Jumat, 21 Agustus 2026
- Advertisement -

Umri Wisuda 418 Lulusan, Perkuat Langkah Menuju Kampus Unggul

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus Umri, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat kebermanfaatan, karakter unggul, dan kemajuan.

Wisuda kali ini mengusung tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, Umri Unggul Mencerahkan Semesta”.

Sebanyak 418 lulusan diwisuda pada periode ini yang berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Prosesi wisuda juga mencerminkan keberagaman yang harmonis di lingkungan kampus. Dari total lulusan tersebut, terdapat 24 wisudawan beragama Protestan dan dua wisudawan beragama Katolik di tengah mayoritas lulusan muslim.

Baca Juga:  Beli Mobil Daihatsu hingga Akhir Juli, Berpeluang Bawa Pulang Mobil dan 8 Motor

Keberadaan lulusan lintas agama itu menjadi gambaran suasana akademik Umri yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas seseorang.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis yang telah diraih Umri. Saat ini, Umri telah memiliki dua guru besar, yakni Prof Ir Ahmad Kafrawi Nasution MT PhD dan Prof Dr Jufrizal Syahri MSi.

Menurutnya, Umri juga tengah merampungkan pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif masyarakat.

“Ke depan, Umri juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan,” jelasnya.

Baca Juga:  Bandara SSK II Tetap Normal saat Long Weekend, Belum Ada Lonjakan Penumpang

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Dr H Hendri Sayuti MAg menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang terbuka dan adil bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes, turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Umri yang kini telah memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA kepada para dosen Umri atas kontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi di daerah.(nto/c)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus Umri, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat kebermanfaatan, karakter unggul, dan kemajuan.

Wisuda kali ini mengusung tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, Umri Unggul Mencerahkan Semesta”.

Sebanyak 418 lulusan diwisuda pada periode ini yang berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Prosesi wisuda juga mencerminkan keberagaman yang harmonis di lingkungan kampus. Dari total lulusan tersebut, terdapat 24 wisudawan beragama Protestan dan dua wisudawan beragama Katolik di tengah mayoritas lulusan muslim.

Baca Juga:  25 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Lulus SNMPTN-SBMPTN

Keberadaan lulusan lintas agama itu menjadi gambaran suasana akademik Umri yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas seseorang.

- Advertisement -

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis yang telah diraih Umri. Saat ini, Umri telah memiliki dua guru besar, yakni Prof Ir Ahmad Kafrawi Nasution MT PhD dan Prof Dr Jufrizal Syahri MSi.

Menurutnya, Umri juga tengah merampungkan pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif masyarakat.

- Advertisement -

“Ke depan, Umri juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Riau Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Masyarakat Diundang Gratis ke Kantor Gubernur

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Dr H Hendri Sayuti MAg menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang terbuka dan adil bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes, turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Umri yang kini telah memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA kepada para dosen Umri atas kontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi di daerah.(nto/c)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus Umri, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat kebermanfaatan, karakter unggul, dan kemajuan.

Wisuda kali ini mengusung tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, Umri Unggul Mencerahkan Semesta”.

Sebanyak 418 lulusan diwisuda pada periode ini yang berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Prosesi wisuda juga mencerminkan keberagaman yang harmonis di lingkungan kampus. Dari total lulusan tersebut, terdapat 24 wisudawan beragama Protestan dan dua wisudawan beragama Katolik di tengah mayoritas lulusan muslim.

Baca Juga:  Warga Kaget, Pria Tewas di Atas Meja Kedai Jalan Imam Munandar

Keberadaan lulusan lintas agama itu menjadi gambaran suasana akademik Umri yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas seseorang.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis yang telah diraih Umri. Saat ini, Umri telah memiliki dua guru besar, yakni Prof Ir Ahmad Kafrawi Nasution MT PhD dan Prof Dr Jufrizal Syahri MSi.

Menurutnya, Umri juga tengah merampungkan pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif masyarakat.

“Ke depan, Umri juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan,” jelasnya.

Baca Juga:  92 Persen Lulusan PKW Platinum LKP RCM Berhasil

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Dr H Hendri Sayuti MAg menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang terbuka dan adil bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes, turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Umri yang kini telah memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA kepada para dosen Umri atas kontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi di daerah.(nto/c)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari