Selasa, 12 Mei 2026
- Advertisement -

Cederanya Kambuh, Carolina Marin Mundur 

MADRID (RIAUPOS.CO) – Pebulutangkis Spanyol, Carolina Marin, mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo 2020. Padahal dirinya sedang on fire. 

Pemain berusia 27 tahun itu selalu juara pada empat dari lima turnamen terakhir. Ajang yang dimaksud yaitu Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, Swiss Open, dan Kejuaraan Eropa. 

Dia juga kini berstatus sebagai juara bertahan setelah meraih medali emas Olimpiade 2016. Sayangnya Marin tidak bisa berpartisipasi pada ajang Olimpiade di Tokyo musim panas ini. Cedera menjadi penyebabnya. 

Dia mulai merasakan sakit di lutut kiri saat latihan Sabtu (29/5/2021) lalu. Setelah diperiksa ternyata Marin mendeirta cedera ACL. Kini dia harus naik meja operasi untuk sembuh. 

Baca Juga:  Soal Kemenangan KO, Pacquiao Lebih Ganas dari Ugas

“Setelah pemeriksaan selama akhir pekan ini dibarengi konsultasi medis, saya mengonfirmasi bahwa ACL saya robek dan kedua meniskus di lutut kiri saya. Saya akan menjalani operasi pekan ini dan memulai masa pemulihan,” kata Marin. 

“Ini pukulan lain yang harus saya hadapi, tetapi saya pasti akan kembali. Persiapan selama dua bulan terakhir menjadi sangat sulit dan di luar kendali tim. Saya akan dalam kondisi terbaik, tetapi untuk Olimpiade itu tidak mungkin,” ujarnya. 

Sebelumnya, Marin pernah mendapat cedera ACL di lutut kanannya saat tengah menjalani pertandingan final Indonesia Masters 2019 kontra Saina Nehwal (India). Akibat cedera tersebut, Marin butuh sekitar delapan bulan untuk pulih.

Baca Juga:  Kans Menyelamatkan Gelar Individu

Sumber: BWF/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

MADRID (RIAUPOS.CO) – Pebulutangkis Spanyol, Carolina Marin, mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo 2020. Padahal dirinya sedang on fire. 

Pemain berusia 27 tahun itu selalu juara pada empat dari lima turnamen terakhir. Ajang yang dimaksud yaitu Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, Swiss Open, dan Kejuaraan Eropa. 

Dia juga kini berstatus sebagai juara bertahan setelah meraih medali emas Olimpiade 2016. Sayangnya Marin tidak bisa berpartisipasi pada ajang Olimpiade di Tokyo musim panas ini. Cedera menjadi penyebabnya. 

Dia mulai merasakan sakit di lutut kiri saat latihan Sabtu (29/5/2021) lalu. Setelah diperiksa ternyata Marin mendeirta cedera ACL. Kini dia harus naik meja operasi untuk sembuh. 

Baca Juga:  Soal Kemenangan KO, Pacquiao Lebih Ganas dari Ugas

“Setelah pemeriksaan selama akhir pekan ini dibarengi konsultasi medis, saya mengonfirmasi bahwa ACL saya robek dan kedua meniskus di lutut kiri saya. Saya akan menjalani operasi pekan ini dan memulai masa pemulihan,” kata Marin. 

- Advertisement -

“Ini pukulan lain yang harus saya hadapi, tetapi saya pasti akan kembali. Persiapan selama dua bulan terakhir menjadi sangat sulit dan di luar kendali tim. Saya akan dalam kondisi terbaik, tetapi untuk Olimpiade itu tidak mungkin,” ujarnya. 

Sebelumnya, Marin pernah mendapat cedera ACL di lutut kanannya saat tengah menjalani pertandingan final Indonesia Masters 2019 kontra Saina Nehwal (India). Akibat cedera tersebut, Marin butuh sekitar delapan bulan untuk pulih.

- Advertisement -
Baca Juga:  Berharap KS Tiga Naga U-15 Melangkah Jauh

Sumber: BWF/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MADRID (RIAUPOS.CO) – Pebulutangkis Spanyol, Carolina Marin, mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo 2020. Padahal dirinya sedang on fire. 

Pemain berusia 27 tahun itu selalu juara pada empat dari lima turnamen terakhir. Ajang yang dimaksud yaitu Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, Swiss Open, dan Kejuaraan Eropa. 

Dia juga kini berstatus sebagai juara bertahan setelah meraih medali emas Olimpiade 2016. Sayangnya Marin tidak bisa berpartisipasi pada ajang Olimpiade di Tokyo musim panas ini. Cedera menjadi penyebabnya. 

Dia mulai merasakan sakit di lutut kiri saat latihan Sabtu (29/5/2021) lalu. Setelah diperiksa ternyata Marin mendeirta cedera ACL. Kini dia harus naik meja operasi untuk sembuh. 

Baca Juga:  Van de Beek Semakin Dekat ke Manchester Merah

“Setelah pemeriksaan selama akhir pekan ini dibarengi konsultasi medis, saya mengonfirmasi bahwa ACL saya robek dan kedua meniskus di lutut kiri saya. Saya akan menjalani operasi pekan ini dan memulai masa pemulihan,” kata Marin. 

“Ini pukulan lain yang harus saya hadapi, tetapi saya pasti akan kembali. Persiapan selama dua bulan terakhir menjadi sangat sulit dan di luar kendali tim. Saya akan dalam kondisi terbaik, tetapi untuk Olimpiade itu tidak mungkin,” ujarnya. 

Sebelumnya, Marin pernah mendapat cedera ACL di lutut kanannya saat tengah menjalani pertandingan final Indonesia Masters 2019 kontra Saina Nehwal (India). Akibat cedera tersebut, Marin butuh sekitar delapan bulan untuk pulih.

Baca Juga:  Mencari Antistriker Terbaik

Sumber: BWF/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari