Jumat, 22 Mei 2026
- Advertisement -

Sekolah Diliburkan, Siswa Harus Tetap Belajar di Rumah

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar M Yasir meminta pelajar yang libur karena asap, tidak libur pula dalam belajar. Memang, berkenaan dengan resmi liburnya siswa se-Kabupaten Kampar karena kabut asap hingga Jumat (13/9), aktivitas belajar-mengajar di sekolah ditiadakan. Namun dirinya meminra guru memberikan tugas kepada siswa untuk tetap belajar di rumah.

"Walau libur, tetap kami minta kepada guru agar memberikan tugas kepada siswa tetap belajar di rumah masing-masing dan meminta anak-anak kurangi aktivitas di luar rumah. Kalau kondisi sudah normal, guru juga kami minta untuk mengejar ketertinggalan pelajaran siswa,'' sebut Yasir, Selasa (10/9).

Yasir menekankan pentingnya siswa tetap belajar dan tetap berada di dalam rumah selama kabut asap masih tebal. Karena libur ini sendiri diberikan untuk menghindari anak dari paparan kabut asap yang bisa menyebabkan penyebaran ISPA. Untuk itu, menurutnya, penting bagi pelajar diberi tugas untuk belajar di rumah.

Baca Juga:  Prof Dr Hj Sri Indarti MSi Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2022-2026

"Kalau mereka libur tapi berkeliaran juga di luar sama saja dengan tidak. Jadi tidak efektif tujuan kita meliburkan anak dengan maksud agar anak terhindar dari aparan asap. Maka kami tekankan, anak-anak ini harus diberikan tugas belajar di rumah. Selain mereka akan menghabiskan waktu di rumah, selama libur nanti diharapkan mereka tidak tertinggal jauh dari materi pelajaran,'' sebut Yasir.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar sendiri mengeluarkan maklumat meliburkan pelajar dari aktivitas belajar mengajar sejak Senin (9/9) lalu. Bila waktu itu hanya berlaku bagi pelajar di Kecamatan Siak dan Tambang, yang terparah kena dampak asap, maka mulai hari ini kebijakan ini berlaku untuk seluruh Kampar. Hanya saja, dalam edaran itu, hanya pelajar TK, SD dan SMP yang dinyatakan libur. Sementara SMA dan sederajat masih melihat situasi dan kondisi kabut asap terkini.(end)

Baca Juga:  Pemprov Riau Runding Ulang Sharing Budget

Laporan: Hendrawan
Editor: Firman Agus

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar M Yasir meminta pelajar yang libur karena asap, tidak libur pula dalam belajar. Memang, berkenaan dengan resmi liburnya siswa se-Kabupaten Kampar karena kabut asap hingga Jumat (13/9), aktivitas belajar-mengajar di sekolah ditiadakan. Namun dirinya meminra guru memberikan tugas kepada siswa untuk tetap belajar di rumah.

"Walau libur, tetap kami minta kepada guru agar memberikan tugas kepada siswa tetap belajar di rumah masing-masing dan meminta anak-anak kurangi aktivitas di luar rumah. Kalau kondisi sudah normal, guru juga kami minta untuk mengejar ketertinggalan pelajaran siswa,'' sebut Yasir, Selasa (10/9).

Yasir menekankan pentingnya siswa tetap belajar dan tetap berada di dalam rumah selama kabut asap masih tebal. Karena libur ini sendiri diberikan untuk menghindari anak dari paparan kabut asap yang bisa menyebabkan penyebaran ISPA. Untuk itu, menurutnya, penting bagi pelajar diberi tugas untuk belajar di rumah.

Baca Juga:  213 JCH Siak Bertolak ke Tanah Suci

"Kalau mereka libur tapi berkeliaran juga di luar sama saja dengan tidak. Jadi tidak efektif tujuan kita meliburkan anak dengan maksud agar anak terhindar dari aparan asap. Maka kami tekankan, anak-anak ini harus diberikan tugas belajar di rumah. Selain mereka akan menghabiskan waktu di rumah, selama libur nanti diharapkan mereka tidak tertinggal jauh dari materi pelajaran,'' sebut Yasir.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar sendiri mengeluarkan maklumat meliburkan pelajar dari aktivitas belajar mengajar sejak Senin (9/9) lalu. Bila waktu itu hanya berlaku bagi pelajar di Kecamatan Siak dan Tambang, yang terparah kena dampak asap, maka mulai hari ini kebijakan ini berlaku untuk seluruh Kampar. Hanya saja, dalam edaran itu, hanya pelajar TK, SD dan SMP yang dinyatakan libur. Sementara SMA dan sederajat masih melihat situasi dan kondisi kabut asap terkini.(end)

- Advertisement -
Baca Juga:  Ustaz Abdul Somad Akan Nikahi Gadis 19 Tahun?

Laporan: Hendrawan
Editor: Firman Agus

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar M Yasir meminta pelajar yang libur karena asap, tidak libur pula dalam belajar. Memang, berkenaan dengan resmi liburnya siswa se-Kabupaten Kampar karena kabut asap hingga Jumat (13/9), aktivitas belajar-mengajar di sekolah ditiadakan. Namun dirinya meminra guru memberikan tugas kepada siswa untuk tetap belajar di rumah.

"Walau libur, tetap kami minta kepada guru agar memberikan tugas kepada siswa tetap belajar di rumah masing-masing dan meminta anak-anak kurangi aktivitas di luar rumah. Kalau kondisi sudah normal, guru juga kami minta untuk mengejar ketertinggalan pelajaran siswa,'' sebut Yasir, Selasa (10/9).

Yasir menekankan pentingnya siswa tetap belajar dan tetap berada di dalam rumah selama kabut asap masih tebal. Karena libur ini sendiri diberikan untuk menghindari anak dari paparan kabut asap yang bisa menyebabkan penyebaran ISPA. Untuk itu, menurutnya, penting bagi pelajar diberi tugas untuk belajar di rumah.

Baca Juga:  Rendah, Realisasi APBD Riau 2020 Baru 49 Persen

"Kalau mereka libur tapi berkeliaran juga di luar sama saja dengan tidak. Jadi tidak efektif tujuan kita meliburkan anak dengan maksud agar anak terhindar dari aparan asap. Maka kami tekankan, anak-anak ini harus diberikan tugas belajar di rumah. Selain mereka akan menghabiskan waktu di rumah, selama libur nanti diharapkan mereka tidak tertinggal jauh dari materi pelajaran,'' sebut Yasir.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar sendiri mengeluarkan maklumat meliburkan pelajar dari aktivitas belajar mengajar sejak Senin (9/9) lalu. Bila waktu itu hanya berlaku bagi pelajar di Kecamatan Siak dan Tambang, yang terparah kena dampak asap, maka mulai hari ini kebijakan ini berlaku untuk seluruh Kampar. Hanya saja, dalam edaran itu, hanya pelajar TK, SD dan SMP yang dinyatakan libur. Sementara SMA dan sederajat masih melihat situasi dan kondisi kabut asap terkini.(end)

Baca Juga:  739 Positif dan 27 Meninggal, Covid-19 di Riau Tertinggi Se-Indonesia

Laporan: Hendrawan
Editor: Firman Agus

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari