Minggu, 7 Desember 2025
spot_img

Lima Warga Meninggal, Inhu Tetapkan KLB ISPA di Rantau Langsat

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal.

Penetapan status KLB tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Sandra SKM MKM, Jumat (7/11/2025).
“Berdasarkan jumlah pasien dan korban meninggal akibat penyakit ISPA, maka ditetapkan status KLB,” ujar Sandra.

Kasus ini bermula pada 29 Oktober 2025, ketika Puskesmas Batang Gansal menerima laporan bahwa sedikitnya 20 keluarga di Dusun Datai mengalami gejala demam, batuk, dan pilek. Sehari sebelumnya, dua warga dilaporkan meninggal dunia dan telah dimakamkan pada hari yang sama.

Baca Juga:  Tiga Anak Jadi Korban, Lima Pria Dewasa Diciduk Polisi

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinkes Inhu segera menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, penanganan kasus, serta pengobatan massal bagi warga yang terdampak.
“TGC juga melakukan pendataan dan pemantauan terhadap seluruh warga yang mengalami gejala ISPA,” jelasnya.

Hingga 30 Oktober 2025, tercatat 203 kasus dengan empat orang meninggal dunia. Jumlah ini kembali meningkat pada 5 November 2025, di mana total kasus mencapai 210 orang dengan lima korban meninggal.

Salah satu pasien dengan kondisi berat sempat dirujuk dari Puskesmas Batang Gansal ke RSUD Indrasari Rengat dan kemudian ke rumah sakit di Pekanbaru, namun nyawanya tidak tertolong.

Sandra menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk pengambilan sampel swab nasofaring jika gejala terus berlanjut, serta peningkatan surveilans aktif di wilayah kerja Puskesmas Batang Gansal.
“Penyebab utama ISPA umumnya berasal dari faktor lingkungan dan sanitasi permukiman yang kurang baik,” terangnya.(kas)

Baca Juga:  Pemkab Inhu Usulkan 600 Formasi PPPK untuk Formasi 2024

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal.

Penetapan status KLB tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Sandra SKM MKM, Jumat (7/11/2025).
“Berdasarkan jumlah pasien dan korban meninggal akibat penyakit ISPA, maka ditetapkan status KLB,” ujar Sandra.

Kasus ini bermula pada 29 Oktober 2025, ketika Puskesmas Batang Gansal menerima laporan bahwa sedikitnya 20 keluarga di Dusun Datai mengalami gejala demam, batuk, dan pilek. Sehari sebelumnya, dua warga dilaporkan meninggal dunia dan telah dimakamkan pada hari yang sama.

Baca Juga:  Ditlantas Polda dan Polres Tinjau Jalan Amblas

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinkes Inhu segera menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, penanganan kasus, serta pengobatan massal bagi warga yang terdampak.
“TGC juga melakukan pendataan dan pemantauan terhadap seluruh warga yang mengalami gejala ISPA,” jelasnya.

Hingga 30 Oktober 2025, tercatat 203 kasus dengan empat orang meninggal dunia. Jumlah ini kembali meningkat pada 5 November 2025, di mana total kasus mencapai 210 orang dengan lima korban meninggal.

- Advertisement -

Salah satu pasien dengan kondisi berat sempat dirujuk dari Puskesmas Batang Gansal ke RSUD Indrasari Rengat dan kemudian ke rumah sakit di Pekanbaru, namun nyawanya tidak tertolong.

Sandra menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk pengambilan sampel swab nasofaring jika gejala terus berlanjut, serta peningkatan surveilans aktif di wilayah kerja Puskesmas Batang Gansal.
“Penyebab utama ISPA umumnya berasal dari faktor lingkungan dan sanitasi permukiman yang kurang baik,” terangnya.(kas)

Baca Juga:  Banjir Lintas Timur Km 83 Desa Kemang Belum Surut
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal.

Penetapan status KLB tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Sandra SKM MKM, Jumat (7/11/2025).
“Berdasarkan jumlah pasien dan korban meninggal akibat penyakit ISPA, maka ditetapkan status KLB,” ujar Sandra.

Kasus ini bermula pada 29 Oktober 2025, ketika Puskesmas Batang Gansal menerima laporan bahwa sedikitnya 20 keluarga di Dusun Datai mengalami gejala demam, batuk, dan pilek. Sehari sebelumnya, dua warga dilaporkan meninggal dunia dan telah dimakamkan pada hari yang sama.

Baca Juga:  Warga Inhu Digegerkan Aroma Gas Sertai Semburan Air Campur Tanah

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinkes Inhu segera menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, penanganan kasus, serta pengobatan massal bagi warga yang terdampak.
“TGC juga melakukan pendataan dan pemantauan terhadap seluruh warga yang mengalami gejala ISPA,” jelasnya.

Hingga 30 Oktober 2025, tercatat 203 kasus dengan empat orang meninggal dunia. Jumlah ini kembali meningkat pada 5 November 2025, di mana total kasus mencapai 210 orang dengan lima korban meninggal.

Salah satu pasien dengan kondisi berat sempat dirujuk dari Puskesmas Batang Gansal ke RSUD Indrasari Rengat dan kemudian ke rumah sakit di Pekanbaru, namun nyawanya tidak tertolong.

Sandra menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk pengambilan sampel swab nasofaring jika gejala terus berlanjut, serta peningkatan surveilans aktif di wilayah kerja Puskesmas Batang Gansal.
“Penyebab utama ISPA umumnya berasal dari faktor lingkungan dan sanitasi permukiman yang kurang baik,” terangnya.(kas)

Baca Juga:  Pemkab Inhu Usulkan 600 Formasi PPPK untuk Formasi 2024

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari