Sabtu, 4 Juli 2026
- Advertisement -

Mantan Pemain Nomor Satu Dunia Bisa Batal Tanding

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Turnamen Palermo Ladies Open yang akan datang bisa kehilangan mantan pemain nomor satu dunia Simona Halep.

Ini akibat dari kebijakan pemerintah Italia. Yakni memutuskan untuk menerapkan wajib karantina 14 hari untuk orang-orang yang datang dari Rumania dan Bulgaria di tengah pandemi virus corona baru.

Dikutip dari Antara, menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza mengatakan bahwa orang yang telah berada di Rumania dan Bulgaria pada 14 hari terakhir akan dikarantina pada saat kedatangan di Italia. Langkah ini ditujukan untuk mencegah impor kasus Covid-19.

Palermo akan menandai event tenis profesional pertama untuk WTA maupun ATP Tour yang berhenti sejak awal Maret lalu. Pertandingan dijadwalkan akan tergelar pada lapangan tanah liat mulai 3 Agustus.

Baca Juga:  Liverpool Recoki Persaingan Juventus-Arsenal Dapatkan Locatelli

Direktur turnamen Oliviero Palma mengatakan bahwa panitia penyelenggara telah menulis surat mendesak kepada Speranza. Dia meminta pengecualian bagi para pemain tenis yang ambil bagian dalam event tersebut.

"Ketentuan itu akan menghukum pemain seperti Simona Halep. Peringkat dua dunia dan juara bertahan Wimbledon itu bisa tidak akan ambil bagian di turnamen Palermo sama sekali," kata Palma sebagaimana dikutip Reuters.

Italia adalah negara pertama di Eropa yang sangat terpukul oleh virus corona baru. Namun, jumlah infeksi baru setiap hari yang dilaporkan hanyalah sebagian kecil dari yang terlihat pada akhir Maret. Negara tersebut telah mencatat lebih dari 35.000 kematian akibat virus berbahaya tersebut.

Baca Juga:  Dikritik Netizen soal Unggahan Nasi Bungkus, Ini Reaksi Hansamu

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Turnamen Palermo Ladies Open yang akan datang bisa kehilangan mantan pemain nomor satu dunia Simona Halep.

Ini akibat dari kebijakan pemerintah Italia. Yakni memutuskan untuk menerapkan wajib karantina 14 hari untuk orang-orang yang datang dari Rumania dan Bulgaria di tengah pandemi virus corona baru.

Dikutip dari Antara, menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza mengatakan bahwa orang yang telah berada di Rumania dan Bulgaria pada 14 hari terakhir akan dikarantina pada saat kedatangan di Italia. Langkah ini ditujukan untuk mencegah impor kasus Covid-19.

Palermo akan menandai event tenis profesional pertama untuk WTA maupun ATP Tour yang berhenti sejak awal Maret lalu. Pertandingan dijadwalkan akan tergelar pada lapangan tanah liat mulai 3 Agustus.

Baca Juga:  Calhanoglu, Bintang di Balik Lolosnya Milan ke Semifinal

Direktur turnamen Oliviero Palma mengatakan bahwa panitia penyelenggara telah menulis surat mendesak kepada Speranza. Dia meminta pengecualian bagi para pemain tenis yang ambil bagian dalam event tersebut.

- Advertisement -

"Ketentuan itu akan menghukum pemain seperti Simona Halep. Peringkat dua dunia dan juara bertahan Wimbledon itu bisa tidak akan ambil bagian di turnamen Palermo sama sekali," kata Palma sebagaimana dikutip Reuters.

Italia adalah negara pertama di Eropa yang sangat terpukul oleh virus corona baru. Namun, jumlah infeksi baru setiap hari yang dilaporkan hanyalah sebagian kecil dari yang terlihat pada akhir Maret. Negara tersebut telah mencatat lebih dari 35.000 kematian akibat virus berbahaya tersebut.

- Advertisement -
Baca Juga:  Perempat Final Pertama bagi Gregoria setelah Lebih dari Dua Tahun

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Turnamen Palermo Ladies Open yang akan datang bisa kehilangan mantan pemain nomor satu dunia Simona Halep.

Ini akibat dari kebijakan pemerintah Italia. Yakni memutuskan untuk menerapkan wajib karantina 14 hari untuk orang-orang yang datang dari Rumania dan Bulgaria di tengah pandemi virus corona baru.

Dikutip dari Antara, menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza mengatakan bahwa orang yang telah berada di Rumania dan Bulgaria pada 14 hari terakhir akan dikarantina pada saat kedatangan di Italia. Langkah ini ditujukan untuk mencegah impor kasus Covid-19.

Palermo akan menandai event tenis profesional pertama untuk WTA maupun ATP Tour yang berhenti sejak awal Maret lalu. Pertandingan dijadwalkan akan tergelar pada lapangan tanah liat mulai 3 Agustus.

Baca Juga:  Kalahkan Ganda Korea, Apri/Fadia Melaju ke Final

Direktur turnamen Oliviero Palma mengatakan bahwa panitia penyelenggara telah menulis surat mendesak kepada Speranza. Dia meminta pengecualian bagi para pemain tenis yang ambil bagian dalam event tersebut.

"Ketentuan itu akan menghukum pemain seperti Simona Halep. Peringkat dua dunia dan juara bertahan Wimbledon itu bisa tidak akan ambil bagian di turnamen Palermo sama sekali," kata Palma sebagaimana dikutip Reuters.

Italia adalah negara pertama di Eropa yang sangat terpukul oleh virus corona baru. Namun, jumlah infeksi baru setiap hari yang dilaporkan hanyalah sebagian kecil dari yang terlihat pada akhir Maret. Negara tersebut telah mencatat lebih dari 35.000 kematian akibat virus berbahaya tersebut.

Baca Juga:  Perempat Final Pertama bagi Gregoria setelah Lebih dari Dua Tahun

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari