Jumat, 22 Mei 2026
- Advertisement -

Pundit MotoGP: Jika Operasi Marquez Gagal, Kariernya Habis

MINESOTA (RIAUPOS.CO)  – Marc Marquez sudah tiba di Mayo Clinic, di mana dia akan menjalani operasi keempat untuk memulihkan cedera humerus pada lengan kanannya.

Rencananya, operasi dilakukan pada Jumat waktu Minnesota. Keputusan tersebut membuatnya akan menepi dari balapan MotoGP setidaknya hingga akhir musim 2022.

Marquez yang mendapatkan cedera tersebut pada MotoGP Jerez 2020 mengaku tidak pernah merasakan lengannya pulih seperti semula. Meskipun sudah menjalani tiga kali operasi.

Marquez sendiri tidak ingin sepanjang hidupnya bergantung pada obat penghilang rasa sakit (pain killer). Maka, ini adalah upaya terakhirnya untuk mengembalikan performa lengan kanannya yang memang sejak awal karier banyak menyelamatkan Marquez dari crash-crash hebat. Juga mendukung gaya balapnya yang dikenal dengan elbow down.

Pundit MotoGP Keith Huewen seperti dikutip Crash menyebut, operasi keempat yang bakal dilakoni Marquez adalah pertaruhan terakhir dalam kariernya.

Baca Juga:  Marc Marquez Kembali di Andalusia

”Usianya 29 tahun. Delapan kali juara dunia grand prix. Cedera itu sudah sangat mengganggunya. Dia tidak bisa lagi mengendarai motor seperti yang dia inginkan. Itu (lengan kanan) yang membuat perbedaan besar pada dirinya dibandingkan pembalap biasa di atas motor,” ucap Huewen.

”Ini adalah keputusan yang tepat (untuk operasi). Tapi jika gagal, kariernya habis. Aku rasa Marquez sedang berada pada puncak dari akhir kariernya. Dan itu harus dia ambil (keputusan pensiun) jika memang itu yang dia rasakan,” jelas mantan pembalap GP tersebut.

”Kami sudah berkali-kali membahasnya di siniar (podcast) ini. Seorang pembalap tidak bisa mengalami kecelakaan seperti yang dialami Marquez terus-menerus. Karena mereka pasti akan kehilangan masa depannya.”

Baca Juga:  Menang atas Sparta Praha, Milan Tak Terkalahkan di 23 Laga

”Dia hanya ingin memenangi MotoGP, menjadi juara dunia. Dia tidak tertarik untuk sekadar finis di barisan depan. Itulah yang menginspirasinya. Dan aku rasa, ini adalah peluang terakhirnya,” jelas Huewen.

Sumber; Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

MINESOTA (RIAUPOS.CO)  – Marc Marquez sudah tiba di Mayo Clinic, di mana dia akan menjalani operasi keempat untuk memulihkan cedera humerus pada lengan kanannya.

Rencananya, operasi dilakukan pada Jumat waktu Minnesota. Keputusan tersebut membuatnya akan menepi dari balapan MotoGP setidaknya hingga akhir musim 2022.

Marquez yang mendapatkan cedera tersebut pada MotoGP Jerez 2020 mengaku tidak pernah merasakan lengannya pulih seperti semula. Meskipun sudah menjalani tiga kali operasi.

Marquez sendiri tidak ingin sepanjang hidupnya bergantung pada obat penghilang rasa sakit (pain killer). Maka, ini adalah upaya terakhirnya untuk mengembalikan performa lengan kanannya yang memang sejak awal karier banyak menyelamatkan Marquez dari crash-crash hebat. Juga mendukung gaya balapnya yang dikenal dengan elbow down.

Pundit MotoGP Keith Huewen seperti dikutip Crash menyebut, operasi keempat yang bakal dilakoni Marquez adalah pertaruhan terakhir dalam kariernya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Atlet Basket 3x3 Riau Optimis Bawa Pulang Medali

”Usianya 29 tahun. Delapan kali juara dunia grand prix. Cedera itu sudah sangat mengganggunya. Dia tidak bisa lagi mengendarai motor seperti yang dia inginkan. Itu (lengan kanan) yang membuat perbedaan besar pada dirinya dibandingkan pembalap biasa di atas motor,” ucap Huewen.

”Ini adalah keputusan yang tepat (untuk operasi). Tapi jika gagal, kariernya habis. Aku rasa Marquez sedang berada pada puncak dari akhir kariernya. Dan itu harus dia ambil (keputusan pensiun) jika memang itu yang dia rasakan,” jelas mantan pembalap GP tersebut.

- Advertisement -

”Kami sudah berkali-kali membahasnya di siniar (podcast) ini. Seorang pembalap tidak bisa mengalami kecelakaan seperti yang dialami Marquez terus-menerus. Karena mereka pasti akan kehilangan masa depannya.”

Baca Juga:  Arjen Robben Putuskan Kembali Bermain

”Dia hanya ingin memenangi MotoGP, menjadi juara dunia. Dia tidak tertarik untuk sekadar finis di barisan depan. Itulah yang menginspirasinya. Dan aku rasa, ini adalah peluang terakhirnya,” jelas Huewen.

Sumber; Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MINESOTA (RIAUPOS.CO)  – Marc Marquez sudah tiba di Mayo Clinic, di mana dia akan menjalani operasi keempat untuk memulihkan cedera humerus pada lengan kanannya.

Rencananya, operasi dilakukan pada Jumat waktu Minnesota. Keputusan tersebut membuatnya akan menepi dari balapan MotoGP setidaknya hingga akhir musim 2022.

Marquez yang mendapatkan cedera tersebut pada MotoGP Jerez 2020 mengaku tidak pernah merasakan lengannya pulih seperti semula. Meskipun sudah menjalani tiga kali operasi.

Marquez sendiri tidak ingin sepanjang hidupnya bergantung pada obat penghilang rasa sakit (pain killer). Maka, ini adalah upaya terakhirnya untuk mengembalikan performa lengan kanannya yang memang sejak awal karier banyak menyelamatkan Marquez dari crash-crash hebat. Juga mendukung gaya balapnya yang dikenal dengan elbow down.

Pundit MotoGP Keith Huewen seperti dikutip Crash menyebut, operasi keempat yang bakal dilakoni Marquez adalah pertaruhan terakhir dalam kariernya.

Baca Juga:  Menang atas Sparta Praha, Milan Tak Terkalahkan di 23 Laga

”Usianya 29 tahun. Delapan kali juara dunia grand prix. Cedera itu sudah sangat mengganggunya. Dia tidak bisa lagi mengendarai motor seperti yang dia inginkan. Itu (lengan kanan) yang membuat perbedaan besar pada dirinya dibandingkan pembalap biasa di atas motor,” ucap Huewen.

”Ini adalah keputusan yang tepat (untuk operasi). Tapi jika gagal, kariernya habis. Aku rasa Marquez sedang berada pada puncak dari akhir kariernya. Dan itu harus dia ambil (keputusan pensiun) jika memang itu yang dia rasakan,” jelas mantan pembalap GP tersebut.

”Kami sudah berkali-kali membahasnya di siniar (podcast) ini. Seorang pembalap tidak bisa mengalami kecelakaan seperti yang dialami Marquez terus-menerus. Karena mereka pasti akan kehilangan masa depannya.”

Baca Juga:  Marc Marquez Kembali di Andalusia

”Dia hanya ingin memenangi MotoGP, menjadi juara dunia. Dia tidak tertarik untuk sekadar finis di barisan depan. Itulah yang menginspirasinya. Dan aku rasa, ini adalah peluang terakhirnya,” jelas Huewen.

Sumber; Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari