Sabtu, 16 Mei 2026
- Advertisement -

Sama seperti Thailand, Bendera Indonesia Tak Boleh Dikibarkan

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Indonesia akan menyusul Thailand tidak bisa mengibarkan bendera negara di Piala AFF 2020 (Piala AFF 2021).

Saat Thailand tampil melawan Timor Leste pada laga perdana Piala AFF, Ahad (5/12/2021), bendera kebangsaan Tim Gajah Putih tak dapat dikibarkan.

Ketika para pemain Thailand menyanyikan lagu kebangsaan negara mereka, di layar Stadion National Singapura hanya tampak logo Federasi Sepakbola Thailand. Hal ini sebagai buntut dari hukuman Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Timnas Indonesia yang juga mendapat sanksi WADA pun akan merasakan hal yang sama.

Bendera Merah Putih nantinya tak bisa berkibar saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan ketika Timnas Indonesia melawan Kamboja pada laga perdana Grup B di Piala AFF 2020 (2021), Kamis (9/12) mendatang.

Baca Juga:  Cetak Hattrick, Aguero Pecahkan Rekor Legenda

Kemungkinan bendera Merah Putih akan diganti logo Garuda Pancasila.

Seperti diketahui, Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mendapat sanksi dari WADA karena tak bisa memenuhi program anti-doping pada 17 September 2021.

Sanksi ini dijatuhkan setelah LADI beberapa kali diingatkan untuk memenuhi program anti-doping tetapi diabaikan.

Akibatnya WADA menghukum Indonesia dengan tidak bisa mengibarkan bendera nasional di iven internasional.

Hal ini sudah berdampak bagi Indonesia di Piala Thomas 2020 (2021). Saat itu tim putra bulutangkis Indonesia meraih gelar juara, tetapi bendera Indonesia digantikan bendera PBSI saat prosesi pengalungan medali emas dan menyanyikan lagu kebangsaan.

Sanksi itu juga berlaku untuk  Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2021 yang berlangsung pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 di Singapura.

Baca Juga:  Neymar Ingin Bertahan di PSG Bersama Mbappe

Dalam ajang ini, Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.

Sumber: AFF/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Indonesia akan menyusul Thailand tidak bisa mengibarkan bendera negara di Piala AFF 2020 (Piala AFF 2021).

Saat Thailand tampil melawan Timor Leste pada laga perdana Piala AFF, Ahad (5/12/2021), bendera kebangsaan Tim Gajah Putih tak dapat dikibarkan.

Ketika para pemain Thailand menyanyikan lagu kebangsaan negara mereka, di layar Stadion National Singapura hanya tampak logo Federasi Sepakbola Thailand. Hal ini sebagai buntut dari hukuman Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Timnas Indonesia yang juga mendapat sanksi WADA pun akan merasakan hal yang sama.

Bendera Merah Putih nantinya tak bisa berkibar saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan ketika Timnas Indonesia melawan Kamboja pada laga perdana Grup B di Piala AFF 2020 (2021), Kamis (9/12) mendatang.

- Advertisement -
Baca Juga:  Kalahkan Agustira/Doni Rahim, Raja Isyam/Hendri Zainudin Juara

Kemungkinan bendera Merah Putih akan diganti logo Garuda Pancasila.

Seperti diketahui, Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mendapat sanksi dari WADA karena tak bisa memenuhi program anti-doping pada 17 September 2021.

- Advertisement -

Sanksi ini dijatuhkan setelah LADI beberapa kali diingatkan untuk memenuhi program anti-doping tetapi diabaikan.

Akibatnya WADA menghukum Indonesia dengan tidak bisa mengibarkan bendera nasional di iven internasional.

Hal ini sudah berdampak bagi Indonesia di Piala Thomas 2020 (2021). Saat itu tim putra bulutangkis Indonesia meraih gelar juara, tetapi bendera Indonesia digantikan bendera PBSI saat prosesi pengalungan medali emas dan menyanyikan lagu kebangsaan.

Sanksi itu juga berlaku untuk  Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2021 yang berlangsung pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 di Singapura.

Baca Juga:  Dorong Pemanfaatan Kompleks Stadion Utama Riau

Dalam ajang ini, Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.

Sumber: AFF/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Indonesia akan menyusul Thailand tidak bisa mengibarkan bendera negara di Piala AFF 2020 (Piala AFF 2021).

Saat Thailand tampil melawan Timor Leste pada laga perdana Piala AFF, Ahad (5/12/2021), bendera kebangsaan Tim Gajah Putih tak dapat dikibarkan.

Ketika para pemain Thailand menyanyikan lagu kebangsaan negara mereka, di layar Stadion National Singapura hanya tampak logo Federasi Sepakbola Thailand. Hal ini sebagai buntut dari hukuman Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Timnas Indonesia yang juga mendapat sanksi WADA pun akan merasakan hal yang sama.

Bendera Merah Putih nantinya tak bisa berkibar saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan ketika Timnas Indonesia melawan Kamboja pada laga perdana Grup B di Piala AFF 2020 (2021), Kamis (9/12) mendatang.

Baca Juga:  Raih Emas dan Perak, Dua Atlet Shindoka Harumkan Riau di APSKF Kazakhstan 

Kemungkinan bendera Merah Putih akan diganti logo Garuda Pancasila.

Seperti diketahui, Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mendapat sanksi dari WADA karena tak bisa memenuhi program anti-doping pada 17 September 2021.

Sanksi ini dijatuhkan setelah LADI beberapa kali diingatkan untuk memenuhi program anti-doping tetapi diabaikan.

Akibatnya WADA menghukum Indonesia dengan tidak bisa mengibarkan bendera nasional di iven internasional.

Hal ini sudah berdampak bagi Indonesia di Piala Thomas 2020 (2021). Saat itu tim putra bulutangkis Indonesia meraih gelar juara, tetapi bendera Indonesia digantikan bendera PBSI saat prosesi pengalungan medali emas dan menyanyikan lagu kebangsaan.

Sanksi itu juga berlaku untuk  Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2021 yang berlangsung pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 di Singapura.

Baca Juga:  Kalahkan Agustira/Doni Rahim, Raja Isyam/Hendri Zainudin Juara

Dalam ajang ini, Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.

Sumber: AFF/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari