Kamis, 11 Juni 2026
- Advertisement -

 Fajar/Rian Juara di Korea

INCHEON (RIAUPOS.CO) – Gelar juara ganda putra Korea Terbuka 2019 menjadi milik Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (FajRi).

Pada laga final di Incheon Airport Skydome, Incheon, Ahad (29/9) siang WIB, FajRi menaklukkan duo Jepang peringkat empat dunia Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-16, 21-17 dalam laga berdurasi 40 menit (statistik BWF) saja.

Setelah menyingkirkan Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya (rangking satu dunia) di perempat final dan Li Jun Hui/Liu Yu Chen (peringkat tiga) di semifinal, penampilan FajRi di final seperti menjadi klimaksnya.

FajRi Kembali Makan Korban di Korea Open 2019, Setelah Minions, kini Tiang Listrik ranking enam dunia ini tampil penuh percaya diri. Adu drive, ayo. Jual beli smes, oke.

FajRi jarang melakukan kesalahan sendiri. Hanya sekali-sekali, saat servis.

Baca Juga:  Tim Voli Putra dan Putri Riau Juara Grup

Poin terakhir FajRi di pertandingan tadi juga didapat dengan dramatis, penuh perhitungan yakni meminta challenge saat pengembalian mereka dianggap keluar. Namun, ternyata masuk dan permainan usai.

Kemenangan ini membuat FajRi menyamakan skor rekor pertemuan dengan Kamura/Sonoda menjadi 5-5.

Gelar jawara Korea Open 2019 ini menjadi titel kedua FajRi di BWF World Tour tahun ini setelah Swiss Terbuka (super 300).

Buat Indonesia, inilah gelar juara ganda putra pertama di Korea Terbuka, sejak ajang tersebut naik kelas menjadi level super series/premier/super 500 pada 2007. 

“Alhamdulillah bersyukur bisa menang hari ini di sini. Semoga ke depannya bisa konsisten,” kata Fajar.

“Bersyukur Alhamdulillah bisa menang, semoga kami tidak cepat puas karena setelah ini masih banyak turnamen yang harus kami jalani. Setelah pertandingan ini selesai, kami bukan juara lagi, harus berusaha lagi, latihan lagi. Tadi juga kami sebenarnya enggak menyangka bisa menang straight game, karena mereka bukanlah lawan yang mudah,” jelas Rian.

Baca Juga:  Kalahkan Ganda Malaysia, Praveen/Melati ke 16 Besar

Sempat tertinggal di awal gim partama, tak menyurutkan langkah Fajar/Rian untuk terus mengejar poin dari lawan. Mereka berhasil unggul dengan skor 21-16.

Masuk ke game kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Namun, FajRi memimpin poin dari lawan. Mereka akhirnya berhasil melesat meninggalkan lawan di poin 21-17. “Hari ini kami lebih percaya diri, lebih siap dan fokus apalagi kemarin habis menang dari mereka,” ujar Rian.(adk/jpg)
 

INCHEON (RIAUPOS.CO) – Gelar juara ganda putra Korea Terbuka 2019 menjadi milik Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (FajRi).

Pada laga final di Incheon Airport Skydome, Incheon, Ahad (29/9) siang WIB, FajRi menaklukkan duo Jepang peringkat empat dunia Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-16, 21-17 dalam laga berdurasi 40 menit (statistik BWF) saja.

Setelah menyingkirkan Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya (rangking satu dunia) di perempat final dan Li Jun Hui/Liu Yu Chen (peringkat tiga) di semifinal, penampilan FajRi di final seperti menjadi klimaksnya.

FajRi Kembali Makan Korban di Korea Open 2019, Setelah Minions, kini Tiang Listrik ranking enam dunia ini tampil penuh percaya diri. Adu drive, ayo. Jual beli smes, oke.

FajRi jarang melakukan kesalahan sendiri. Hanya sekali-sekali, saat servis.

- Advertisement -
Baca Juga:  Rossi: Saya Harus Beri Selamat kepada Pecco

Poin terakhir FajRi di pertandingan tadi juga didapat dengan dramatis, penuh perhitungan yakni meminta challenge saat pengembalian mereka dianggap keluar. Namun, ternyata masuk dan permainan usai.

Kemenangan ini membuat FajRi menyamakan skor rekor pertemuan dengan Kamura/Sonoda menjadi 5-5.

- Advertisement -

Gelar jawara Korea Open 2019 ini menjadi titel kedua FajRi di BWF World Tour tahun ini setelah Swiss Terbuka (super 300).

Buat Indonesia, inilah gelar juara ganda putra pertama di Korea Terbuka, sejak ajang tersebut naik kelas menjadi level super series/premier/super 500 pada 2007. 

“Alhamdulillah bersyukur bisa menang hari ini di sini. Semoga ke depannya bisa konsisten,” kata Fajar.

“Bersyukur Alhamdulillah bisa menang, semoga kami tidak cepat puas karena setelah ini masih banyak turnamen yang harus kami jalani. Setelah pertandingan ini selesai, kami bukan juara lagi, harus berusaha lagi, latihan lagi. Tadi juga kami sebenarnya enggak menyangka bisa menang straight game, karena mereka bukanlah lawan yang mudah,” jelas Rian.

Baca Juga:  Varane Cedera,  Zidane Berharap Tetap Bisa Main Lawan Chelsea

Sempat tertinggal di awal gim partama, tak menyurutkan langkah Fajar/Rian untuk terus mengejar poin dari lawan. Mereka berhasil unggul dengan skor 21-16.

Masuk ke game kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Namun, FajRi memimpin poin dari lawan. Mereka akhirnya berhasil melesat meninggalkan lawan di poin 21-17. “Hari ini kami lebih percaya diri, lebih siap dan fokus apalagi kemarin habis menang dari mereka,” ujar Rian.(adk/jpg)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

INCHEON (RIAUPOS.CO) – Gelar juara ganda putra Korea Terbuka 2019 menjadi milik Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (FajRi).

Pada laga final di Incheon Airport Skydome, Incheon, Ahad (29/9) siang WIB, FajRi menaklukkan duo Jepang peringkat empat dunia Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-16, 21-17 dalam laga berdurasi 40 menit (statistik BWF) saja.

Setelah menyingkirkan Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya (rangking satu dunia) di perempat final dan Li Jun Hui/Liu Yu Chen (peringkat tiga) di semifinal, penampilan FajRi di final seperti menjadi klimaksnya.

FajRi Kembali Makan Korban di Korea Open 2019, Setelah Minions, kini Tiang Listrik ranking enam dunia ini tampil penuh percaya diri. Adu drive, ayo. Jual beli smes, oke.

FajRi jarang melakukan kesalahan sendiri. Hanya sekali-sekali, saat servis.

Baca Juga:  Meski Berat, Tenis Putri Indonesia Punya Kans ke Olimpiade

Poin terakhir FajRi di pertandingan tadi juga didapat dengan dramatis, penuh perhitungan yakni meminta challenge saat pengembalian mereka dianggap keluar. Namun, ternyata masuk dan permainan usai.

Kemenangan ini membuat FajRi menyamakan skor rekor pertemuan dengan Kamura/Sonoda menjadi 5-5.

Gelar jawara Korea Open 2019 ini menjadi titel kedua FajRi di BWF World Tour tahun ini setelah Swiss Terbuka (super 300).

Buat Indonesia, inilah gelar juara ganda putra pertama di Korea Terbuka, sejak ajang tersebut naik kelas menjadi level super series/premier/super 500 pada 2007. 

“Alhamdulillah bersyukur bisa menang hari ini di sini. Semoga ke depannya bisa konsisten,” kata Fajar.

“Bersyukur Alhamdulillah bisa menang, semoga kami tidak cepat puas karena setelah ini masih banyak turnamen yang harus kami jalani. Setelah pertandingan ini selesai, kami bukan juara lagi, harus berusaha lagi, latihan lagi. Tadi juga kami sebenarnya enggak menyangka bisa menang straight game, karena mereka bukanlah lawan yang mudah,” jelas Rian.

Baca Juga:  Meski Borong 4 Gol Chelsea, Tak Jaminan Giroud Starter

Sempat tertinggal di awal gim partama, tak menyurutkan langkah Fajar/Rian untuk terus mengejar poin dari lawan. Mereka berhasil unggul dengan skor 21-16.

Masuk ke game kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Namun, FajRi memimpin poin dari lawan. Mereka akhirnya berhasil melesat meninggalkan lawan di poin 21-17. “Hari ini kami lebih percaya diri, lebih siap dan fokus apalagi kemarin habis menang dari mereka,” ujar Rian.(adk/jpg)
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari