Sabtu, 25 April 2026
- Advertisement -

Pemuda Riau Jangan Mudah Terpengaruh Narkoba

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS, yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, berlanjut dan sudah memasuki titik ketujuh. Kali ini kegiatan dilaksanakan di aula BPSDM Provinsi Riau yang beralamat di Jalan Ronggowarsito, Selasa (15/10).

 

Peserta pada kegiatan kali ini adalah pelajar MAN 2 Model, SMA Handayani, SMK Ibnu Taimiyah, SMKN 2, SMKN 3, Forum Anak Nasional dan Angkatan Putri Alwasiyah. Kadispora Riau Doni Aprialdi mengatakan, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan narkoba ini merupakan perintah langsung dari Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.

Pasalnya, saat ini peredaran narkoba di Indonesia termasuk di Riau su­dah cukup mengkhawa­tirkan. "Tujuan kegiatan ini agar pemuda tidak mudah dipengaruhi oleh orang tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan nar­koba. Yang sudah terpapar jangan ditambah, dan akan dibantu Pemerintah melaui BNN untuk pemulihannya," katanya.

Baca Juga:  Firdaus-Ayat Berhasil Wujudkan Pekanbaru Smart City Madani

Doni juga menegaskan, bahwa jika sudah terpapar narkoba maka akan sulit sekali untuk obatnya. Untuk itu, ia mengingatkan lagi agar pemuda tidak terpengaruh narkoba karena sangat merugikan. Selain merugikan diri sendiri juga akan merugikan keluarga, lingkungan dan tidak akan punya masa depan.

"Pemuda adalah generasi penerus bangsa, kalian adalah calon pimpinan masa depan. Jangan pernah mau diiming-imingi narkoba. Yang makai narkoba adalah orang yang tidak mengerti efeknya," sebutnya.

Meskipun kegiatan sosialisasi ini hanya dianggarkan untuk 13 titik, namun Doni menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini tidak akan berhenti di sana. Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Riau. "Kami tidak akan pernah berhenti melakukan sosialisasi bahaya narkoba ini. Walaupun tidak ada anggaran, kami akan terus datang ke sekolah," ujarnya.

Baca Juga:  14.275 Warga Sudah Dilayani Bus Vaksinasi Keliling 

Pihaknya juga berharap, para peserta sosialisasi bahaya narkoba ini yang sudah mendapatkan sosialisasi, bisa menjadi duta anti narkoba kepada kawan-kawan dan lingkungannya. "Jadilah duta bagi lingkungan kalian. Sampaikan bahaya narkoba. Jangan hanya berhenti pada kalian," pintanya.(ifr)

Laporan SOLEH SAPUTRA

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS, yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, berlanjut dan sudah memasuki titik ketujuh. Kali ini kegiatan dilaksanakan di aula BPSDM Provinsi Riau yang beralamat di Jalan Ronggowarsito, Selasa (15/10).

 

Peserta pada kegiatan kali ini adalah pelajar MAN 2 Model, SMA Handayani, SMK Ibnu Taimiyah, SMKN 2, SMKN 3, Forum Anak Nasional dan Angkatan Putri Alwasiyah. Kadispora Riau Doni Aprialdi mengatakan, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan narkoba ini merupakan perintah langsung dari Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.

Pasalnya, saat ini peredaran narkoba di Indonesia termasuk di Riau su­dah cukup mengkhawa­tirkan. "Tujuan kegiatan ini agar pemuda tidak mudah dipengaruhi oleh orang tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan nar­koba. Yang sudah terpapar jangan ditambah, dan akan dibantu Pemerintah melaui BNN untuk pemulihannya," katanya.

Baca Juga:  Jelang Kunjungan Presiden, Pemko ”Bersih-Bersih”

Doni juga menegaskan, bahwa jika sudah terpapar narkoba maka akan sulit sekali untuk obatnya. Untuk itu, ia mengingatkan lagi agar pemuda tidak terpengaruh narkoba karena sangat merugikan. Selain merugikan diri sendiri juga akan merugikan keluarga, lingkungan dan tidak akan punya masa depan.

- Advertisement -

"Pemuda adalah generasi penerus bangsa, kalian adalah calon pimpinan masa depan. Jangan pernah mau diiming-imingi narkoba. Yang makai narkoba adalah orang yang tidak mengerti efeknya," sebutnya.

Meskipun kegiatan sosialisasi ini hanya dianggarkan untuk 13 titik, namun Doni menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini tidak akan berhenti di sana. Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Riau. "Kami tidak akan pernah berhenti melakukan sosialisasi bahaya narkoba ini. Walaupun tidak ada anggaran, kami akan terus datang ke sekolah," ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Dua Helikopter dan 200 Personel Kostrad Perkuat Tim Pemadam

Pihaknya juga berharap, para peserta sosialisasi bahaya narkoba ini yang sudah mendapatkan sosialisasi, bisa menjadi duta anti narkoba kepada kawan-kawan dan lingkungannya. "Jadilah duta bagi lingkungan kalian. Sampaikan bahaya narkoba. Jangan hanya berhenti pada kalian," pintanya.(ifr)

Laporan SOLEH SAPUTRA

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS, yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, berlanjut dan sudah memasuki titik ketujuh. Kali ini kegiatan dilaksanakan di aula BPSDM Provinsi Riau yang beralamat di Jalan Ronggowarsito, Selasa (15/10).

 

Peserta pada kegiatan kali ini adalah pelajar MAN 2 Model, SMA Handayani, SMK Ibnu Taimiyah, SMKN 2, SMKN 3, Forum Anak Nasional dan Angkatan Putri Alwasiyah. Kadispora Riau Doni Aprialdi mengatakan, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan narkoba ini merupakan perintah langsung dari Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.

Pasalnya, saat ini peredaran narkoba di Indonesia termasuk di Riau su­dah cukup mengkhawa­tirkan. "Tujuan kegiatan ini agar pemuda tidak mudah dipengaruhi oleh orang tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan nar­koba. Yang sudah terpapar jangan ditambah, dan akan dibantu Pemerintah melaui BNN untuk pemulihannya," katanya.

Baca Juga:  Kejar Maling, Ketua RW Tangkeran Tengah Meninggal

Doni juga menegaskan, bahwa jika sudah terpapar narkoba maka akan sulit sekali untuk obatnya. Untuk itu, ia mengingatkan lagi agar pemuda tidak terpengaruh narkoba karena sangat merugikan. Selain merugikan diri sendiri juga akan merugikan keluarga, lingkungan dan tidak akan punya masa depan.

"Pemuda adalah generasi penerus bangsa, kalian adalah calon pimpinan masa depan. Jangan pernah mau diiming-imingi narkoba. Yang makai narkoba adalah orang yang tidak mengerti efeknya," sebutnya.

Meskipun kegiatan sosialisasi ini hanya dianggarkan untuk 13 titik, namun Doni menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini tidak akan berhenti di sana. Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Riau. "Kami tidak akan pernah berhenti melakukan sosialisasi bahaya narkoba ini. Walaupun tidak ada anggaran, kami akan terus datang ke sekolah," ujarnya.

Baca Juga:  Puskesmas Rawat Inap Tenayan Raya Perkenalkan Website

Pihaknya juga berharap, para peserta sosialisasi bahaya narkoba ini yang sudah mendapatkan sosialisasi, bisa menjadi duta anti narkoba kepada kawan-kawan dan lingkungannya. "Jadilah duta bagi lingkungan kalian. Sampaikan bahaya narkoba. Jangan hanya berhenti pada kalian," pintanya.(ifr)

Laporan SOLEH SAPUTRA

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari