Rabu, 9 September 2026
- Advertisement -

12 Ruang Kelas Terbakar, Siswa SMAN 1 Tebingtinggi Belajar di Tenda

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan 12 ruang kelas, siswa SMAN 1 Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, kini terpaksa melanjutkan kegiatan belajar di tenda darurat.

Enam tenda bantuan dari Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, telah berdiri di halaman sekolah. Tenda-tenda tersebut kini difungsikan sebagai ruang belajar sementara bagi para siswa.

Kepala SMAN 1 Tebingtinggi, Poyadi, mengaku lega dan bersyukur atas bantuan cepat dari pemerintah pusat. Ia mengatakan, proses belajar tatap muka akan kembali dimulai pada Rabu (23/10), setelah beberapa pekan terakhir dilakukan secara daring.
“Alhamdulillah, enam tenda bantuan dari Kemendikdasmen sudah kami terima dan didirikan. Kami berterima kasih atas perhatian cepat dari pemerintah. Insya Allah, Rabu besok seluruh siswa bisa kembali belajar tatap muka meski dalam kondisi darurat,” ujarnya, Senin (20/10).

Baca Juga:  Pakem Investigasi Dugaan Aliran Sesat

Sebelumnya, setelah kebakaran yang melanda sebagian besar ruang kelas dan fasilitas sekolah, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran daring agar kegiatan belajar tetap berjalan. Namun, keterbatasan sarana dan akses internet membuat banyak siswa berharap segera bisa kembali belajar di sekolah.

Bantuan tenda darurat tersebut merupakan tindak lanjut laporan Dinas Pendidikan Provinsi Riau kepada Direktorat SMA Kemendikdasmen. Direktur SMA kemudian menyetujui penyaluran enam unit tenda untuk dijadikan ruang kelas sementara.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah awal. Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2026, Kemendikdasmen berencana melakukan revitalisasi total bangunan SMAN 1 Tebingtinggi. Pemerintah Provinsi Riau juga akan memberikan dukungan tambahan melalui APBD 2026 untuk melengkapi fasilitas pendukung sekolah tersebut.(wir)

Baca Juga:  Jelang Nataru, Harga Cabai di Meranti dan Inhu Masih Tinggi

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan 12 ruang kelas, siswa SMAN 1 Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, kini terpaksa melanjutkan kegiatan belajar di tenda darurat.

Enam tenda bantuan dari Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, telah berdiri di halaman sekolah. Tenda-tenda tersebut kini difungsikan sebagai ruang belajar sementara bagi para siswa.

Kepala SMAN 1 Tebingtinggi, Poyadi, mengaku lega dan bersyukur atas bantuan cepat dari pemerintah pusat. Ia mengatakan, proses belajar tatap muka akan kembali dimulai pada Rabu (23/10), setelah beberapa pekan terakhir dilakukan secara daring.
“Alhamdulillah, enam tenda bantuan dari Kemendikdasmen sudah kami terima dan didirikan. Kami berterima kasih atas perhatian cepat dari pemerintah. Insya Allah, Rabu besok seluruh siswa bisa kembali belajar tatap muka meski dalam kondisi darurat,” ujarnya, Senin (20/10).

Baca Juga:  Operasional Sentra IKM Sagu Sungai Tohor Kepulauan Meranti Berhenti Operasi

Sebelumnya, setelah kebakaran yang melanda sebagian besar ruang kelas dan fasilitas sekolah, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran daring agar kegiatan belajar tetap berjalan. Namun, keterbatasan sarana dan akses internet membuat banyak siswa berharap segera bisa kembali belajar di sekolah.

Bantuan tenda darurat tersebut merupakan tindak lanjut laporan Dinas Pendidikan Provinsi Riau kepada Direktorat SMA Kemendikdasmen. Direktur SMA kemudian menyetujui penyaluran enam unit tenda untuk dijadikan ruang kelas sementara.

- Advertisement -

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah awal. Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2026, Kemendikdasmen berencana melakukan revitalisasi total bangunan SMAN 1 Tebingtinggi. Pemerintah Provinsi Riau juga akan memberikan dukungan tambahan melalui APBD 2026 untuk melengkapi fasilitas pendukung sekolah tersebut.(wir)

Baca Juga:  Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan 12 ruang kelas, siswa SMAN 1 Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, kini terpaksa melanjutkan kegiatan belajar di tenda darurat.

Enam tenda bantuan dari Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, telah berdiri di halaman sekolah. Tenda-tenda tersebut kini difungsikan sebagai ruang belajar sementara bagi para siswa.

Kepala SMAN 1 Tebingtinggi, Poyadi, mengaku lega dan bersyukur atas bantuan cepat dari pemerintah pusat. Ia mengatakan, proses belajar tatap muka akan kembali dimulai pada Rabu (23/10), setelah beberapa pekan terakhir dilakukan secara daring.
“Alhamdulillah, enam tenda bantuan dari Kemendikdasmen sudah kami terima dan didirikan. Kami berterima kasih atas perhatian cepat dari pemerintah. Insya Allah, Rabu besok seluruh siswa bisa kembali belajar tatap muka meski dalam kondisi darurat,” ujarnya, Senin (20/10).

Baca Juga:  Kasus Korupsi Pengadaan Bibit Kopi Liberika, Kontraktor dan Eks Plt Kadis Divonis 6 Tahun Penjara

Sebelumnya, setelah kebakaran yang melanda sebagian besar ruang kelas dan fasilitas sekolah, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran daring agar kegiatan belajar tetap berjalan. Namun, keterbatasan sarana dan akses internet membuat banyak siswa berharap segera bisa kembali belajar di sekolah.

Bantuan tenda darurat tersebut merupakan tindak lanjut laporan Dinas Pendidikan Provinsi Riau kepada Direktorat SMA Kemendikdasmen. Direktur SMA kemudian menyetujui penyaluran enam unit tenda untuk dijadikan ruang kelas sementara.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah awal. Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2026, Kemendikdasmen berencana melakukan revitalisasi total bangunan SMAN 1 Tebingtinggi. Pemerintah Provinsi Riau juga akan memberikan dukungan tambahan melalui APBD 2026 untuk melengkapi fasilitas pendukung sekolah tersebut.(wir)

Baca Juga:  Tiga Hari Hilang di Laut Rangsang, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Bungur

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari