Jumat, 26 Juni 2026
- Advertisement -

Pelanggaran Lalin Menjadi Isu Utama di Dunia Transportasi

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan kampanye akbar bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden serta calon anggota legislatif mulai digelar. Guna menghindari kecelakaan lalu lintas selama masa kampanye, Pemkab  bersama Satlantas Polres Bengkalis menggelar Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam Mewujudkan Pemilu Damai yang Berkeselamatan di Bengkalis, Ahad (21/1).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bengkalis Andris Wasono mengajak seluruh pengendara roda dua dan roda empat agar tertib dalam berlalu lintas. Terlebih memasuki tahapan Pemilu 2024, intensitas pengguna jalan semakin padat, karena adanya aktivitas kampanye dari masing-masing peserta pemilu.

“Kami berharap, kita semua ikut mengampanyekan kesadaran berlalu lintas, karena kalau tidak lancar lalu lintas berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Baca Juga:  Anggota Satlantas Pelalawan Sambangi Petani Padi Sampaikan Pesan Pemilu Damai

Dalam pada itu, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro mengungkapkan pelanggaran lalu lintas masih menjadi isu utama di dunia transportasi Indonesia dan internasional. Untuk itu kegiatan deklarasi ini diadakan dengan maksud menyamakan persepsi Pemilu agar berlangsung damai dan memenuhi aspek keselamatan berlalu lintas.

“Beberapa hari terakhir cukup banyak kejadian kecelakaan, khususnya di wilayah Duri, beberapa hari lalu seorang ibu terjatuh dari sepeda motor dan terlindas truk hingga meninggal dunia, ini sangat membosankan buat kita semua. Kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi, mari bersama kita berlalu lintas dengan baik,” ujarnya.

Kapolres menjeleskan, ada tiga jenis pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi pada Pemilu, yakni menggunakan knalpot brong, menggunakan angkutan barang untuk mengangkut orang dan tidak menggunakan helm SNI.

Baca Juga:  Perintahkan Jajaran Rutin Patroli, Cegah Kriminalitas Wujudkan Pemilu Damai

Dia berharap pelanggaran-pelanggaran tersebut tidak terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis, sehingga terwujud pemilu damai yang berkeselamatan.

Usai menandatangani deklarasi, dilanjutkan pawai cooling system. Ikut dalam kegiatan ini Dandim 0303/Bengkalis Letkol Arh Irvan Nurdin, beberapa Kepala Perangkat Daerah, Bawaslu, KPU, ormas, klub motor dan partai peserta pemilu 2024.(ksm)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan kampanye akbar bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden serta calon anggota legislatif mulai digelar. Guna menghindari kecelakaan lalu lintas selama masa kampanye, Pemkab  bersama Satlantas Polres Bengkalis menggelar Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam Mewujudkan Pemilu Damai yang Berkeselamatan di Bengkalis, Ahad (21/1).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bengkalis Andris Wasono mengajak seluruh pengendara roda dua dan roda empat agar tertib dalam berlalu lintas. Terlebih memasuki tahapan Pemilu 2024, intensitas pengguna jalan semakin padat, karena adanya aktivitas kampanye dari masing-masing peserta pemilu.

“Kami berharap, kita semua ikut mengampanyekan kesadaran berlalu lintas, karena kalau tidak lancar lalu lintas berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Baca Juga:  Beasiswa Dianggarkan di APBD Perubahan 2020

Dalam pada itu, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro mengungkapkan pelanggaran lalu lintas masih menjadi isu utama di dunia transportasi Indonesia dan internasional. Untuk itu kegiatan deklarasi ini diadakan dengan maksud menyamakan persepsi Pemilu agar berlangsung damai dan memenuhi aspek keselamatan berlalu lintas.

“Beberapa hari terakhir cukup banyak kejadian kecelakaan, khususnya di wilayah Duri, beberapa hari lalu seorang ibu terjatuh dari sepeda motor dan terlindas truk hingga meninggal dunia, ini sangat membosankan buat kita semua. Kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi, mari bersama kita berlalu lintas dengan baik,” ujarnya.

- Advertisement -

Kapolres menjeleskan, ada tiga jenis pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi pada Pemilu, yakni menggunakan knalpot brong, menggunakan angkutan barang untuk mengangkut orang dan tidak menggunakan helm SNI.

Baca Juga:  Naik Lagi, Kasus Baru Covid-19 di Bengkalis Tambah 45 Orang

Dia berharap pelanggaran-pelanggaran tersebut tidak terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis, sehingga terwujud pemilu damai yang berkeselamatan.

- Advertisement -

Usai menandatangani deklarasi, dilanjutkan pawai cooling system. Ikut dalam kegiatan ini Dandim 0303/Bengkalis Letkol Arh Irvan Nurdin, beberapa Kepala Perangkat Daerah, Bawaslu, KPU, ormas, klub motor dan partai peserta pemilu 2024.(ksm)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan kampanye akbar bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden serta calon anggota legislatif mulai digelar. Guna menghindari kecelakaan lalu lintas selama masa kampanye, Pemkab  bersama Satlantas Polres Bengkalis menggelar Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam Mewujudkan Pemilu Damai yang Berkeselamatan di Bengkalis, Ahad (21/1).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bengkalis Andris Wasono mengajak seluruh pengendara roda dua dan roda empat agar tertib dalam berlalu lintas. Terlebih memasuki tahapan Pemilu 2024, intensitas pengguna jalan semakin padat, karena adanya aktivitas kampanye dari masing-masing peserta pemilu.

“Kami berharap, kita semua ikut mengampanyekan kesadaran berlalu lintas, karena kalau tidak lancar lalu lintas berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Dukung Konferkab Ke-5 PWI Bengkalis

Dalam pada itu, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro mengungkapkan pelanggaran lalu lintas masih menjadi isu utama di dunia transportasi Indonesia dan internasional. Untuk itu kegiatan deklarasi ini diadakan dengan maksud menyamakan persepsi Pemilu agar berlangsung damai dan memenuhi aspek keselamatan berlalu lintas.

“Beberapa hari terakhir cukup banyak kejadian kecelakaan, khususnya di wilayah Duri, beberapa hari lalu seorang ibu terjatuh dari sepeda motor dan terlindas truk hingga meninggal dunia, ini sangat membosankan buat kita semua. Kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi, mari bersama kita berlalu lintas dengan baik,” ujarnya.

Kapolres menjeleskan, ada tiga jenis pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi pada Pemilu, yakni menggunakan knalpot brong, menggunakan angkutan barang untuk mengangkut orang dan tidak menggunakan helm SNI.

Baca Juga:  Perbedaan Pilihan Jangan Jadi Pemicu Konflik 

Dia berharap pelanggaran-pelanggaran tersebut tidak terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis, sehingga terwujud pemilu damai yang berkeselamatan.

Usai menandatangani deklarasi, dilanjutkan pawai cooling system. Ikut dalam kegiatan ini Dandim 0303/Bengkalis Letkol Arh Irvan Nurdin, beberapa Kepala Perangkat Daerah, Bawaslu, KPU, ormas, klub motor dan partai peserta pemilu 2024.(ksm)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari