Jumat, 27 Februari 2026
- Advertisement -

Pusat Perbelanjaan di Pekanbaru Mulai Ramai, Pedagang Akui Penjualan Meningkat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 H, sejumlah pusat perbelanjaan di Pekanbaru mulai dipadati masyarakat yang berburu kebutuhan Idulfitri, terutama pakaian baru. Salah satunya terlihat di Pusat Perbelanjaan Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Pantauan di lokasi, Kamis (26/2), sejak siang hari suasana di setiap lantai pusat perbelanjaan tersebut tampak ramai oleh pengunjung yang keluar masuk toko. Gerai busana muslim, pakaian anak, hingga toko tas dan sepatu dipenuhi pembeli yang mencari model terbaru dengan harga terjangkau. Kepadatan pengunjung bahkan membuat sejumlah lorong pertokoan terlihat sesak.

Para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli yang mencoba pakaian, menanyakan ukuran, hingga menawar harga. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga tampak antusias memilih baju Lebaran dengan berbagai warna dan model. Sejumlah keluarga datang bersama untuk menentukan pilihan terbaik yang akan dikenakan saat Hari Raya.

Baca Juga:  Syarat Penyaluran KUR di Bank BUMN Perlu Dipermudah

Salah seorang pedagang pakaian muslim di lantai dasar STC mengaku jumlah pembeli mulai meningkat sejak awal pekan ini. Ia menyebut tren belanja Lebaran tahun ini terasa lebih awal dibandingkan biasanya.

“Alhamdulillah, sejak tiga minggu sebelum Lebaran pembeli sudah mulai ramai. Biasanya dua minggu terakhir baru benar-benar padat, tapi sekarang siang hari saja sudah ramai. Banyak yang cari baju koko, gamis, dan setelan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan pembelian terjadi karena masyarakat ingin menghindari lonjakan harga dan kehabisan stok menjelang akhir Ramadan. Selain itu, pembeli juga ingin memiliki lebih banyak pilihan model.

“Kalau sudah masuk minggu terakhir biasanya ukuran cepat habis. Jadi pembeli sekarang datang lebih awal supaya pilihan masih banyak dan tidak terlalu berdesakan,” tambahnya.

Baca Juga:  Federal Oil Perkenalkan Produk Ramah Lingkungan dan Inovasi Baru

Sementara itu, Rina (34), warga Kecamatan Marpoyan Damai, mengaku sengaja datang lebih awal untuk membeli kebutuhan Lebaran bersama dua anaknya.

“Saya sengaja belanja dari sekarang supaya tidak terlalu ramai nanti. Modelnya masih lengkap dan anak-anak juga bisa pilih dengan nyaman,” katanya.

Hal serupa disampaikan Andi (29), yang tengah memilih pakaian di salah satu gerai pria. Ia menilai belanja lebih awal memberikan keuntungan dari sisi kenyamanan dan harga.

“Kalau mendekati Lebaran biasanya penuh dan susah parkir. Sekarang memang sudah ramai, tapi masih bisa bergerak. Harganya juga masih normal dan banyak diskon,” ujarnya.

Para pedagang berharap tren peningkatan pembeli ini terus berlanjut hingga puncak Ramadan. Dengan semakin dekatnya Idulfitri, pusat perbelanjaan diperkirakan akan semakin ramai oleh masyarakat yang ingin melengkapi kebutuhan sandang mereka.(ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 H, sejumlah pusat perbelanjaan di Pekanbaru mulai dipadati masyarakat yang berburu kebutuhan Idulfitri, terutama pakaian baru. Salah satunya terlihat di Pusat Perbelanjaan Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Pantauan di lokasi, Kamis (26/2), sejak siang hari suasana di setiap lantai pusat perbelanjaan tersebut tampak ramai oleh pengunjung yang keluar masuk toko. Gerai busana muslim, pakaian anak, hingga toko tas dan sepatu dipenuhi pembeli yang mencari model terbaru dengan harga terjangkau. Kepadatan pengunjung bahkan membuat sejumlah lorong pertokoan terlihat sesak.

Para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli yang mencoba pakaian, menanyakan ukuran, hingga menawar harga. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga tampak antusias memilih baju Lebaran dengan berbagai warna dan model. Sejumlah keluarga datang bersama untuk menentukan pilihan terbaik yang akan dikenakan saat Hari Raya.

Baca Juga:  Presiden IMA Riau Sambut Baik Program Aseri

Salah seorang pedagang pakaian muslim di lantai dasar STC mengaku jumlah pembeli mulai meningkat sejak awal pekan ini. Ia menyebut tren belanja Lebaran tahun ini terasa lebih awal dibandingkan biasanya.

“Alhamdulillah, sejak tiga minggu sebelum Lebaran pembeli sudah mulai ramai. Biasanya dua minggu terakhir baru benar-benar padat, tapi sekarang siang hari saja sudah ramai. Banyak yang cari baju koko, gamis, dan setelan keluarga,” ujarnya.

- Advertisement -

Menurutnya, peningkatan pembelian terjadi karena masyarakat ingin menghindari lonjakan harga dan kehabisan stok menjelang akhir Ramadan. Selain itu, pembeli juga ingin memiliki lebih banyak pilihan model.

“Kalau sudah masuk minggu terakhir biasanya ukuran cepat habis. Jadi pembeli sekarang datang lebih awal supaya pilihan masih banyak dan tidak terlalu berdesakan,” tambahnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Wabup Rohul Hadiri Bolimau Adat, Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Sementara itu, Rina (34), warga Kecamatan Marpoyan Damai, mengaku sengaja datang lebih awal untuk membeli kebutuhan Lebaran bersama dua anaknya.

“Saya sengaja belanja dari sekarang supaya tidak terlalu ramai nanti. Modelnya masih lengkap dan anak-anak juga bisa pilih dengan nyaman,” katanya.

Hal serupa disampaikan Andi (29), yang tengah memilih pakaian di salah satu gerai pria. Ia menilai belanja lebih awal memberikan keuntungan dari sisi kenyamanan dan harga.

“Kalau mendekati Lebaran biasanya penuh dan susah parkir. Sekarang memang sudah ramai, tapi masih bisa bergerak. Harganya juga masih normal dan banyak diskon,” ujarnya.

Para pedagang berharap tren peningkatan pembeli ini terus berlanjut hingga puncak Ramadan. Dengan semakin dekatnya Idulfitri, pusat perbelanjaan diperkirakan akan semakin ramai oleh masyarakat yang ingin melengkapi kebutuhan sandang mereka.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 H, sejumlah pusat perbelanjaan di Pekanbaru mulai dipadati masyarakat yang berburu kebutuhan Idulfitri, terutama pakaian baru. Salah satunya terlihat di Pusat Perbelanjaan Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Pantauan di lokasi, Kamis (26/2), sejak siang hari suasana di setiap lantai pusat perbelanjaan tersebut tampak ramai oleh pengunjung yang keluar masuk toko. Gerai busana muslim, pakaian anak, hingga toko tas dan sepatu dipenuhi pembeli yang mencari model terbaru dengan harga terjangkau. Kepadatan pengunjung bahkan membuat sejumlah lorong pertokoan terlihat sesak.

Para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli yang mencoba pakaian, menanyakan ukuran, hingga menawar harga. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga tampak antusias memilih baju Lebaran dengan berbagai warna dan model. Sejumlah keluarga datang bersama untuk menentukan pilihan terbaik yang akan dikenakan saat Hari Raya.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Energi Nasional lewat Gerakan Penggunaan Kompor Induksi

Salah seorang pedagang pakaian muslim di lantai dasar STC mengaku jumlah pembeli mulai meningkat sejak awal pekan ini. Ia menyebut tren belanja Lebaran tahun ini terasa lebih awal dibandingkan biasanya.

“Alhamdulillah, sejak tiga minggu sebelum Lebaran pembeli sudah mulai ramai. Biasanya dua minggu terakhir baru benar-benar padat, tapi sekarang siang hari saja sudah ramai. Banyak yang cari baju koko, gamis, dan setelan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan pembelian terjadi karena masyarakat ingin menghindari lonjakan harga dan kehabisan stok menjelang akhir Ramadan. Selain itu, pembeli juga ingin memiliki lebih banyak pilihan model.

“Kalau sudah masuk minggu terakhir biasanya ukuran cepat habis. Jadi pembeli sekarang datang lebih awal supaya pilihan masih banyak dan tidak terlalu berdesakan,” tambahnya.

Baca Juga:  Pastikan Tidak Lagi Punya Tunggakan Pembayaran Klaim

Sementara itu, Rina (34), warga Kecamatan Marpoyan Damai, mengaku sengaja datang lebih awal untuk membeli kebutuhan Lebaran bersama dua anaknya.

“Saya sengaja belanja dari sekarang supaya tidak terlalu ramai nanti. Modelnya masih lengkap dan anak-anak juga bisa pilih dengan nyaman,” katanya.

Hal serupa disampaikan Andi (29), yang tengah memilih pakaian di salah satu gerai pria. Ia menilai belanja lebih awal memberikan keuntungan dari sisi kenyamanan dan harga.

“Kalau mendekati Lebaran biasanya penuh dan susah parkir. Sekarang memang sudah ramai, tapi masih bisa bergerak. Harganya juga masih normal dan banyak diskon,” ujarnya.

Para pedagang berharap tren peningkatan pembeli ini terus berlanjut hingga puncak Ramadan. Dengan semakin dekatnya Idulfitri, pusat perbelanjaan diperkirakan akan semakin ramai oleh masyarakat yang ingin melengkapi kebutuhan sandang mereka.(ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari