RENGAT (RIAUPOS.CO) – Keresahan masyarakat Desa Batu Rijal Barat, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mulai mereda setelah satu dari dua ekor beruang api yang kerap berkeliaran akhirnya berhasil masuk perangkap.
Satwa dilindungi yang telah menteror warga sejak sebulan terakhir itu masuk ke dalam kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau pada Kamis (22/10/2026) malam.
Sekretaris Desa (Sekdes) Batu Rijal Barat, Indrajaya, mengutarakan bahwa kehadiran dua ekor beruang api tersebut sangat meresahkan lantaran kerap merusak dinding rumah serta memangsa ternak ayam milik warga.
“Beruang tersebut bahkan beberapa kali menyeberangi Jalan Lintas Tengah dan merusak pemukiman. Beruntung belum ada warga yang menjadi korban jiwa,” ujar Indrajaya, Jumat (23/10/2026).
Guna mengatasinya, BKSDA Riau telah memasang perangkap besi berumpan ayam hidup sejak tiga pekan lalu di lokasi yang sering dilintasi satwa tersebut hingga akhirnya membuahkan hasil.
Kendati satu ekor telah terperangkap dan menunggu proses evakuasi tim BKSDA, Indrajaya mengimbau warga agar tetap waspada dan tidak pergi ke kebun seorang diri, mengingat masih ada satu ekor beruang api lain yang diperkirakan masih berkeliaran.(kas)
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Keresahan masyarakat Desa Batu Rijal Barat, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mulai mereda setelah satu dari dua ekor beruang api yang kerap berkeliaran akhirnya berhasil masuk perangkap.
Satwa dilindungi yang telah menteror warga sejak sebulan terakhir itu masuk ke dalam kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau pada Kamis (22/10/2026) malam.
Sekretaris Desa (Sekdes) Batu Rijal Barat, Indrajaya, mengutarakan bahwa kehadiran dua ekor beruang api tersebut sangat meresahkan lantaran kerap merusak dinding rumah serta memangsa ternak ayam milik warga.
“Beruang tersebut bahkan beberapa kali menyeberangi Jalan Lintas Tengah dan merusak pemukiman. Beruntung belum ada warga yang menjadi korban jiwa,” ujar Indrajaya, Jumat (23/10/2026).
Guna mengatasinya, BKSDA Riau telah memasang perangkap besi berumpan ayam hidup sejak tiga pekan lalu di lokasi yang sering dilintasi satwa tersebut hingga akhirnya membuahkan hasil.
Kendati satu ekor telah terperangkap dan menunggu proses evakuasi tim BKSDA, Indrajaya mengimbau warga agar tetap waspada dan tidak pergi ke kebun seorang diri, mengingat masih ada satu ekor beruang api lain yang diperkirakan masih berkeliaran.(kas)