Selasa, 8 September 2026
- Advertisement -

MBG

Pengadaan Peralatan Dapur MBG Rp724 Juta Dipersoalkan, Kasusnya Masuk Polres Inhil

Dugaan penipuan dana pengadaan dapur MBG senilai Rp724 juta di Pulau Burung, Inhil, dilaporkan ke polisi dan kini dalam penyelidikan.

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM yang sah.
- Advertisement -

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan melalui orang tua atau wali.

Puluhan Siswa di Kampar Mendadak Mual dan Muntah Usai Makan Menu MBG

Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan diperiksa di laboratorium.
- Advertisement -

45 Murid Sakit Usai Santap MBG, SPPG di Dumai Disuspend

Dugaan keracunan MBG di Dumai membuat SPPG disuspend dan kepala dapur dinonaktifkan. Sementara SPPG 3T Meranti masih dibenahi.

40 Siswa SD di Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap Menu MBG

Sebanyak 40 siswa dan seorang guru SDN 013 Dumai diduga keracunan usai menyantap MBG. Mereka mengalami sakit perut, mual, muntah dan diare.
- Advertisement -

Polemik Dana MBG Mengemuka, DJP Soroti Status Hibah dan Kepatuhan Pajak

DJP menyoroti status dana hibah MBG yang berpotensi menimbulkan risiko pajak. Di saat yang sama, Kejagung menetapkan tersangka baru kasus MBG.

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan penahanan.
- Advertisement -

Intip Dapur MBG di Tenayan Raya, Relawan Masak Sejak Subuh untuk Ribuan Porsi

Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi.

Mitra MBG Klarifikasi Polemik Pecel di Kampar, Sebut Distribusi Jadi Kendala

Mitra MBG Yayasan Al Fatah klarifikasi polemik menu pecel di Sungai Tonang. Masalah utama disebut akibat keterlambatan distribusi, bukan kualitas makanan.
- Advertisement -

Berita Terbaru