Jumat, 28 Agustus 2026
- Advertisement -

Siapkan Lahan Seluas 6,52 Ha untuk Sekolah Rakyat 

RIAUPOS.CO – Guna mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sudah menyediakan lahan 6,52 hektare (Ha) untuk pembangunan sekolah rakyat bersama Kementerian PU dan Kemensos.

Staf Ahli Bupati Bengkalis  Johansyah Syafri mengatakan, saat ini proses tersebut sedang dalam tahap verifikasi faktual oleh Tim Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebelum melangkah ke tahap lanjutan yakni proses pembuatan Detail Engineering Design (DED), atau dokumen teknis yang berisi perencanaan rinci untuk sebuah proyek konstruksi.

Johan menyampaikan, Pemkab Bengkalis siap menjalankan proses program pemerintah pusat ini. Sedangkan masalah ketersediaan lahan memang awalnya, menjadi salah satu syarat utama yang harus diperhatikan.

Baca Juga:  5.383 KK Terima Bantuan Pangan dari BPN

“Kami bersama tim sudah melaksanakan peninjauan ke tempat lokasi pembangunan, Alhamdulillah lahan tersebut tersedia dan tidak ada kendala sedikitpun,” ujarnya, Kamis (17/4).

Sebelumnya, katanya, pihaknya sudah menyampaikan proposal ke Tim Kementerian PU seluas 5,83 Ha, lengkap dengan bangunan yang ada. “Namun karena ada masukan dari perwakilan Kementrian PU, pihaknya mengukur ulang lahan kosong seluas 6,52 hektare. Hal ini dilakukan untuk menghindari permasalahan hukum,” tambahnya.

Dia mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan program inisiasi dari presiden, tentang model pendidikan inklusif yang mampu mengangkat anak-anak dari keluarga miskin keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Alhamdulillah, kita memiliki lahan untuk diproses, tepatnya di kawasan dekat SDIT Desa Wonosari. Setelah kita survey ada dua alternatif yang akan kita ambil. Di mana lahan yang dibutuhkan pemerintah pusat ini adalah lahan kosong seluas 6,38 hektar,” jelasnya.

Baca Juga:  Pelamar CPNS 2.000 Lebih

Pertama lahan kosong dimiliki seluas 5,86 hektar, kemudian jika digabungkan dengan gedung sekolah SDIT dan bangunan yang ada luas lahan kita sebanyak 10 hektare.

“Kita masih menunggu laporan akurat dari Kabid Aset hari ini setelah dilakukan pengukuran, kita menginginkan lahan ini clear and clean sehingga tidak ada hambatan ketika dilaksanakan pengerjaannya,” jelasnya.(gem)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis

RIAUPOS.CO – Guna mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sudah menyediakan lahan 6,52 hektare (Ha) untuk pembangunan sekolah rakyat bersama Kementerian PU dan Kemensos.

Staf Ahli Bupati Bengkalis  Johansyah Syafri mengatakan, saat ini proses tersebut sedang dalam tahap verifikasi faktual oleh Tim Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebelum melangkah ke tahap lanjutan yakni proses pembuatan Detail Engineering Design (DED), atau dokumen teknis yang berisi perencanaan rinci untuk sebuah proyek konstruksi.

Johan menyampaikan, Pemkab Bengkalis siap menjalankan proses program pemerintah pusat ini. Sedangkan masalah ketersediaan lahan memang awalnya, menjadi salah satu syarat utama yang harus diperhatikan.

Baca Juga:  Dosen FP UIR PKM di Desa Pematang Duku Bengkalis

“Kami bersama tim sudah melaksanakan peninjauan ke tempat lokasi pembangunan, Alhamdulillah lahan tersebut tersedia dan tidak ada kendala sedikitpun,” ujarnya, Kamis (17/4).

Sebelumnya, katanya, pihaknya sudah menyampaikan proposal ke Tim Kementerian PU seluas 5,83 Ha, lengkap dengan bangunan yang ada. “Namun karena ada masukan dari perwakilan Kementrian PU, pihaknya mengukur ulang lahan kosong seluas 6,52 hektare. Hal ini dilakukan untuk menghindari permasalahan hukum,” tambahnya.

- Advertisement -

Dia mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan program inisiasi dari presiden, tentang model pendidikan inklusif yang mampu mengangkat anak-anak dari keluarga miskin keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Alhamdulillah, kita memiliki lahan untuk diproses, tepatnya di kawasan dekat SDIT Desa Wonosari. Setelah kita survey ada dua alternatif yang akan kita ambil. Di mana lahan yang dibutuhkan pemerintah pusat ini adalah lahan kosong seluas 6,38 hektar,” jelasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  DPRD Bengkalis Bawa Keluhan Warga ke PLN, Dari Duri hingga Rupat

Pertama lahan kosong dimiliki seluas 5,86 hektar, kemudian jika digabungkan dengan gedung sekolah SDIT dan bangunan yang ada luas lahan kita sebanyak 10 hektare.

“Kita masih menunggu laporan akurat dari Kabid Aset hari ini setelah dilakukan pengukuran, kita menginginkan lahan ini clear and clean sehingga tidak ada hambatan ketika dilaksanakan pengerjaannya,” jelasnya.(gem)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RIAUPOS.CO – Guna mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sudah menyediakan lahan 6,52 hektare (Ha) untuk pembangunan sekolah rakyat bersama Kementerian PU dan Kemensos.

Staf Ahli Bupati Bengkalis  Johansyah Syafri mengatakan, saat ini proses tersebut sedang dalam tahap verifikasi faktual oleh Tim Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebelum melangkah ke tahap lanjutan yakni proses pembuatan Detail Engineering Design (DED), atau dokumen teknis yang berisi perencanaan rinci untuk sebuah proyek konstruksi.

Johan menyampaikan, Pemkab Bengkalis siap menjalankan proses program pemerintah pusat ini. Sedangkan masalah ketersediaan lahan memang awalnya, menjadi salah satu syarat utama yang harus diperhatikan.

Baca Juga:  Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

“Kami bersama tim sudah melaksanakan peninjauan ke tempat lokasi pembangunan, Alhamdulillah lahan tersebut tersedia dan tidak ada kendala sedikitpun,” ujarnya, Kamis (17/4).

Sebelumnya, katanya, pihaknya sudah menyampaikan proposal ke Tim Kementerian PU seluas 5,83 Ha, lengkap dengan bangunan yang ada. “Namun karena ada masukan dari perwakilan Kementrian PU, pihaknya mengukur ulang lahan kosong seluas 6,52 hektare. Hal ini dilakukan untuk menghindari permasalahan hukum,” tambahnya.

Dia mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan program inisiasi dari presiden, tentang model pendidikan inklusif yang mampu mengangkat anak-anak dari keluarga miskin keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Alhamdulillah, kita memiliki lahan untuk diproses, tepatnya di kawasan dekat SDIT Desa Wonosari. Setelah kita survey ada dua alternatif yang akan kita ambil. Di mana lahan yang dibutuhkan pemerintah pusat ini adalah lahan kosong seluas 6,38 hektar,” jelasnya.

Baca Juga:  Pelamar CPNS 2.000 Lebih

Pertama lahan kosong dimiliki seluas 5,86 hektar, kemudian jika digabungkan dengan gedung sekolah SDIT dan bangunan yang ada luas lahan kita sebanyak 10 hektare.

“Kita masih menunggu laporan akurat dari Kabid Aset hari ini setelah dilakukan pengukuran, kita menginginkan lahan ini clear and clean sehingga tidak ada hambatan ketika dilaksanakan pengerjaannya,” jelasnya.(gem)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari