Kamis, 6 Agustus 2026
- Advertisement -

WNA Diisolasi Dua Pekan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis memastikan lima orang warga negara asing (WNA) yang tedampar di perairan Selat Melaka tepatnya di Tanjung Mayat kemarin sampai saat ini masih berada di ruangan isolasi RSUD Bengkalis. Mereka akan berada di sana selama 14 hari sejak diselamatkan kemarin.

Kasi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Bengkalis Jhonny Tunggul mengatakan, meskipun dari informasi pemeriksaan awal dilakukan petugas RSUD, kelima WNA ini tidak terindikasi corona, mereka harus tetap di ruang isolasi hingga empat belas hari ke depan karena merupakan masa inkubasi.

"Selama perawatan meraka akan berada di RSUD Bengkalis. Sementara paspor mereka kita amankan," ungkap peria yang akarb disapa Jhony ini.

Baca Juga:  Hambali: MTQ Mewujudkan Masyarakat yang Qurani

Terkait untuk izin tinggal mereka pihak imigrasi memberikan izin tinggal selama perawatan dilakukan pihak RSUD Bengkalis.

"Kita akan menghubungi pihak terkait, termasuk di antaranya permintaan mereka untuk mendatangkan teknisinya memperbaiki kapal mereka," terangnya.

Saat ini kapal WNA ini masih berada di daerah Tanjung Mayat. Nantinya akan dibawa pihak kepolisian ke tempat yang lebih aman dan akan dilakukan desifektan untuk memastikan kapal tidak bervirus.(esi)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis memastikan lima orang warga negara asing (WNA) yang tedampar di perairan Selat Melaka tepatnya di Tanjung Mayat kemarin sampai saat ini masih berada di ruangan isolasi RSUD Bengkalis. Mereka akan berada di sana selama 14 hari sejak diselamatkan kemarin.

Kasi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Bengkalis Jhonny Tunggul mengatakan, meskipun dari informasi pemeriksaan awal dilakukan petugas RSUD, kelima WNA ini tidak terindikasi corona, mereka harus tetap di ruang isolasi hingga empat belas hari ke depan karena merupakan masa inkubasi.

"Selama perawatan meraka akan berada di RSUD Bengkalis. Sementara paspor mereka kita amankan," ungkap peria yang akarb disapa Jhony ini.

Baca Juga:  KPP Pratama Bengkalis Alihkan Layanan Secara Online

Terkait untuk izin tinggal mereka pihak imigrasi memberikan izin tinggal selama perawatan dilakukan pihak RSUD Bengkalis.

"Kita akan menghubungi pihak terkait, termasuk di antaranya permintaan mereka untuk mendatangkan teknisinya memperbaiki kapal mereka," terangnya.

- Advertisement -

Saat ini kapal WNA ini masih berada di daerah Tanjung Mayat. Nantinya akan dibawa pihak kepolisian ke tempat yang lebih aman dan akan dilakukan desifektan untuk memastikan kapal tidak bervirus.(esi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis memastikan lima orang warga negara asing (WNA) yang tedampar di perairan Selat Melaka tepatnya di Tanjung Mayat kemarin sampai saat ini masih berada di ruangan isolasi RSUD Bengkalis. Mereka akan berada di sana selama 14 hari sejak diselamatkan kemarin.

Kasi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Bengkalis Jhonny Tunggul mengatakan, meskipun dari informasi pemeriksaan awal dilakukan petugas RSUD, kelima WNA ini tidak terindikasi corona, mereka harus tetap di ruang isolasi hingga empat belas hari ke depan karena merupakan masa inkubasi.

"Selama perawatan meraka akan berada di RSUD Bengkalis. Sementara paspor mereka kita amankan," ungkap peria yang akarb disapa Jhony ini.

Baca Juga:  Lansia Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Terkait untuk izin tinggal mereka pihak imigrasi memberikan izin tinggal selama perawatan dilakukan pihak RSUD Bengkalis.

"Kita akan menghubungi pihak terkait, termasuk di antaranya permintaan mereka untuk mendatangkan teknisinya memperbaiki kapal mereka," terangnya.

Saat ini kapal WNA ini masih berada di daerah Tanjung Mayat. Nantinya akan dibawa pihak kepolisian ke tempat yang lebih aman dan akan dilakukan desifektan untuk memastikan kapal tidak bervirus.(esi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari