Rabu, 27 Mei 2026
- Advertisement -

Dua Pekan Lagi Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Diketahui

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Rizky Febian datang, disusul sang adik, Putri Delina. Dua anak komedian Sule itu menyaksikan langsung pembongkaran makam sang ibunda, Lina, di Bandung kemarin (9/1).

Pembongkaran makam di Jalan Sekelimus, Kota Bandung, itu dilakukan polisi dan tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Pembongkaran dimaksudkan untuk mengambil sampel buat diteliti di laboratorium.

Jenazah mantan istri Sule itu kemudian dibawa ke ambulans untuk kembali dimakamkan. Tapi, di pemakaman berbeda. Yakni, di TPU Nagrog, Ujung Berung, Kota Bandung.

”Pembongkaran ini merupakan tindak lanjut dari laporan Saudara Rizky Febian kepada Polrestabes (Bandung) pada Senin (6/1) lalu,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga seperti dikutip Radar Bandung.

Baca Juga:  Kepatuhan Penerapan Prokes Tinggi saat Pencoblosan

Laporan itu berisi dugaan kejanggalan penyebab kematian lantaran terdapat lebam di bagian tubuh jenazah Lina. ”Ini karena ada hal yang dianggap janggal, kemudian itu dimintakan otopsi ke polres. (Dari keterangan Rizky Febian) kalau lihat bibir (jenazah Lina) tuh ada kayak warna ungu ya dari (mulut ke dagu) warna biru gitu,” ucap Bahyuni Zaili, kuasa hukum Rizky Febian.

Sehari sebelum pembongkaran jenazah, Satreskrim Polrestabes Bandung mendatangi kediaman suami Lina, Teddy, di Jalan Neptunus, Kecamatan Margahayu, Kota Bandung. Mereka meminta keterangan dan mengambil sejumlah barang elektronik seperti ponsel serta CCTV.

Meski begitu, penyebab kematian Lina masih harus melewati penelitian laboratorium. Salah seorang anggota tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih dr Robert Tanjung menyatakan, kesimpulan bisa diketahui melalui pemeriksaan kadar racun di tubuh jenazah (toksikologi) ke Puslabfor.

Baca Juga:  Air Dingin dan Keruh Jadi Kendala Penemuan Anak Ridwan Kamil

Hasilnya diprediksi memakan waktu dua pekan. ”Toksikologi menjadi salah satu prosedur dalam melakukan otopsi, semuanya kita ambil. Kita lihat dulu dari fisik (jenazah) di luar dan dalam, lalu diambil sampel untuk kita periksa ke laboratorium di Puslabfor,” kata dia.

Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Rizky Febian datang, disusul sang adik, Putri Delina. Dua anak komedian Sule itu menyaksikan langsung pembongkaran makam sang ibunda, Lina, di Bandung kemarin (9/1).

Pembongkaran makam di Jalan Sekelimus, Kota Bandung, itu dilakukan polisi dan tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Pembongkaran dimaksudkan untuk mengambil sampel buat diteliti di laboratorium.

Jenazah mantan istri Sule itu kemudian dibawa ke ambulans untuk kembali dimakamkan. Tapi, di pemakaman berbeda. Yakni, di TPU Nagrog, Ujung Berung, Kota Bandung.

”Pembongkaran ini merupakan tindak lanjut dari laporan Saudara Rizky Febian kepada Polrestabes (Bandung) pada Senin (6/1) lalu,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga seperti dikutip Radar Bandung.

Baca Juga:  OTG, Bupati Rohil Positif Covid-19 Kini Jalani Isolasi Mandiri

Laporan itu berisi dugaan kejanggalan penyebab kematian lantaran terdapat lebam di bagian tubuh jenazah Lina. ”Ini karena ada hal yang dianggap janggal, kemudian itu dimintakan otopsi ke polres. (Dari keterangan Rizky Febian) kalau lihat bibir (jenazah Lina) tuh ada kayak warna ungu ya dari (mulut ke dagu) warna biru gitu,” ucap Bahyuni Zaili, kuasa hukum Rizky Febian.

- Advertisement -

Sehari sebelum pembongkaran jenazah, Satreskrim Polrestabes Bandung mendatangi kediaman suami Lina, Teddy, di Jalan Neptunus, Kecamatan Margahayu, Kota Bandung. Mereka meminta keterangan dan mengambil sejumlah barang elektronik seperti ponsel serta CCTV.

Meski begitu, penyebab kematian Lina masih harus melewati penelitian laboratorium. Salah seorang anggota tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih dr Robert Tanjung menyatakan, kesimpulan bisa diketahui melalui pemeriksaan kadar racun di tubuh jenazah (toksikologi) ke Puslabfor.

- Advertisement -
Baca Juga:  Ubah Kebun Karet Telantar Jadi Taman Rekreasi Warna Warni

Hasilnya diprediksi memakan waktu dua pekan. ”Toksikologi menjadi salah satu prosedur dalam melakukan otopsi, semuanya kita ambil. Kita lihat dulu dari fisik (jenazah) di luar dan dalam, lalu diambil sampel untuk kita periksa ke laboratorium di Puslabfor,” kata dia.

Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Rizky Febian datang, disusul sang adik, Putri Delina. Dua anak komedian Sule itu menyaksikan langsung pembongkaran makam sang ibunda, Lina, di Bandung kemarin (9/1).

Pembongkaran makam di Jalan Sekelimus, Kota Bandung, itu dilakukan polisi dan tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Pembongkaran dimaksudkan untuk mengambil sampel buat diteliti di laboratorium.

Jenazah mantan istri Sule itu kemudian dibawa ke ambulans untuk kembali dimakamkan. Tapi, di pemakaman berbeda. Yakni, di TPU Nagrog, Ujung Berung, Kota Bandung.

”Pembongkaran ini merupakan tindak lanjut dari laporan Saudara Rizky Febian kepada Polrestabes (Bandung) pada Senin (6/1) lalu,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga seperti dikutip Radar Bandung.

Baca Juga:  Air Dingin dan Keruh Jadi Kendala Penemuan Anak Ridwan Kamil

Laporan itu berisi dugaan kejanggalan penyebab kematian lantaran terdapat lebam di bagian tubuh jenazah Lina. ”Ini karena ada hal yang dianggap janggal, kemudian itu dimintakan otopsi ke polres. (Dari keterangan Rizky Febian) kalau lihat bibir (jenazah Lina) tuh ada kayak warna ungu ya dari (mulut ke dagu) warna biru gitu,” ucap Bahyuni Zaili, kuasa hukum Rizky Febian.

Sehari sebelum pembongkaran jenazah, Satreskrim Polrestabes Bandung mendatangi kediaman suami Lina, Teddy, di Jalan Neptunus, Kecamatan Margahayu, Kota Bandung. Mereka meminta keterangan dan mengambil sejumlah barang elektronik seperti ponsel serta CCTV.

Meski begitu, penyebab kematian Lina masih harus melewati penelitian laboratorium. Salah seorang anggota tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih dr Robert Tanjung menyatakan, kesimpulan bisa diketahui melalui pemeriksaan kadar racun di tubuh jenazah (toksikologi) ke Puslabfor.

Baca Juga:  GHB, Cairan Rahasia Reynhard Sinaga untuk Lumpuhkan Korbannya

Hasilnya diprediksi memakan waktu dua pekan. ”Toksikologi menjadi salah satu prosedur dalam melakukan otopsi, semuanya kita ambil. Kita lihat dulu dari fisik (jenazah) di luar dan dalam, lalu diambil sampel untuk kita periksa ke laboratorium di Puslabfor,” kata dia.

Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari