Jumat, 5 Juni 2026
- Advertisement -

Presiden Palestina Puji Indonesia Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel 

RAMALLAH (RIAUPOS.CO) – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, pada Rabu (16/12/2020)  menelepon Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam percakapan jarak jauh itu, dia memuji sikap Pemerintah Indonesia yang menolak normalisasi hubungan dengan Israel.  

Kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan, Abbas menghargai sikap Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina. Dia juga memuji konsistensi Indonesia menolak normalisasi hubungan dengan Israel, serta komitmen Pemerintah RI bagi perwujudan perdamaian terlebih dulu berdasarkan solusi dua negara.

Selama pembicaraan telepon, Abbas juga menyampaikan kepada Jokowi tentang perkembangan terkini dalam perjuangan Palestina.

WAFA juga mengutip pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa meski terjadi perubahan yang cepat di Timur Tengah, Indonesia tidak akan mengambil langkah normalisasi dengan Israel sampai perdamaian permanen dan komprehensif tercapai antara Palestina dan Israel. 

Baca Juga:  Giliran Tebingtinggi Barat Deklarasi Tolak Money Politics

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar akan terus berupaya mendukung tercapainya perdamaian dan berperan lebih besar di bidang ini,” kata Jokowi, dikutip kembali Anadolu, Kamis (17/12/2020). 

Sejak pertengahan September, Israel telah mencapai kesepakatan normalisasi hubungan diplomatik dengan sejumlah negara Arab. Negara-negara itu mencakup Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Palestina menentang normalisasi hubungan negara-negara Arab dan Islam dengan Israel, sebelum kelompok zionis mengakhiri pendudukannya di Tepi Barat serta Jalur Gaza, serta; sebelum Negara Palestina merdeka berdiri. 

Sumber: AFP/Antara/WAFA/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

RAMALLAH (RIAUPOS.CO) – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, pada Rabu (16/12/2020)  menelepon Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam percakapan jarak jauh itu, dia memuji sikap Pemerintah Indonesia yang menolak normalisasi hubungan dengan Israel.  

Kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan, Abbas menghargai sikap Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina. Dia juga memuji konsistensi Indonesia menolak normalisasi hubungan dengan Israel, serta komitmen Pemerintah RI bagi perwujudan perdamaian terlebih dulu berdasarkan solusi dua negara.

Selama pembicaraan telepon, Abbas juga menyampaikan kepada Jokowi tentang perkembangan terkini dalam perjuangan Palestina.

WAFA juga mengutip pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa meski terjadi perubahan yang cepat di Timur Tengah, Indonesia tidak akan mengambil langkah normalisasi dengan Israel sampai perdamaian permanen dan komprehensif tercapai antara Palestina dan Israel. 

Baca Juga:  Puan Bangga pada Putri Indonesia

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar akan terus berupaya mendukung tercapainya perdamaian dan berperan lebih besar di bidang ini,” kata Jokowi, dikutip kembali Anadolu, Kamis (17/12/2020). 

- Advertisement -

Sejak pertengahan September, Israel telah mencapai kesepakatan normalisasi hubungan diplomatik dengan sejumlah negara Arab. Negara-negara itu mencakup Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Palestina menentang normalisasi hubungan negara-negara Arab dan Islam dengan Israel, sebelum kelompok zionis mengakhiri pendudukannya di Tepi Barat serta Jalur Gaza, serta; sebelum Negara Palestina merdeka berdiri. 

- Advertisement -

Sumber: AFP/Antara/WAFA/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RAMALLAH (RIAUPOS.CO) – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, pada Rabu (16/12/2020)  menelepon Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam percakapan jarak jauh itu, dia memuji sikap Pemerintah Indonesia yang menolak normalisasi hubungan dengan Israel.  

Kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan, Abbas menghargai sikap Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina. Dia juga memuji konsistensi Indonesia menolak normalisasi hubungan dengan Israel, serta komitmen Pemerintah RI bagi perwujudan perdamaian terlebih dulu berdasarkan solusi dua negara.

Selama pembicaraan telepon, Abbas juga menyampaikan kepada Jokowi tentang perkembangan terkini dalam perjuangan Palestina.

WAFA juga mengutip pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa meski terjadi perubahan yang cepat di Timur Tengah, Indonesia tidak akan mengambil langkah normalisasi dengan Israel sampai perdamaian permanen dan komprehensif tercapai antara Palestina dan Israel. 

Baca Juga:  Sanksi Etik Azis Tunggu Tiga Bulan Lagi

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar akan terus berupaya mendukung tercapainya perdamaian dan berperan lebih besar di bidang ini,” kata Jokowi, dikutip kembali Anadolu, Kamis (17/12/2020). 

Sejak pertengahan September, Israel telah mencapai kesepakatan normalisasi hubungan diplomatik dengan sejumlah negara Arab. Negara-negara itu mencakup Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Palestina menentang normalisasi hubungan negara-negara Arab dan Islam dengan Israel, sebelum kelompok zionis mengakhiri pendudukannya di Tepi Barat serta Jalur Gaza, serta; sebelum Negara Palestina merdeka berdiri. 

Sumber: AFP/Antara/WAFA/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari