Jumat, 4 September 2026
- Advertisement -

PWI-SPS Riau Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan, Siapkan Insentif Rp100 Juta

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Di tengah Pademi Covid-19, PWI-SPS Riau menawarkan solusi ketahanan pangan, dengan menyiapkan insentif Rp100 Juta.  Angin segar bagi para wartawan Riau itu disampaikan Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dalam dari Webinar Ketahanan Pangan bagi angota PWI Riau, Selasa (8/12). Dana insentif Rp100 juta itu siap disalurkan bagi para wartawan yang berminat berwirausaha di bidang pertanian dan peternakan ikan. Setiap calon penerima berkesempatan untuk mendapat maksimal Rp 10 juta sebagai dana bergulir, jika wartawan bersangkutan dinilai layak untuk mendapatkan.

"PWI Riau mempersilahkan kepada peserta yang mengikuti webinar selama dua hari ini mengajukan proposal untuk mendapatkan dana bergulir ini ke sekretariat PWI Riau paling lambat 31 Desember 2020,"  ujar Zulmansyah.

Webinar Ketahanan Pangan bagi anggota PWI Riau ini dilaksanakan sejak Senin (7/12) hingga Selasa (8/12). Di hari pertama dihadirkan  pembicara Kabid Perikanan Budidaya Diskanlut Provinsi Riau Juliana Sidabutar dan Senior CSR Officer Energi Mega Prima Arif Hidayatuloh. Hadir pada kesempatan tersebut Pjs Kepala SKK Migas Sumbagut Haryanto Syafri. Di hari kedua dihadirkan Praktisi Budidaya Jahe Merah Deni Risman, yang juga berprofesi sebagai wartawan, serta Praktisi Bioflog Azer Afwan yang selama ini sukses mengembangkan budidaya ikan lele melalui sistem tersebut.

Baca Juga:  Paskibra Diminta Serius Berlatih dan Jaga Kesehatan

Para pembicara pada kesempatan tersebut memotivasi peserta untuk memanfaatkan kesempatan dalam memulai dan mengembangkan usaha sebagai alternatif di masa pandemi. Hal ini tentu saja mendapat sambutan antusias para peserta, yang merasa merasa termotivasi untuk memulai suatu usaha. Bahkan mereka sangat berharap jika ada kemudahan untuk mendapat bibit untuk dikembangkan.

Terkait Webinar Ketahanan Pangan, Zulmansyah Sekedang menyebutkan acara ini merupakan kerja sama PWI Riau dan SPS bersama SKK Migas dan

Kontraktor Kerja Kerja Sama (KKKS) yang merupakan badan usaha tetap atau perusahaan pemegang hak pengelolaan kegiatan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi di Riau. Di  Provinsi Riau, KKKS yang melakukan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi adalah PT. Chevron, EMP, BSP, Pertamina PHE Siak, Pertamina PHE Kampar, Pertamina EP dan SPR Langgak.

Baca Juga:  Warga Desa Muara Jaya Minta Jalan Diaspal

Untuk itu Zulmansyah mengucapkan terimakasih kepada para mitra SKK Migas dan KKKS atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini serta narasumber dan peserta yang telah aktif mengikuti webinar.

Laporan: Deslina(Pekanbaru)
Editor: Arif Oktafian/Eka G Putra

 

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

 

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Di tengah Pademi Covid-19, PWI-SPS Riau menawarkan solusi ketahanan pangan, dengan menyiapkan insentif Rp100 Juta.  Angin segar bagi para wartawan Riau itu disampaikan Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dalam dari Webinar Ketahanan Pangan bagi angota PWI Riau, Selasa (8/12). Dana insentif Rp100 juta itu siap disalurkan bagi para wartawan yang berminat berwirausaha di bidang pertanian dan peternakan ikan. Setiap calon penerima berkesempatan untuk mendapat maksimal Rp 10 juta sebagai dana bergulir, jika wartawan bersangkutan dinilai layak untuk mendapatkan.

"PWI Riau mempersilahkan kepada peserta yang mengikuti webinar selama dua hari ini mengajukan proposal untuk mendapatkan dana bergulir ini ke sekretariat PWI Riau paling lambat 31 Desember 2020,"  ujar Zulmansyah.

Webinar Ketahanan Pangan bagi anggota PWI Riau ini dilaksanakan sejak Senin (7/12) hingga Selasa (8/12). Di hari pertama dihadirkan  pembicara Kabid Perikanan Budidaya Diskanlut Provinsi Riau Juliana Sidabutar dan Senior CSR Officer Energi Mega Prima Arif Hidayatuloh. Hadir pada kesempatan tersebut Pjs Kepala SKK Migas Sumbagut Haryanto Syafri. Di hari kedua dihadirkan Praktisi Budidaya Jahe Merah Deni Risman, yang juga berprofesi sebagai wartawan, serta Praktisi Bioflog Azer Afwan yang selama ini sukses mengembangkan budidaya ikan lele melalui sistem tersebut.

Baca Juga:  Pelalawan Hanya 400 Meter, Hotspot Terpantau 141 Titik di Riau

Para pembicara pada kesempatan tersebut memotivasi peserta untuk memanfaatkan kesempatan dalam memulai dan mengembangkan usaha sebagai alternatif di masa pandemi. Hal ini tentu saja mendapat sambutan antusias para peserta, yang merasa merasa termotivasi untuk memulai suatu usaha. Bahkan mereka sangat berharap jika ada kemudahan untuk mendapat bibit untuk dikembangkan.

Terkait Webinar Ketahanan Pangan, Zulmansyah Sekedang menyebutkan acara ini merupakan kerja sama PWI Riau dan SPS bersama SKK Migas dan

- Advertisement -

Kontraktor Kerja Kerja Sama (KKKS) yang merupakan badan usaha tetap atau perusahaan pemegang hak pengelolaan kegiatan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi di Riau. Di  Provinsi Riau, KKKS yang melakukan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi adalah PT. Chevron, EMP, BSP, Pertamina PHE Siak, Pertamina PHE Kampar, Pertamina EP dan SPR Langgak.

Baca Juga:  Kisah Pengabdian Polisi di Hari Bhayangkara

Untuk itu Zulmansyah mengucapkan terimakasih kepada para mitra SKK Migas dan KKKS atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini serta narasumber dan peserta yang telah aktif mengikuti webinar.

- Advertisement -

Laporan: Deslina(Pekanbaru)
Editor: Arif Oktafian/Eka G Putra

 

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Di tengah Pademi Covid-19, PWI-SPS Riau menawarkan solusi ketahanan pangan, dengan menyiapkan insentif Rp100 Juta.  Angin segar bagi para wartawan Riau itu disampaikan Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dalam dari Webinar Ketahanan Pangan bagi angota PWI Riau, Selasa (8/12). Dana insentif Rp100 juta itu siap disalurkan bagi para wartawan yang berminat berwirausaha di bidang pertanian dan peternakan ikan. Setiap calon penerima berkesempatan untuk mendapat maksimal Rp 10 juta sebagai dana bergulir, jika wartawan bersangkutan dinilai layak untuk mendapatkan.

"PWI Riau mempersilahkan kepada peserta yang mengikuti webinar selama dua hari ini mengajukan proposal untuk mendapatkan dana bergulir ini ke sekretariat PWI Riau paling lambat 31 Desember 2020,"  ujar Zulmansyah.

Webinar Ketahanan Pangan bagi anggota PWI Riau ini dilaksanakan sejak Senin (7/12) hingga Selasa (8/12). Di hari pertama dihadirkan  pembicara Kabid Perikanan Budidaya Diskanlut Provinsi Riau Juliana Sidabutar dan Senior CSR Officer Energi Mega Prima Arif Hidayatuloh. Hadir pada kesempatan tersebut Pjs Kepala SKK Migas Sumbagut Haryanto Syafri. Di hari kedua dihadirkan Praktisi Budidaya Jahe Merah Deni Risman, yang juga berprofesi sebagai wartawan, serta Praktisi Bioflog Azer Afwan yang selama ini sukses mengembangkan budidaya ikan lele melalui sistem tersebut.

Baca Juga:  Gubri Kukuhkan Pengurus LAMR Masa Khidmat 2022-2027

Para pembicara pada kesempatan tersebut memotivasi peserta untuk memanfaatkan kesempatan dalam memulai dan mengembangkan usaha sebagai alternatif di masa pandemi. Hal ini tentu saja mendapat sambutan antusias para peserta, yang merasa merasa termotivasi untuk memulai suatu usaha. Bahkan mereka sangat berharap jika ada kemudahan untuk mendapat bibit untuk dikembangkan.

Terkait Webinar Ketahanan Pangan, Zulmansyah Sekedang menyebutkan acara ini merupakan kerja sama PWI Riau dan SPS bersama SKK Migas dan

Kontraktor Kerja Kerja Sama (KKKS) yang merupakan badan usaha tetap atau perusahaan pemegang hak pengelolaan kegiatan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi di Riau. Di  Provinsi Riau, KKKS yang melakukan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi adalah PT. Chevron, EMP, BSP, Pertamina PHE Siak, Pertamina PHE Kampar, Pertamina EP dan SPR Langgak.

Baca Juga:  Kisah Pengabdian Polisi di Hari Bhayangkara

Untuk itu Zulmansyah mengucapkan terimakasih kepada para mitra SKK Migas dan KKKS atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini serta narasumber dan peserta yang telah aktif mengikuti webinar.

Laporan: Deslina(Pekanbaru)
Editor: Arif Oktafian/Eka G Putra

 

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari