Jumat, 4 April 2025
spot_img

CPO Tumpah Cemari Air Laut

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Tumpahan crude palm oil (CPO) kembali terjadi. Kali ini milik PT Sari Dumai Sejati (SDS) yang tumpah ke laut dekat Dermaga PT SDS di Kecamatan Sungai Sembilan. Beruntung tumpahan tersebut cepat diatasi hingga tidak menyebar. Kondisi ini menyebabkan air laut tercemar.

"Sudah kami tanggulangi sesuai regulasi termasuk menggunakan oil boom untuk melokalisir tumpahan," ujar Humas PT SDS Kameru Bangun, Selasa (28/1).

Ia mengaku pihak juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait seperti DLHK Kota Dumai, KSOP Kota Dumai. "Kami langsung melakukan pembersihan dan untuk proses penyebab terjadinya tumpahan CPO dalam proses investigasi DLH dan KSOP, " ujarnya

Baca Juga:  Keinginan Jokowi Direspons, DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibu Kota

Ia mengungkapkan tumpahan CPO mencemari laut Dumai, Selasa (28/01) pukul 06.00 WIB. "CPO tumpah akibat selang atau hose putus pada saat loading ke kapal. Tindakan pembersihan sudah di lakukan juga dibantu PT IBP untuk memasang oil boom untuk pemblokiran minyak agar tidak menyebar ke area lain," jelasnya.

Ia mengatakan untuk kejadian tersebut pihaknya juga akan menurunkan tim independen untuk melakukan investigasi terkait dengan tumpahan minyak tersebut. "Saat ini sudah bersih, di perkirakan sekitar 500 kilogram," sebutnya.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Afdal yang ditemui di PT SDS enggan memberikan keterangan. Ia mengatakan untuk konfirmasi langsung saja pada kepala dinas.

Baca Juga:  Infrastruktur Pendidikan di Perdesaan Jadi Prioritas

Sementara itu Kadis DLHK Kota Dumai Satria Wibowo mengatakan sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di PT SDS. "Saya belum dapat laporan lengkap, karena tim masih di lapangan," sebutnya saat dihubungi melalui seluler.(hsb)

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Tumpahan crude palm oil (CPO) kembali terjadi. Kali ini milik PT Sari Dumai Sejati (SDS) yang tumpah ke laut dekat Dermaga PT SDS di Kecamatan Sungai Sembilan. Beruntung tumpahan tersebut cepat diatasi hingga tidak menyebar. Kondisi ini menyebabkan air laut tercemar.

"Sudah kami tanggulangi sesuai regulasi termasuk menggunakan oil boom untuk melokalisir tumpahan," ujar Humas PT SDS Kameru Bangun, Selasa (28/1).

Ia mengaku pihak juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait seperti DLHK Kota Dumai, KSOP Kota Dumai. "Kami langsung melakukan pembersihan dan untuk proses penyebab terjadinya tumpahan CPO dalam proses investigasi DLH dan KSOP, " ujarnya

Baca Juga:  Keinginan Jokowi Direspons, DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibu Kota

Ia mengungkapkan tumpahan CPO mencemari laut Dumai, Selasa (28/01) pukul 06.00 WIB. "CPO tumpah akibat selang atau hose putus pada saat loading ke kapal. Tindakan pembersihan sudah di lakukan juga dibantu PT IBP untuk memasang oil boom untuk pemblokiran minyak agar tidak menyebar ke area lain," jelasnya.

Ia mengatakan untuk kejadian tersebut pihaknya juga akan menurunkan tim independen untuk melakukan investigasi terkait dengan tumpahan minyak tersebut. "Saat ini sudah bersih, di perkirakan sekitar 500 kilogram," sebutnya.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Afdal yang ditemui di PT SDS enggan memberikan keterangan. Ia mengatakan untuk konfirmasi langsung saja pada kepala dinas.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan DKI Jakarta Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat soal PTM

Sementara itu Kadis DLHK Kota Dumai Satria Wibowo mengatakan sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di PT SDS. "Saya belum dapat laporan lengkap, karena tim masih di lapangan," sebutnya saat dihubungi melalui seluler.(hsb)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

CPO Tumpah Cemari Air Laut

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Tumpahan crude palm oil (CPO) kembali terjadi. Kali ini milik PT Sari Dumai Sejati (SDS) yang tumpah ke laut dekat Dermaga PT SDS di Kecamatan Sungai Sembilan. Beruntung tumpahan tersebut cepat diatasi hingga tidak menyebar. Kondisi ini menyebabkan air laut tercemar.

"Sudah kami tanggulangi sesuai regulasi termasuk menggunakan oil boom untuk melokalisir tumpahan," ujar Humas PT SDS Kameru Bangun, Selasa (28/1).

Ia mengaku pihak juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait seperti DLHK Kota Dumai, KSOP Kota Dumai. "Kami langsung melakukan pembersihan dan untuk proses penyebab terjadinya tumpahan CPO dalam proses investigasi DLH dan KSOP, " ujarnya

Baca Juga:  Infrastruktur Pendidikan di Perdesaan Jadi Prioritas

Ia mengungkapkan tumpahan CPO mencemari laut Dumai, Selasa (28/01) pukul 06.00 WIB. "CPO tumpah akibat selang atau hose putus pada saat loading ke kapal. Tindakan pembersihan sudah di lakukan juga dibantu PT IBP untuk memasang oil boom untuk pemblokiran minyak agar tidak menyebar ke area lain," jelasnya.

Ia mengatakan untuk kejadian tersebut pihaknya juga akan menurunkan tim independen untuk melakukan investigasi terkait dengan tumpahan minyak tersebut. "Saat ini sudah bersih, di perkirakan sekitar 500 kilogram," sebutnya.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Afdal yang ditemui di PT SDS enggan memberikan keterangan. Ia mengatakan untuk konfirmasi langsung saja pada kepala dinas.

Baca Juga:  Mendes PDTT Raih Dr HC

Sementara itu Kadis DLHK Kota Dumai Satria Wibowo mengatakan sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di PT SDS. "Saya belum dapat laporan lengkap, karena tim masih di lapangan," sebutnya saat dihubungi melalui seluler.(hsb)

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Tumpahan crude palm oil (CPO) kembali terjadi. Kali ini milik PT Sari Dumai Sejati (SDS) yang tumpah ke laut dekat Dermaga PT SDS di Kecamatan Sungai Sembilan. Beruntung tumpahan tersebut cepat diatasi hingga tidak menyebar. Kondisi ini menyebabkan air laut tercemar.

"Sudah kami tanggulangi sesuai regulasi termasuk menggunakan oil boom untuk melokalisir tumpahan," ujar Humas PT SDS Kameru Bangun, Selasa (28/1).

Ia mengaku pihak juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait seperti DLHK Kota Dumai, KSOP Kota Dumai. "Kami langsung melakukan pembersihan dan untuk proses penyebab terjadinya tumpahan CPO dalam proses investigasi DLH dan KSOP, " ujarnya

Baca Juga:  Google Sembunyikan Aplikasi Terkait Virus Corona di Play Store

Ia mengungkapkan tumpahan CPO mencemari laut Dumai, Selasa (28/01) pukul 06.00 WIB. "CPO tumpah akibat selang atau hose putus pada saat loading ke kapal. Tindakan pembersihan sudah di lakukan juga dibantu PT IBP untuk memasang oil boom untuk pemblokiran minyak agar tidak menyebar ke area lain," jelasnya.

Ia mengatakan untuk kejadian tersebut pihaknya juga akan menurunkan tim independen untuk melakukan investigasi terkait dengan tumpahan minyak tersebut. "Saat ini sudah bersih, di perkirakan sekitar 500 kilogram," sebutnya.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Afdal yang ditemui di PT SDS enggan memberikan keterangan. Ia mengatakan untuk konfirmasi langsung saja pada kepala dinas.

Baca Juga:  Pesan Airlangga di Kongres Ikhwanul Muballighin soal Pemulihan Ekonomi

Sementara itu Kadis DLHK Kota Dumai Satria Wibowo mengatakan sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di PT SDS. "Saya belum dapat laporan lengkap, karena tim masih di lapangan," sebutnya saat dihubungi melalui seluler.(hsb)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari