertemu dan kontak dekat dengan yang bersangkutan.

Baca Juga:  Lonjakan Pasien Positif Virus Corona Seperti Tsunami

Sebelumnya, kematian pertama pasien positif virus corona di Indonesia menimpa pasien 25. Pasien tersebut adalah Warga Negara Asing (WNA) yang meninggal dunia dini hari Rabu (11/3).

Pasien WNA tersebut adalah perempuan, 53 tahun, WNA. Dia tertular secara imported case atau karena baru datang dari luar negeri.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari