Jumat, 24 April 2026
- Advertisement -

Adaptasi di Tes Pramusim Mandalika

MANDALIKA (RIAUPOS.CO) – Tes pramusim kedua MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika yang dimulai Jumat (11/2) ini, merupakan momen bagi para rider bukan hanya untuk menyesuaikan diri dengan motor baru. Tapi juga sirkuit anyar yang bakal menggelar balapan debutnya bulan depan.

Maverick Vinales musim ini memulai balapan semusim penuh bersama Aprilia. Musim lalu, pembalap 27 tahun itu tampil untuk dua tim. Sebelum GP Aragon, Vinales merupakan pembalap Monster Energy Yamaha. Dia kemudian hengkang dari pabrikan Jepang itu dan menyeberang ke Aprilia.

Setelah menjajal RS-GP seri terbaru di shakedown test serta tes pramusim pertama di Sepang, Malaysia, pekan lalu, Vinales mengakui dirinya sampai saat ini masih dalam proses adaptasi.

Pemilik sembilan podium tertinggi MotoGP itu bahkan menyebut proses adaptasi tersebut ternyata memakan waktu lebih panjang dari yang dibayangkan sebelumnya.

Baca Juga:  Ibrahimovic Bawa Milan Menangi Derby Della Madonnina 

"Tentu aku berharap bisa langsung cocok saat melompat ke atas motor ini (RS-GP). Tapi kan tidak bisa seperti itu. Saya masih harus membiasakan diri dengan mesinnya," ucap Vinales dilansir Motorsport.

Juara Moto3 2013 itu menambahkan, dirinya merasa masih menggeber motor RS-GP di area yang salah saat melakukan attack di lintasan. Tapi, di sisi lain, dia juga ragu apakah pendapatnya itu benar atau malah hanya perasaannya saja.

Karena itu, Vinales terus berkoordinasi intens dengan para kru Aprilia agar lebih memahami tunggangannya tersebut. Motorsport juga melaporkan, dari pantauan selama di Sirkuit Sepang pekan lalu, Aprilia kini sudah membentuk grup kerja baru di lingkaran terdekat Vinales.

Baca Juga:  City Bidik Bek Napoli Kalidou Koulibaly

Mulai psikolog olahraga. Lalu mantan pelatih pembalap Formula 1 Fernando Alonso, yakni Fabrizio Maganzi. Di tes pramusim pertama, Vinales tampil cukup apik.

Dia mencatat raihan waktu di posisi kelima dari 27 pembalap yang turun. Secara keseluruhan, catatan waktunya terpaut 0,130 detik dari pembalap tercepat Enea Bastianini dari Gresini yang menunggangi Desmosedici Ducati.

Sementara itu, persiapan untuk balapan tes pramusim MotoGP Mandalika 11–13 Februari sudah rampung. Para pembalap dan logistik balapan sudah tiba di Lombok.

Bahkan, logistik balapan mulai di-unboxing oleh kru pembalap di paddock Sirkuit Mandalika kemarin (9/2).

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan, tahapan tes pramusim sejauh ini berjalan sesuai jadwal. (jpg)

MANDALIKA (RIAUPOS.CO) – Tes pramusim kedua MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika yang dimulai Jumat (11/2) ini, merupakan momen bagi para rider bukan hanya untuk menyesuaikan diri dengan motor baru. Tapi juga sirkuit anyar yang bakal menggelar balapan debutnya bulan depan.

Maverick Vinales musim ini memulai balapan semusim penuh bersama Aprilia. Musim lalu, pembalap 27 tahun itu tampil untuk dua tim. Sebelum GP Aragon, Vinales merupakan pembalap Monster Energy Yamaha. Dia kemudian hengkang dari pabrikan Jepang itu dan menyeberang ke Aprilia.

Setelah menjajal RS-GP seri terbaru di shakedown test serta tes pramusim pertama di Sepang, Malaysia, pekan lalu, Vinales mengakui dirinya sampai saat ini masih dalam proses adaptasi.

Pemilik sembilan podium tertinggi MotoGP itu bahkan menyebut proses adaptasi tersebut ternyata memakan waktu lebih panjang dari yang dibayangkan sebelumnya.

Baca Juga:  Ritual Unik Odysseas Vlachodimos, Cuci Sarung Tangan sebelum Laga

"Tentu aku berharap bisa langsung cocok saat melompat ke atas motor ini (RS-GP). Tapi kan tidak bisa seperti itu. Saya masih harus membiasakan diri dengan mesinnya," ucap Vinales dilansir Motorsport.

- Advertisement -

Juara Moto3 2013 itu menambahkan, dirinya merasa masih menggeber motor RS-GP di area yang salah saat melakukan attack di lintasan. Tapi, di sisi lain, dia juga ragu apakah pendapatnya itu benar atau malah hanya perasaannya saja.

Karena itu, Vinales terus berkoordinasi intens dengan para kru Aprilia agar lebih memahami tunggangannya tersebut. Motorsport juga melaporkan, dari pantauan selama di Sirkuit Sepang pekan lalu, Aprilia kini sudah membentuk grup kerja baru di lingkaran terdekat Vinales.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tinggalkan Real Madrid, Gareth Bale Akhirnya Gabung Klub Ini

Mulai psikolog olahraga. Lalu mantan pelatih pembalap Formula 1 Fernando Alonso, yakni Fabrizio Maganzi. Di tes pramusim pertama, Vinales tampil cukup apik.

Dia mencatat raihan waktu di posisi kelima dari 27 pembalap yang turun. Secara keseluruhan, catatan waktunya terpaut 0,130 detik dari pembalap tercepat Enea Bastianini dari Gresini yang menunggangi Desmosedici Ducati.

Sementara itu, persiapan untuk balapan tes pramusim MotoGP Mandalika 11–13 Februari sudah rampung. Para pembalap dan logistik balapan sudah tiba di Lombok.

Bahkan, logistik balapan mulai di-unboxing oleh kru pembalap di paddock Sirkuit Mandalika kemarin (9/2).

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan, tahapan tes pramusim sejauh ini berjalan sesuai jadwal. (jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MANDALIKA (RIAUPOS.CO) – Tes pramusim kedua MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika yang dimulai Jumat (11/2) ini, merupakan momen bagi para rider bukan hanya untuk menyesuaikan diri dengan motor baru. Tapi juga sirkuit anyar yang bakal menggelar balapan debutnya bulan depan.

Maverick Vinales musim ini memulai balapan semusim penuh bersama Aprilia. Musim lalu, pembalap 27 tahun itu tampil untuk dua tim. Sebelum GP Aragon, Vinales merupakan pembalap Monster Energy Yamaha. Dia kemudian hengkang dari pabrikan Jepang itu dan menyeberang ke Aprilia.

Setelah menjajal RS-GP seri terbaru di shakedown test serta tes pramusim pertama di Sepang, Malaysia, pekan lalu, Vinales mengakui dirinya sampai saat ini masih dalam proses adaptasi.

Pemilik sembilan podium tertinggi MotoGP itu bahkan menyebut proses adaptasi tersebut ternyata memakan waktu lebih panjang dari yang dibayangkan sebelumnya.

Baca Juga:  Tinggalkan Real Madrid, Gareth Bale Akhirnya Gabung Klub Ini

"Tentu aku berharap bisa langsung cocok saat melompat ke atas motor ini (RS-GP). Tapi kan tidak bisa seperti itu. Saya masih harus membiasakan diri dengan mesinnya," ucap Vinales dilansir Motorsport.

Juara Moto3 2013 itu menambahkan, dirinya merasa masih menggeber motor RS-GP di area yang salah saat melakukan attack di lintasan. Tapi, di sisi lain, dia juga ragu apakah pendapatnya itu benar atau malah hanya perasaannya saja.

Karena itu, Vinales terus berkoordinasi intens dengan para kru Aprilia agar lebih memahami tunggangannya tersebut. Motorsport juga melaporkan, dari pantauan selama di Sirkuit Sepang pekan lalu, Aprilia kini sudah membentuk grup kerja baru di lingkaran terdekat Vinales.

Baca Juga:  Ritual Unik Odysseas Vlachodimos, Cuci Sarung Tangan sebelum Laga

Mulai psikolog olahraga. Lalu mantan pelatih pembalap Formula 1 Fernando Alonso, yakni Fabrizio Maganzi. Di tes pramusim pertama, Vinales tampil cukup apik.

Dia mencatat raihan waktu di posisi kelima dari 27 pembalap yang turun. Secara keseluruhan, catatan waktunya terpaut 0,130 detik dari pembalap tercepat Enea Bastianini dari Gresini yang menunggangi Desmosedici Ducati.

Sementara itu, persiapan untuk balapan tes pramusim MotoGP Mandalika 11–13 Februari sudah rampung. Para pembalap dan logistik balapan sudah tiba di Lombok.

Bahkan, logistik balapan mulai di-unboxing oleh kru pembalap di paddock Sirkuit Mandalika kemarin (9/2).

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan, tahapan tes pramusim sejauh ini berjalan sesuai jadwal. (jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari