Jumat, 19 Juli 2024

Serangan Jantung, Anggota Kodim 0302 Inhu Meninggal saat Tugas

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pelaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten Pemilu  2024 meninggalkan duka, Kamis (29/2).

Pada pembukaan Rapat pleno yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di gedung Dang Purnama, Rengat itu, undangan dan pengunjung yang hadir dihebohkan oleh salah seorang anggota pengamanan meninggal dunia. Anggota pengamanan itu berasal dari Kodim 0302 Inhu yakni atas nama Serma Fedi Darmansyah.

- Advertisement -

Dandim 0302 Inhu Letkol Kav Dani Prasetyo Wibowo SSos MIP ketika dikonfirmasi melalui Pasi Intel Kapten Hendra Darma membenarkan atas kejadian itu.

“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Benar, anggota kami wafat saat menjalankan tugas yakni saat rapat pleno rekapitulasi,” ujar Pasi Intel Kodim, Kapten Hendra Darma.

Baca Juga:  Posisi Presiden dalam Pemilihan Umum

Menurut Hendra, Serma Fedi Darmansyah merupakan anggota Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu. Dari hasil pemeriksaan dokter, meninggal dunia akibat serangan jantung dan almarhum akan dikebumikan di kampung halamannya di Desa Bajarunggu Dusun 2 Kecamatan Dolok Masihol Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumut.

- Advertisement -

Dijelaskan Hendra, pada Kamis sekira pukul 07.00 WIB, Serma Fedi mengikuti apel pengamanan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu. Setelah selesai apel, Serma Fedi sarapan pagi dengan Serda Khairul sekira pukul 09.30 WIB.

Usai sarapan, Serma Fedi dan Serda Khairul langsung masuk kedudukan di belakang Gedung Dang Purnama Rengat tepatnya di Pos Pelayan PLN Rengat. “Sebelumnya tidak terlihat ada kejanggalan terhadap almarhum,” ungkapnya.

Baca Juga:  Laporkan Pungli saat PPDB

Hanya saja, pada saat mengambil foto dokumentasi, tiba-tiba Serma Fedi jatuh pingsan dan terbentur batu. Akibatnya, kepala bagian belakang mengeluarkan darah dan tidak sadarkan diri.

Atas kejadian, Serma Fedi langsung di larikan ke salah satu rumah sakit di Rengat untuk mendapatkan pertolongan medis. “Setelah ditangani, namun tidak ada reaksi dan pukul 10.10 WIB dokter Ardelia Arin menyatakan Serma Fedi sudah meninggal dunia,” terang Hendra.(kas)

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pelaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten Pemilu  2024 meninggalkan duka, Kamis (29/2).

Pada pembukaan Rapat pleno yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di gedung Dang Purnama, Rengat itu, undangan dan pengunjung yang hadir dihebohkan oleh salah seorang anggota pengamanan meninggal dunia. Anggota pengamanan itu berasal dari Kodim 0302 Inhu yakni atas nama Serma Fedi Darmansyah.

Dandim 0302 Inhu Letkol Kav Dani Prasetyo Wibowo SSos MIP ketika dikonfirmasi melalui Pasi Intel Kapten Hendra Darma membenarkan atas kejadian itu.

“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Benar, anggota kami wafat saat menjalankan tugas yakni saat rapat pleno rekapitulasi,” ujar Pasi Intel Kodim, Kapten Hendra Darma.

Baca Juga:  Posisi Presiden dalam Pemilihan Umum

Menurut Hendra, Serma Fedi Darmansyah merupakan anggota Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu. Dari hasil pemeriksaan dokter, meninggal dunia akibat serangan jantung dan almarhum akan dikebumikan di kampung halamannya di Desa Bajarunggu Dusun 2 Kecamatan Dolok Masihol Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumut.

Dijelaskan Hendra, pada Kamis sekira pukul 07.00 WIB, Serma Fedi mengikuti apel pengamanan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu. Setelah selesai apel, Serma Fedi sarapan pagi dengan Serda Khairul sekira pukul 09.30 WIB.

Usai sarapan, Serma Fedi dan Serda Khairul langsung masuk kedudukan di belakang Gedung Dang Purnama Rengat tepatnya di Pos Pelayan PLN Rengat. “Sebelumnya tidak terlihat ada kejanggalan terhadap almarhum,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ganjar-Mahfud Terbanyak, Amin Paling Hemat Dana Kampanye

Hanya saja, pada saat mengambil foto dokumentasi, tiba-tiba Serma Fedi jatuh pingsan dan terbentur batu. Akibatnya, kepala bagian belakang mengeluarkan darah dan tidak sadarkan diri.

Atas kejadian, Serma Fedi langsung di larikan ke salah satu rumah sakit di Rengat untuk mendapatkan pertolongan medis. “Setelah ditangani, namun tidak ada reaksi dan pukul 10.10 WIB dokter Ardelia Arin menyatakan Serma Fedi sudah meninggal dunia,” terang Hendra.(kas)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari