Sabtu, 18 April 2026
- Advertisement -

Hak Hidup Sehat Terenggut Kabut Asap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau Dr Zul Asdi SpB Mkes mengatakan , dampak yang ditimbulkan kabut asap sangat membahayakan kondisi kesehatan masyarakat. Menurutnya, kabut asap yang semakin tidak terkendali sudah merenggut hak azasi manusia untuk hidup sehat.

"Kita masyarakat ini kan punya hak untuk hidup sehat. Harusnya kita bisa menikmati lari pagi dan olahraga di luar ruangan," sebut Zul Asdi, Selasa (10/9).

Ia menambahkan, meliburkan anak sekolah, meminta menggunakan masker dan mengimbau agar tidak beraktivitas di luar ruangan bukanlah solusi. Karena imbauan di atas merupakan dampak yang merugikan. Harusnya yang paling diutamakan adalah memadamkan api.

Ia menambahkan, yang lebih penting lagi adalah pemahaman masyarakat dan semua pihak atas bahaya daripada asap untuk kesehatan. Sehingga usaha untuk menghentikan asap ini dapat dilaksanakan bersama-sama dilakukan oleh semua unsur. Itu semua hanya bisa tercapai kalau semua paham akan bahayanya.

Baca Juga:  Danlanud Rsn Paparkan Program Unggulan

"Terakhir kami mau sampaikan apresiasi sebesarnya kepada semua pihak yang telah berjibaku memadamkan api siang dan malam. Akan tetapi itu semua tiada arti, kalau masyarakat dan pengelola lahan tidak paham, akhirnya mati di satu titik, muncul lagi di titik lain," tambahnya.

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau Dr Zul Asdi SpB Mkes mengatakan , dampak yang ditimbulkan kabut asap sangat membahayakan kondisi kesehatan masyarakat. Menurutnya, kabut asap yang semakin tidak terkendali sudah merenggut hak azasi manusia untuk hidup sehat.

"Kita masyarakat ini kan punya hak untuk hidup sehat. Harusnya kita bisa menikmati lari pagi dan olahraga di luar ruangan," sebut Zul Asdi, Selasa (10/9).

Ia menambahkan, meliburkan anak sekolah, meminta menggunakan masker dan mengimbau agar tidak beraktivitas di luar ruangan bukanlah solusi. Karena imbauan di atas merupakan dampak yang merugikan. Harusnya yang paling diutamakan adalah memadamkan api.

Ia menambahkan, yang lebih penting lagi adalah pemahaman masyarakat dan semua pihak atas bahaya daripada asap untuk kesehatan. Sehingga usaha untuk menghentikan asap ini dapat dilaksanakan bersama-sama dilakukan oleh semua unsur. Itu semua hanya bisa tercapai kalau semua paham akan bahayanya.

Baca Juga:  Riau Masih Diselimuti Kabut

"Terakhir kami mau sampaikan apresiasi sebesarnya kepada semua pihak yang telah berjibaku memadamkan api siang dan malam. Akan tetapi itu semua tiada arti, kalau masyarakat dan pengelola lahan tidak paham, akhirnya mati di satu titik, muncul lagi di titik lain," tambahnya.

- Advertisement -

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau Dr Zul Asdi SpB Mkes mengatakan , dampak yang ditimbulkan kabut asap sangat membahayakan kondisi kesehatan masyarakat. Menurutnya, kabut asap yang semakin tidak terkendali sudah merenggut hak azasi manusia untuk hidup sehat.

"Kita masyarakat ini kan punya hak untuk hidup sehat. Harusnya kita bisa menikmati lari pagi dan olahraga di luar ruangan," sebut Zul Asdi, Selasa (10/9).

Ia menambahkan, meliburkan anak sekolah, meminta menggunakan masker dan mengimbau agar tidak beraktivitas di luar ruangan bukanlah solusi. Karena imbauan di atas merupakan dampak yang merugikan. Harusnya yang paling diutamakan adalah memadamkan api.

Ia menambahkan, yang lebih penting lagi adalah pemahaman masyarakat dan semua pihak atas bahaya daripada asap untuk kesehatan. Sehingga usaha untuk menghentikan asap ini dapat dilaksanakan bersama-sama dilakukan oleh semua unsur. Itu semua hanya bisa tercapai kalau semua paham akan bahayanya.

Baca Juga:  Danlanud Rsn Paparkan Program Unggulan

"Terakhir kami mau sampaikan apresiasi sebesarnya kepada semua pihak yang telah berjibaku memadamkan api siang dan malam. Akan tetapi itu semua tiada arti, kalau masyarakat dan pengelola lahan tidak paham, akhirnya mati di satu titik, muncul lagi di titik lain," tambahnya.

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari