Jumat, 5 Juni 2026
- Advertisement -

15 Perempuan dan IRT Diajarkan Menjahit Jilbab

SIAK (RIAUPOS.CO) — Pentingnya keterampilan bagi perempuan dan ibu rumah tangga (IRT) agar mandiri dari segi ekonomi menjadi target utama mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) STAI Sultan Syarif Hasyim (Susha) angkatan XIII bidang ekonomi.

Sedikitnya 15 perempuan dan IRT dari tiga dusun, Tani Jaya, Sidomulyo dan Dusun Endang Darma dari Kampung Bungaraya mengikuti pelatihan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menjahit pola jilbab syari.

Acara dibuka Camat Bungaraya diwakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kampung Mukmin dan Penghulu Kampung Bungaraya Farid Indra Wijaya di Balai Kampung Bungaraya, Selasa (20/8).

Adapun tujuan pelatihan ini menurut Mukmin, untun memberi bekal ilmu dan pengetahuan kewirausahaan, sehingga para peserta dapat sukses dan semakin religius.

Baca Juga:  New Normal Diberlakukan Bertahap di Riau

“Kami sengaja memberdayakan kaum perempuan untuk belajar berwirausaha melalui menjahit, sehingga dapat membantu penghasilan tambahan,” harap Mukmin.

Sementara  Penghulu Kampung Bungaraya Farid Indra Wijaya menginginkan, melalui pemberdayaan wirausaha diharapkan kaum perempuan dan ibu rumah tangga menjadi pribadi yang mandiri dan produktif dalam mendukung kesejahteraan keluarga terutama dalam hal pendapatan keluarga.

Pemateri dalam kegiatan itu, Yessy Septrimadona SP ME tema yang disampaikannya Membangun Jiwa Wirausaha Islami.

Selanjutnya pemateri berikutnya Ali Sodikin mengajarkan cara menjahit pola jilbab syari.

Dosen Pembimbing Yessy Septrimadona mengaku bersyukur, acara berjalan lancar dan sukses. Ibu-ibu sangat antusias mengikuti acara tersebut. 

“Sebagai tindak lanjut kegiatan itu, akan kami lanjutkan privat menjahit secara gratis di posko sampai batas waktu KKN selesai,” ungkap Yessy.(mng)

Baca Juga:  Bupati Kuansing Silaturahmi Dengan Mantan Kapolres di Makkah

SIAK (RIAUPOS.CO) — Pentingnya keterampilan bagi perempuan dan ibu rumah tangga (IRT) agar mandiri dari segi ekonomi menjadi target utama mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) STAI Sultan Syarif Hasyim (Susha) angkatan XIII bidang ekonomi.

Sedikitnya 15 perempuan dan IRT dari tiga dusun, Tani Jaya, Sidomulyo dan Dusun Endang Darma dari Kampung Bungaraya mengikuti pelatihan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menjahit pola jilbab syari.

Acara dibuka Camat Bungaraya diwakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kampung Mukmin dan Penghulu Kampung Bungaraya Farid Indra Wijaya di Balai Kampung Bungaraya, Selasa (20/8).

Adapun tujuan pelatihan ini menurut Mukmin, untun memberi bekal ilmu dan pengetahuan kewirausahaan, sehingga para peserta dapat sukses dan semakin religius.

Baca Juga:  Lomba Menembak Hari Jadi Ke-78 Bhayangkara, Pemred Riau Pos Juara 1

“Kami sengaja memberdayakan kaum perempuan untuk belajar berwirausaha melalui menjahit, sehingga dapat membantu penghasilan tambahan,” harap Mukmin.

- Advertisement -

Sementara  Penghulu Kampung Bungaraya Farid Indra Wijaya menginginkan, melalui pemberdayaan wirausaha diharapkan kaum perempuan dan ibu rumah tangga menjadi pribadi yang mandiri dan produktif dalam mendukung kesejahteraan keluarga terutama dalam hal pendapatan keluarga.

Pemateri dalam kegiatan itu, Yessy Septrimadona SP ME tema yang disampaikannya Membangun Jiwa Wirausaha Islami.

- Advertisement -

Selanjutnya pemateri berikutnya Ali Sodikin mengajarkan cara menjahit pola jilbab syari.

Dosen Pembimbing Yessy Septrimadona mengaku bersyukur, acara berjalan lancar dan sukses. Ibu-ibu sangat antusias mengikuti acara tersebut. 

“Sebagai tindak lanjut kegiatan itu, akan kami lanjutkan privat menjahit secara gratis di posko sampai batas waktu KKN selesai,” ungkap Yessy.(mng)

Baca Juga:  New Normal Diberlakukan Bertahap di Riau
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) — Pentingnya keterampilan bagi perempuan dan ibu rumah tangga (IRT) agar mandiri dari segi ekonomi menjadi target utama mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) STAI Sultan Syarif Hasyim (Susha) angkatan XIII bidang ekonomi.

Sedikitnya 15 perempuan dan IRT dari tiga dusun, Tani Jaya, Sidomulyo dan Dusun Endang Darma dari Kampung Bungaraya mengikuti pelatihan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menjahit pola jilbab syari.

Acara dibuka Camat Bungaraya diwakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kampung Mukmin dan Penghulu Kampung Bungaraya Farid Indra Wijaya di Balai Kampung Bungaraya, Selasa (20/8).

Adapun tujuan pelatihan ini menurut Mukmin, untun memberi bekal ilmu dan pengetahuan kewirausahaan, sehingga para peserta dapat sukses dan semakin religius.

Baca Juga:  Tumpahkan Kritik lewat Mural

“Kami sengaja memberdayakan kaum perempuan untuk belajar berwirausaha melalui menjahit, sehingga dapat membantu penghasilan tambahan,” harap Mukmin.

Sementara  Penghulu Kampung Bungaraya Farid Indra Wijaya menginginkan, melalui pemberdayaan wirausaha diharapkan kaum perempuan dan ibu rumah tangga menjadi pribadi yang mandiri dan produktif dalam mendukung kesejahteraan keluarga terutama dalam hal pendapatan keluarga.

Pemateri dalam kegiatan itu, Yessy Septrimadona SP ME tema yang disampaikannya Membangun Jiwa Wirausaha Islami.

Selanjutnya pemateri berikutnya Ali Sodikin mengajarkan cara menjahit pola jilbab syari.

Dosen Pembimbing Yessy Septrimadona mengaku bersyukur, acara berjalan lancar dan sukses. Ibu-ibu sangat antusias mengikuti acara tersebut. 

“Sebagai tindak lanjut kegiatan itu, akan kami lanjutkan privat menjahit secara gratis di posko sampai batas waktu KKN selesai,” ungkap Yessy.(mng)

Baca Juga:  Bantah Semua Tuduhan Pelecehan, Oknum Dosen FISIP Unri Akan Lapor Balik

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari