Kamis, 25 Juni 2026
- Advertisement -

Diminta Bergabung dengan Apkarkusi

KUANSING (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kabupaten Kuansing mengajak petani karet Kuansing supaya bergabung dengan Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi (Apkarkusi).

Menurut Kepala Dinas Kopdagrin, Drs Azhar MM kepada Riau Pos, Selasa (28/9) mengatakan, keuntungan petani karet masuk dalam Apkarkusi adalah menentukan harga karet yang layak. "Petani bisa menjual harga karet lebih mahal daripada harga biasa. Begitu juga dengan siklus harga yang tetap stabil. Sehingga setiap pekan, para petani tidak perlu lagi memikirkan harga karet yang kerap turun drastis. Justeru, harga karet di Apkarkusi sering naik," kata Azhar. 

Dengan adanya sistem penjualan karet melalui pelelangan yang dilakukan oleh Koperasi Apkarkusi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani karet dengan harga yang bersaing.

Sepeti akhir pekan lalu, kata Azhar, kegiatan pelelangan karet di Kuansing dihadiri Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG (Sistem Resi Gudang) dan PLK, Bappebti Kementerian Perdagangan RI, Widiastuti dan Kadis Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UKM Provinsi Riau, Asrizal.(adv)
 

KUANSING (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kabupaten Kuansing mengajak petani karet Kuansing supaya bergabung dengan Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi (Apkarkusi).

Menurut Kepala Dinas Kopdagrin, Drs Azhar MM kepada Riau Pos, Selasa (28/9) mengatakan, keuntungan petani karet masuk dalam Apkarkusi adalah menentukan harga karet yang layak. "Petani bisa menjual harga karet lebih mahal daripada harga biasa. Begitu juga dengan siklus harga yang tetap stabil. Sehingga setiap pekan, para petani tidak perlu lagi memikirkan harga karet yang kerap turun drastis. Justeru, harga karet di Apkarkusi sering naik," kata Azhar. 

Dengan adanya sistem penjualan karet melalui pelelangan yang dilakukan oleh Koperasi Apkarkusi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani karet dengan harga yang bersaing.

Sepeti akhir pekan lalu, kata Azhar, kegiatan pelelangan karet di Kuansing dihadiri Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG (Sistem Resi Gudang) dan PLK, Bappebti Kementerian Perdagangan RI, Widiastuti dan Kadis Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UKM Provinsi Riau, Asrizal.(adv)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KUANSING (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kabupaten Kuansing mengajak petani karet Kuansing supaya bergabung dengan Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi (Apkarkusi).

Menurut Kepala Dinas Kopdagrin, Drs Azhar MM kepada Riau Pos, Selasa (28/9) mengatakan, keuntungan petani karet masuk dalam Apkarkusi adalah menentukan harga karet yang layak. "Petani bisa menjual harga karet lebih mahal daripada harga biasa. Begitu juga dengan siklus harga yang tetap stabil. Sehingga setiap pekan, para petani tidak perlu lagi memikirkan harga karet yang kerap turun drastis. Justeru, harga karet di Apkarkusi sering naik," kata Azhar. 

Dengan adanya sistem penjualan karet melalui pelelangan yang dilakukan oleh Koperasi Apkarkusi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani karet dengan harga yang bersaing.

Sepeti akhir pekan lalu, kata Azhar, kegiatan pelelangan karet di Kuansing dihadiri Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG (Sistem Resi Gudang) dan PLK, Bappebti Kementerian Perdagangan RI, Widiastuti dan Kadis Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UKM Provinsi Riau, Asrizal.(adv)
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari