Kamis, 13 Agustus 2026
- Advertisement -

Pemulihan Ekonomi lewat Investasi dan Wisata

(RIAUPOS.CO) – Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan langsung mengikuti temu konsultasi triwulan Bappenas-Bappeda seluruh Indonesia melalui telekonferensi pada hari perdana masuk kerja pasca Idulfitri, Selasa (26/5). Hal ini terkait penentuan langkah-langkah untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman selama Pandemi Covid-19.

Azwan yang berkomunikasi lewat telekonferensi bersama Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan Kepala Bappeda seluruh Indonesia diminta mencermati kondisi Covid-19. Selama pandemi didapati sistem kesehatan nasional masih rapuh. Maka Suharso pada kesempatan tersebut meminta kepada daerah untuk menyusun ulang sistem kesehatan hingga ke kecamatan.

“Mari kita susun sistem kesehatan hingga kecamatan, dimana kita memiliki puskesmas, menyusun sistem bagaimana terpenuhinya ketersediaan dokter, alat kesehatan, obat- obatan, perawat dan sebagainya,’’ ujarnya dalam konsultasi tersebut.

Baca Juga:  Dankorbrimob Lepas Pasukan ke Turki dan Irlandia

Azwan menyebutkan, dalam kondisi Covid-19 yang masih berlangsung ini, arah pembangunan ke depan adalah pemulihan ekonomi dan reformasi sosial. Pembangunan ini mengarah pada pembangunan industri, investasi dan pariwisata. Strategi ini menurut Azwan  sangat penting dalam rangka menyikapi kondisi bangsa dan daerah yang saat ini masih didera Pandemi Covid-19.

“Arah pembangunan di daerah diselaraskan dengan arah pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan sistem kesehatan dan kita akan mengikuti arahan itu,’’ terang Azwan.

Dengan kondisi Covid-19 saat ini, telah terjadi pergeseran tema RKP pada tahun 2021. Arahnya adalah percepatan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial dengan fokus pada pemulihan industri pariwisata dan investasi. Reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem jaringan pengaman sosial dan reformasi sistem ketahanan bencana juga menjadi titik penting.(adv)

Baca Juga:  Pemkab Janjikan Pembangunan Turap

 

 

(RIAUPOS.CO) – Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan langsung mengikuti temu konsultasi triwulan Bappenas-Bappeda seluruh Indonesia melalui telekonferensi pada hari perdana masuk kerja pasca Idulfitri, Selasa (26/5). Hal ini terkait penentuan langkah-langkah untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman selama Pandemi Covid-19.

Azwan yang berkomunikasi lewat telekonferensi bersama Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan Kepala Bappeda seluruh Indonesia diminta mencermati kondisi Covid-19. Selama pandemi didapati sistem kesehatan nasional masih rapuh. Maka Suharso pada kesempatan tersebut meminta kepada daerah untuk menyusun ulang sistem kesehatan hingga ke kecamatan.

“Mari kita susun sistem kesehatan hingga kecamatan, dimana kita memiliki puskesmas, menyusun sistem bagaimana terpenuhinya ketersediaan dokter, alat kesehatan, obat- obatan, perawat dan sebagainya,’’ ujarnya dalam konsultasi tersebut.

Baca Juga:  Lepas Purna Tugas 13 Alumni Akpol 1991

Azwan menyebutkan, dalam kondisi Covid-19 yang masih berlangsung ini, arah pembangunan ke depan adalah pemulihan ekonomi dan reformasi sosial. Pembangunan ini mengarah pada pembangunan industri, investasi dan pariwisata. Strategi ini menurut Azwan  sangat penting dalam rangka menyikapi kondisi bangsa dan daerah yang saat ini masih didera Pandemi Covid-19.

“Arah pembangunan di daerah diselaraskan dengan arah pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan sistem kesehatan dan kita akan mengikuti arahan itu,’’ terang Azwan.

- Advertisement -

Dengan kondisi Covid-19 saat ini, telah terjadi pergeseran tema RKP pada tahun 2021. Arahnya adalah percepatan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial dengan fokus pada pemulihan industri pariwisata dan investasi. Reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem jaringan pengaman sosial dan reformasi sistem ketahanan bencana juga menjadi titik penting.(adv)

Baca Juga:  DPRD Ingatkan Bupati Kuansing, Pejabat Plt Tak Dibolehkan Terima Tunjangan

 

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan langsung mengikuti temu konsultasi triwulan Bappenas-Bappeda seluruh Indonesia melalui telekonferensi pada hari perdana masuk kerja pasca Idulfitri, Selasa (26/5). Hal ini terkait penentuan langkah-langkah untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman selama Pandemi Covid-19.

Azwan yang berkomunikasi lewat telekonferensi bersama Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan Kepala Bappeda seluruh Indonesia diminta mencermati kondisi Covid-19. Selama pandemi didapati sistem kesehatan nasional masih rapuh. Maka Suharso pada kesempatan tersebut meminta kepada daerah untuk menyusun ulang sistem kesehatan hingga ke kecamatan.

“Mari kita susun sistem kesehatan hingga kecamatan, dimana kita memiliki puskesmas, menyusun sistem bagaimana terpenuhinya ketersediaan dokter, alat kesehatan, obat- obatan, perawat dan sebagainya,’’ ujarnya dalam konsultasi tersebut.

Baca Juga:  Tren Umrah Backpacker Tak Bisa Dibendung

Azwan menyebutkan, dalam kondisi Covid-19 yang masih berlangsung ini, arah pembangunan ke depan adalah pemulihan ekonomi dan reformasi sosial. Pembangunan ini mengarah pada pembangunan industri, investasi dan pariwisata. Strategi ini menurut Azwan  sangat penting dalam rangka menyikapi kondisi bangsa dan daerah yang saat ini masih didera Pandemi Covid-19.

“Arah pembangunan di daerah diselaraskan dengan arah pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan sistem kesehatan dan kita akan mengikuti arahan itu,’’ terang Azwan.

Dengan kondisi Covid-19 saat ini, telah terjadi pergeseran tema RKP pada tahun 2021. Arahnya adalah percepatan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial dengan fokus pada pemulihan industri pariwisata dan investasi. Reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem jaringan pengaman sosial dan reformasi sistem ketahanan bencana juga menjadi titik penting.(adv)

Baca Juga:  Meriahkan HUT Rohil, Digelar Permainan Rakyat

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari