Jumat, 14 Agustus 2026
- Advertisement -

Kesehatan Masyarakat

Kasus Malaria di Rohil Meningkat, DPRD Segera Panggil Dinas Kesehatan

Kasus malaria meningkat di sejumlah wilayah Rohil. Komisi D DPRD Rohil akan memanggil Diskes untuk memastikan data dan mendorong penanganan cepat.

Waspada DBD! Kasus di Kuansing Melonjak, 100 Warga Terserang pada Mei

Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan memperkuat pencegahan melalui gerakan 3M.
- Advertisement -

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk mendukung kesehatan keluarga.

Kasus DBD di Bengkalis Capai 349, Kembung Luar Minta Penanganan Cepat

Kasus DBD di Bengkalis mencapai 349 kasus hingga Mei 2026. Tiga warga Desa Kembung Luar terinfeksi, warga berharap fogging segera dilakukan.
- Advertisement -

Bazar Vegetarian Ramaikan Perayaan Waisak di Pekanbaru, Hadirkan 47 Stan Kuliner

Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan beragam kegiatan sosial.

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54 persen warga memanfaatkan layanan tersebut.
- Advertisement -

Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

Diskes Riau memastikan belum ada kasus hantavirus di Riau dan mengimbau masyarakat tetap waspada serta menerapkan PHBS.

Kepesertaan JKN di Inhil Capai 98,64 Persen, Keaktifan Masih Jadi Tantangan

Peserta JKN di Inhil mencapai 721 ribu jiwa atau 98,64 persen penduduk, namun tingkat keaktifan masih 80,51 persen.
- Advertisement -

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau Baru 19 Persen, Warga Diminta Aktif Periksa

Pemprov Riau mengimbau masyarakat memanfaatkan cek kesehatan gratis di Puskesmas karena capaian program CKG baru mencapai 19 persen dari target 36 persen.

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan direncanakan tahun 2026.
- Advertisement -

Berita Terbaru