Kamis, 28 Mei 2026
- Advertisement -

Iduladha 1447 H, Pedagang Kambing Kurban di Pekanbaru Keluhkan Penurunan Pembeli

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Pekanbaru, khususnya kambing, masih terlihat lesu meski Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah telah tiba. Sejumlah pedagang dadakan di Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, masih bertahan menjajakan hewan kurban di pinggir jalan hingga hari raya berlangsung.

Berdasarkan pantauan Rabu (27/5/2026), tingkat transaksi pembelian hewan kurban belum menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, para pedagang mendatangkan kambing langsung dari wilayah Lampung. Namun, kondisi pasar tahun ini dinilai jauh berbeda dibanding musim kurban sebelumnya yang lebih ramai pembeli.

Salah seorang pedagang kambing dadakan, Reni mengaku telah membuka lapak dagangannya sejak lima hari terakhir.

Baca Juga:  Disdalduk KB Minta Tingkatkan Penggunaan Alat Kontrasepsi

Ia mengatakan, pada periode yang sama tahun lalu, penjualan kambing kurban masih cukup ramai dan banyak diminati masyarakat.

“Tahun lalu di waktu yang sama sudah lumayan banyak yang terjual. Kalau tahun ini memang ada penurunan tingkat penjualan. Tapi untuk berapa persen penurunannya, saya belum bisa memastikan karena belum sampai di hari lebaran,” ujarnya.

Pada musim kurban tahun ini, Reni menyediakan sekitar 35 ekor kambing. Namun hingga kini, baru lima ekor yang berhasil terjual.

Menurutnya, kambing yang dijual rata-rata memiliki bobot sekitar 65 kilogram. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan jenis kambing.

Baca Juga:  PPKM, Warga Antusias Ikut Vaksinasi

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, harga kambing kurban di pasaran berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.

Reni menambahkan, sebagian besar calon pembeli yang datang masih sebatas melihat kondisi hewan dan menanyakan harga tanpa langsung melakukan transaksi.

“Hari ini para pembeli yang datang rata-rata masih memilih-milih dan baru sekadar mengecek harga saja,” imbuhnya.

Meski kondisi pasar masih tergolong sepi, ia menyebut sebagian besar pemesanan yang masuk sejauh ini berasal dari pengurus masjid dan musala. Selain itu, ada juga pembeli dari kalangan perorangan. (ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Pekanbaru, khususnya kambing, masih terlihat lesu meski Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah telah tiba. Sejumlah pedagang dadakan di Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, masih bertahan menjajakan hewan kurban di pinggir jalan hingga hari raya berlangsung.

Berdasarkan pantauan Rabu (27/5/2026), tingkat transaksi pembelian hewan kurban belum menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, para pedagang mendatangkan kambing langsung dari wilayah Lampung. Namun, kondisi pasar tahun ini dinilai jauh berbeda dibanding musim kurban sebelumnya yang lebih ramai pembeli.

Salah seorang pedagang kambing dadakan, Reni mengaku telah membuka lapak dagangannya sejak lima hari terakhir.

Baca Juga:  Disdalduk KB Minta Tingkatkan Penggunaan Alat Kontrasepsi

Ia mengatakan, pada periode yang sama tahun lalu, penjualan kambing kurban masih cukup ramai dan banyak diminati masyarakat.

- Advertisement -

“Tahun lalu di waktu yang sama sudah lumayan banyak yang terjual. Kalau tahun ini memang ada penurunan tingkat penjualan. Tapi untuk berapa persen penurunannya, saya belum bisa memastikan karena belum sampai di hari lebaran,” ujarnya.

Pada musim kurban tahun ini, Reni menyediakan sekitar 35 ekor kambing. Namun hingga kini, baru lima ekor yang berhasil terjual.

- Advertisement -

Menurutnya, kambing yang dijual rata-rata memiliki bobot sekitar 65 kilogram. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan jenis kambing.

Baca Juga:  65 Tim Ramaikan Turnamen PB STIKes HTP CUP 1

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, harga kambing kurban di pasaran berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.

Reni menambahkan, sebagian besar calon pembeli yang datang masih sebatas melihat kondisi hewan dan menanyakan harga tanpa langsung melakukan transaksi.

“Hari ini para pembeli yang datang rata-rata masih memilih-milih dan baru sekadar mengecek harga saja,” imbuhnya.

Meski kondisi pasar masih tergolong sepi, ia menyebut sebagian besar pemesanan yang masuk sejauh ini berasal dari pengurus masjid dan musala. Selain itu, ada juga pembeli dari kalangan perorangan. (ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Pekanbaru, khususnya kambing, masih terlihat lesu meski Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah telah tiba. Sejumlah pedagang dadakan di Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, masih bertahan menjajakan hewan kurban di pinggir jalan hingga hari raya berlangsung.

Berdasarkan pantauan Rabu (27/5/2026), tingkat transaksi pembelian hewan kurban belum menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, para pedagang mendatangkan kambing langsung dari wilayah Lampung. Namun, kondisi pasar tahun ini dinilai jauh berbeda dibanding musim kurban sebelumnya yang lebih ramai pembeli.

Salah seorang pedagang kambing dadakan, Reni mengaku telah membuka lapak dagangannya sejak lima hari terakhir.

Baca Juga:  Warga Serbu Pangan Murah di Mobil Pak Iwan

Ia mengatakan, pada periode yang sama tahun lalu, penjualan kambing kurban masih cukup ramai dan banyak diminati masyarakat.

“Tahun lalu di waktu yang sama sudah lumayan banyak yang terjual. Kalau tahun ini memang ada penurunan tingkat penjualan. Tapi untuk berapa persen penurunannya, saya belum bisa memastikan karena belum sampai di hari lebaran,” ujarnya.

Pada musim kurban tahun ini, Reni menyediakan sekitar 35 ekor kambing. Namun hingga kini, baru lima ekor yang berhasil terjual.

Menurutnya, kambing yang dijual rata-rata memiliki bobot sekitar 65 kilogram. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan jenis kambing.

Baca Juga:  Parkir Gratis Alfamart–Indomaret Belum Merata, Jukir Akui Belum Ada Arahan

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, harga kambing kurban di pasaran berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.

Reni menambahkan, sebagian besar calon pembeli yang datang masih sebatas melihat kondisi hewan dan menanyakan harga tanpa langsung melakukan transaksi.

“Hari ini para pembeli yang datang rata-rata masih memilih-milih dan baru sekadar mengecek harga saja,” imbuhnya.

Meski kondisi pasar masih tergolong sepi, ia menyebut sebagian besar pemesanan yang masuk sejauh ini berasal dari pengurus masjid dan musala. Selain itu, ada juga pembeli dari kalangan perorangan. (ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari