Selasa, 3 November 2026
- Advertisement -

Riau Masih Nihil Cacar Monyet, Dua Suspek di Meranti Masih Dipantau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet (monkeypox) di wilayahnya. Dua pasien yang sempat dicurigai sebagai suspek di Kabupaten Kepulauan Meranti masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Diskes Riau, Dewi Touw, menjelaskan sampel pasien suspek sudah dikirim ke laboratorium Kemenkes di Jakarta. “Hasilnya belum keluar, jadi belum bisa dipastikan apakah positif cacar monyet atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, menyebut kondisi pasien suspek saat ini membaik. Satu di antaranya sudah pulang dan menjalani isolasi mandiri. “Masyarakat tidak perlu panik. Yang penting tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kasus Baru di Riau Bertambah 176 orang

Pemerintah daerah bersama Diskes terus melakukan pengawasan dan langkah pencegahan, termasuk penyemprotan disinfektan di lingkungan pondok pesantren tempat kedua pasien belajar. BPBD Meranti juga menyalurkan bantuan berupa masker dan hand sanitizer untuk mencegah potensi penularan.

Plt Kadiskes Meranti, Ade Suhartian, membantah isu yang menyebut ada empat suspek cacar monyet. “Tidak benar! Hasil penyelidikan epidemiologi hanya dua kasus, bukan empat. Jadi masyarakat jangan termakan isu liar,” tegasnya.

Di sisi lain, Kabupaten Kuantan Singingi memastikan hingga kini tidak ada temuan kasus serupa. Kadiskes Kuansing, Aswandi, mengatakan pihaknya sudah meminta seluruh puskesmas meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengecekan ke desa. “Sampai hari ini belum ada laporan. Mudah-mudahan daerah kita tetap aman,” ujarnya.

Baca Juga:  FGD di Riau Dihadiri Ketua KI Pusat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet (monkeypox) di wilayahnya. Dua pasien yang sempat dicurigai sebagai suspek di Kabupaten Kepulauan Meranti masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Diskes Riau, Dewi Touw, menjelaskan sampel pasien suspek sudah dikirim ke laboratorium Kemenkes di Jakarta. “Hasilnya belum keluar, jadi belum bisa dipastikan apakah positif cacar monyet atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, menyebut kondisi pasien suspek saat ini membaik. Satu di antaranya sudah pulang dan menjalani isolasi mandiri. “Masyarakat tidak perlu panik. Yang penting tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Baca Juga:  Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Pemerintah daerah bersama Diskes terus melakukan pengawasan dan langkah pencegahan, termasuk penyemprotan disinfektan di lingkungan pondok pesantren tempat kedua pasien belajar. BPBD Meranti juga menyalurkan bantuan berupa masker dan hand sanitizer untuk mencegah potensi penularan.

Plt Kadiskes Meranti, Ade Suhartian, membantah isu yang menyebut ada empat suspek cacar monyet. “Tidak benar! Hasil penyelidikan epidemiologi hanya dua kasus, bukan empat. Jadi masyarakat jangan termakan isu liar,” tegasnya.

- Advertisement -

Di sisi lain, Kabupaten Kuantan Singingi memastikan hingga kini tidak ada temuan kasus serupa. Kadiskes Kuansing, Aswandi, mengatakan pihaknya sudah meminta seluruh puskesmas meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengecekan ke desa. “Sampai hari ini belum ada laporan. Mudah-mudahan daerah kita tetap aman,” ujarnya.

Baca Juga:  Pekerja Tewas Digilas Truk
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet (monkeypox) di wilayahnya. Dua pasien yang sempat dicurigai sebagai suspek di Kabupaten Kepulauan Meranti masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Diskes Riau, Dewi Touw, menjelaskan sampel pasien suspek sudah dikirim ke laboratorium Kemenkes di Jakarta. “Hasilnya belum keluar, jadi belum bisa dipastikan apakah positif cacar monyet atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, menyebut kondisi pasien suspek saat ini membaik. Satu di antaranya sudah pulang dan menjalani isolasi mandiri. “Masyarakat tidak perlu panik. Yang penting tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Baca Juga:  MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Pemerintah daerah bersama Diskes terus melakukan pengawasan dan langkah pencegahan, termasuk penyemprotan disinfektan di lingkungan pondok pesantren tempat kedua pasien belajar. BPBD Meranti juga menyalurkan bantuan berupa masker dan hand sanitizer untuk mencegah potensi penularan.

Plt Kadiskes Meranti, Ade Suhartian, membantah isu yang menyebut ada empat suspek cacar monyet. “Tidak benar! Hasil penyelidikan epidemiologi hanya dua kasus, bukan empat. Jadi masyarakat jangan termakan isu liar,” tegasnya.

Di sisi lain, Kabupaten Kuantan Singingi memastikan hingga kini tidak ada temuan kasus serupa. Kadiskes Kuansing, Aswandi, mengatakan pihaknya sudah meminta seluruh puskesmas meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengecekan ke desa. “Sampai hari ini belum ada laporan. Mudah-mudahan daerah kita tetap aman,” ujarnya.

Baca Juga:  Progres Sekolah Rakyat di Kuansing Capai 82 Persen, Plt Bupati Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari