Minggu, 9 Agustus 2026
- Advertisement -

Kick-off 15 Januari, Liga 4 Zona Riau 2026 Diikuti 9 Klub

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Asprov PSSI Riau menetapkan kick-off Liga 4 Zona Riau 2026 akan digelar pada 15 Januari 2026. Sebanyak sembilan klub dipastikan ambil bagian untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 3.

Sebagai persiapan awal, Asprov PSSI Riau telah menggelar workshop bersama klub peserta di Sekretariat PSSI Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Senin (5/1). Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan klub peserta, perangkat kompetisi, serta mitra pendukung.

Sembilan klub yang akan berkompetisi pada Liga 4 Zona Riau 2026 yakni Tunas Negeri Pekanbaru, EBR Pekanbaru, Kampar Junior FC, WGroup Pekanbaru, Jaya Raya Pekanbaru, Wahana FC, Nabil FC, PS Siak, dan Young Abadi FC. Dari seluruh peserta, hanya Nabil FC yang tidak hadir dalam agenda workshop.

Workshop dipimpin Direktur Kompetisi (Dirkom) PSSI Riau M Isnaini, didampingi Wakil Dirkom Doni Markos, Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Zona Riau Muhammad Haryono, serta perwakilan RS Awal Bros dan BPJS sebagai mitra sponsor.

Baca Juga:  Piala Dunia Anak Regional Riau Tuntas, Ini Tim yang Lolos ke Bandung

“Liga 4 Zona Riau ini diikuti sembilan klub. Awalnya ada 10 klub yang mendaftar, namun satu klub, yakni NIP FC Indragiri Hilir, mengundurkan diri,” ujar M Isnaini, Selasa (6/1).

Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Haryono menjelaskan, workshop menjadi rangkaian penting sebelum kompetisi resmi digulirkan. Melalui kegiatan ini, seluruh regulasi kompetisi dibahas agar dipahami dengan baik oleh klub peserta.

“Dengan adanya workshop ini, kami berharap tidak ada kendala teknis maupun administratif saat kompetisi berlangsung,” jelas Haryono.

Panitia juga menyiapkan tiga venue pertandingan, yakni Stadion Utama Riau, Lapangan Wahana, dan Gelora Hangtuah Sport Center Tenayan Raya. Jadwal pertandingan bersifat fleksibel mengingat pelaksanaan kompetisi diperkirakan berlangsung pada musim hujan.

“Seluruh klub peserta sudah menyepakati jadwal fleksibel tersebut saat workshop,” tambahnya.

Adapun persyaratan teknis Liga 4 Zona Riau meliputi status klub sebagai anggota atau calon anggota PSSI Riau. Pemain yang didaftarkan harus kelahiran 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2008, dengan kuota maksimal tujuh pemain senior dan total skuad maksimal 30 pemain.

Baca Juga:  Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

Selain itu, pelatih kepala diwajibkan memiliki lisensi minimal AFC B Diploma atau PSSI B Diploma. Pendaftaran pemain dan ofisial dilakukan secara daring melalui sistem SIAP.

Persyaratan lainnya, pemain harus berstatus amatir dan tidak terdaftar di klub lain. Untuk biaya, klub diwajibkan membayar biaya kompetisi sebesar Rp10 juta, ditambah iuran tahunan Rp7,5 juta bagi klub yang tidak aktif pada kompetisi 2024.

Sementara itu, klub yang aktif pada kompetisi sebelumnya dikenakan iuran tahunan sebesar Rp5 juta. Khusus klub peserta Piala Soeratin PSSI Riau 2025, dibebaskan dari kewajiban membayar iuran tahunan.

“Khusus tim yang mengikuti Piala Soeratin PSSI Riau 2025, kami bebaskan dari iuran tahunan,” ujar Ketua PSSI Riau Edward Riansyah. (das)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Asprov PSSI Riau menetapkan kick-off Liga 4 Zona Riau 2026 akan digelar pada 15 Januari 2026. Sebanyak sembilan klub dipastikan ambil bagian untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 3.

Sebagai persiapan awal, Asprov PSSI Riau telah menggelar workshop bersama klub peserta di Sekretariat PSSI Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Senin (5/1). Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan klub peserta, perangkat kompetisi, serta mitra pendukung.

Sembilan klub yang akan berkompetisi pada Liga 4 Zona Riau 2026 yakni Tunas Negeri Pekanbaru, EBR Pekanbaru, Kampar Junior FC, WGroup Pekanbaru, Jaya Raya Pekanbaru, Wahana FC, Nabil FC, PS Siak, dan Young Abadi FC. Dari seluruh peserta, hanya Nabil FC yang tidak hadir dalam agenda workshop.

Workshop dipimpin Direktur Kompetisi (Dirkom) PSSI Riau M Isnaini, didampingi Wakil Dirkom Doni Markos, Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Zona Riau Muhammad Haryono, serta perwakilan RS Awal Bros dan BPJS sebagai mitra sponsor.

Baca Juga:  Silva Resmi Perpanjang Kontrak

“Liga 4 Zona Riau ini diikuti sembilan klub. Awalnya ada 10 klub yang mendaftar, namun satu klub, yakni NIP FC Indragiri Hilir, mengundurkan diri,” ujar M Isnaini, Selasa (6/1).

- Advertisement -

Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Haryono menjelaskan, workshop menjadi rangkaian penting sebelum kompetisi resmi digulirkan. Melalui kegiatan ini, seluruh regulasi kompetisi dibahas agar dipahami dengan baik oleh klub peserta.

“Dengan adanya workshop ini, kami berharap tidak ada kendala teknis maupun administratif saat kompetisi berlangsung,” jelas Haryono.

- Advertisement -

Panitia juga menyiapkan tiga venue pertandingan, yakni Stadion Utama Riau, Lapangan Wahana, dan Gelora Hangtuah Sport Center Tenayan Raya. Jadwal pertandingan bersifat fleksibel mengingat pelaksanaan kompetisi diperkirakan berlangsung pada musim hujan.

“Seluruh klub peserta sudah menyepakati jadwal fleksibel tersebut saat workshop,” tambahnya.

Adapun persyaratan teknis Liga 4 Zona Riau meliputi status klub sebagai anggota atau calon anggota PSSI Riau. Pemain yang didaftarkan harus kelahiran 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2008, dengan kuota maksimal tujuh pemain senior dan total skuad maksimal 30 pemain.

Baca Juga:  Marcus/Kevin Masih yang Terbaik di Dunia

Selain itu, pelatih kepala diwajibkan memiliki lisensi minimal AFC B Diploma atau PSSI B Diploma. Pendaftaran pemain dan ofisial dilakukan secara daring melalui sistem SIAP.

Persyaratan lainnya, pemain harus berstatus amatir dan tidak terdaftar di klub lain. Untuk biaya, klub diwajibkan membayar biaya kompetisi sebesar Rp10 juta, ditambah iuran tahunan Rp7,5 juta bagi klub yang tidak aktif pada kompetisi 2024.

Sementara itu, klub yang aktif pada kompetisi sebelumnya dikenakan iuran tahunan sebesar Rp5 juta. Khusus klub peserta Piala Soeratin PSSI Riau 2025, dibebaskan dari kewajiban membayar iuran tahunan.

“Khusus tim yang mengikuti Piala Soeratin PSSI Riau 2025, kami bebaskan dari iuran tahunan,” ujar Ketua PSSI Riau Edward Riansyah. (das)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Asprov PSSI Riau menetapkan kick-off Liga 4 Zona Riau 2026 akan digelar pada 15 Januari 2026. Sebanyak sembilan klub dipastikan ambil bagian untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 3.

Sebagai persiapan awal, Asprov PSSI Riau telah menggelar workshop bersama klub peserta di Sekretariat PSSI Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Senin (5/1). Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan klub peserta, perangkat kompetisi, serta mitra pendukung.

Sembilan klub yang akan berkompetisi pada Liga 4 Zona Riau 2026 yakni Tunas Negeri Pekanbaru, EBR Pekanbaru, Kampar Junior FC, WGroup Pekanbaru, Jaya Raya Pekanbaru, Wahana FC, Nabil FC, PS Siak, dan Young Abadi FC. Dari seluruh peserta, hanya Nabil FC yang tidak hadir dalam agenda workshop.

Workshop dipimpin Direktur Kompetisi (Dirkom) PSSI Riau M Isnaini, didampingi Wakil Dirkom Doni Markos, Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Zona Riau Muhammad Haryono, serta perwakilan RS Awal Bros dan BPJS sebagai mitra sponsor.

Baca Juga:  Piala Dunia Anak Regional Riau Tuntas, Ini Tim yang Lolos ke Bandung

“Liga 4 Zona Riau ini diikuti sembilan klub. Awalnya ada 10 klub yang mendaftar, namun satu klub, yakni NIP FC Indragiri Hilir, mengundurkan diri,” ujar M Isnaini, Selasa (6/1).

Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Haryono menjelaskan, workshop menjadi rangkaian penting sebelum kompetisi resmi digulirkan. Melalui kegiatan ini, seluruh regulasi kompetisi dibahas agar dipahami dengan baik oleh klub peserta.

“Dengan adanya workshop ini, kami berharap tidak ada kendala teknis maupun administratif saat kompetisi berlangsung,” jelas Haryono.

Panitia juga menyiapkan tiga venue pertandingan, yakni Stadion Utama Riau, Lapangan Wahana, dan Gelora Hangtuah Sport Center Tenayan Raya. Jadwal pertandingan bersifat fleksibel mengingat pelaksanaan kompetisi diperkirakan berlangsung pada musim hujan.

“Seluruh klub peserta sudah menyepakati jadwal fleksibel tersebut saat workshop,” tambahnya.

Adapun persyaratan teknis Liga 4 Zona Riau meliputi status klub sebagai anggota atau calon anggota PSSI Riau. Pemain yang didaftarkan harus kelahiran 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2008, dengan kuota maksimal tujuh pemain senior dan total skuad maksimal 30 pemain.

Baca Juga:  Duel Perebutan Sabuk Juara Dunia Sejati Bisa Berlangsung di Saudi

Selain itu, pelatih kepala diwajibkan memiliki lisensi minimal AFC B Diploma atau PSSI B Diploma. Pendaftaran pemain dan ofisial dilakukan secara daring melalui sistem SIAP.

Persyaratan lainnya, pemain harus berstatus amatir dan tidak terdaftar di klub lain. Untuk biaya, klub diwajibkan membayar biaya kompetisi sebesar Rp10 juta, ditambah iuran tahunan Rp7,5 juta bagi klub yang tidak aktif pada kompetisi 2024.

Sementara itu, klub yang aktif pada kompetisi sebelumnya dikenakan iuran tahunan sebesar Rp5 juta. Khusus klub peserta Piala Soeratin PSSI Riau 2025, dibebaskan dari kewajiban membayar iuran tahunan.

“Khusus tim yang mengikuti Piala Soeratin PSSI Riau 2025, kami bebaskan dari iuran tahunan,” ujar Ketua PSSI Riau Edward Riansyah. (das)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari