Minggu, 16 Agustus 2026
- Advertisement -

KY Buka Pendaftaran Penerimaan Calon Hakim Agung dan Ad Hoc

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Yudisial (KY) kembali membuka pendaftaran penerimaan calon hakim agung dan calon hakim ad hoc untuk Mahkamah Agung (MA) pada tahun ini. Dalam rekrutmen kali ini, KY membuka penerimaan 20 hakim sesuai kebutuhan MA.

’’MA membutuhkan 20 hakim dengan rincian 11 orang hakim agung dan sembilan hakim ad hoc,’’ kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Aidul Fitriciada Azhari, di kantor KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Aidul menuturkan, penerimaan calon hakim agung sebanyak 11 orang nantinya akan disalurkan ke beberapa kamar bidang. Dia merinci, kamar bidang perdata membutuhkan empat orang calon hakim untuk menggantikan Hakim Suwardi, Abdurrahman, Soltoni Mohdally dan Mahdi Soroinda Nasution.

Baca Juga:  Warga Enggan Gunakan Masker Kena Sanksi

Kamar bidang pidana membutuhkan tiga orang calon hakim menggantikan Artidjo Alkostar, Wahidin dan Sumardijatmo. Sementara untuk kamar bidang militer membutuhkan dua orang calon hakim yang akan menggantikan Timur P Manurung, Gayus Lumbuun.

Menurut Aidil, ada dua kamar bidang lagi yang masih membutuhkan calon hakim meski kebutuhannya hanya satu orang. ’’Satu orang untuk kamar Agama menggantikan Muchtar Zamzami, serta satu orang untuk kamar Tata Usaha Negara dengan keahlian khusus pajak,’’ ungkap Aidul.

Sementara untuk hakim ad hoc, MA membutuhkan tiga hakim ad hoc Tipikor dan enam hakim ad hoc Hubungan Industrial. Untuk Hubungan Industrial terdiri dari tiga orang dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan tiga dari unsur serikat pekerja atau serikat buruh.

Baca Juga:  Pemakaman pun Harus Pakai Genset

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Yudisial (KY) kembali membuka pendaftaran penerimaan calon hakim agung dan calon hakim ad hoc untuk Mahkamah Agung (MA) pada tahun ini. Dalam rekrutmen kali ini, KY membuka penerimaan 20 hakim sesuai kebutuhan MA.

’’MA membutuhkan 20 hakim dengan rincian 11 orang hakim agung dan sembilan hakim ad hoc,’’ kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Aidul Fitriciada Azhari, di kantor KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Aidul menuturkan, penerimaan calon hakim agung sebanyak 11 orang nantinya akan disalurkan ke beberapa kamar bidang. Dia merinci, kamar bidang perdata membutuhkan empat orang calon hakim untuk menggantikan Hakim Suwardi, Abdurrahman, Soltoni Mohdally dan Mahdi Soroinda Nasution.

Baca Juga:  Warna Serba Matching

Kamar bidang pidana membutuhkan tiga orang calon hakim menggantikan Artidjo Alkostar, Wahidin dan Sumardijatmo. Sementara untuk kamar bidang militer membutuhkan dua orang calon hakim yang akan menggantikan Timur P Manurung, Gayus Lumbuun.

Menurut Aidil, ada dua kamar bidang lagi yang masih membutuhkan calon hakim meski kebutuhannya hanya satu orang. ’’Satu orang untuk kamar Agama menggantikan Muchtar Zamzami, serta satu orang untuk kamar Tata Usaha Negara dengan keahlian khusus pajak,’’ ungkap Aidul.

- Advertisement -

Sementara untuk hakim ad hoc, MA membutuhkan tiga hakim ad hoc Tipikor dan enam hakim ad hoc Hubungan Industrial. Untuk Hubungan Industrial terdiri dari tiga orang dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan tiga dari unsur serikat pekerja atau serikat buruh.

Baca Juga:  Pemangkasan Eselon III dan IV, 430 Ribu PNS Akan Kehilangan Jabatan

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Yudisial (KY) kembali membuka pendaftaran penerimaan calon hakim agung dan calon hakim ad hoc untuk Mahkamah Agung (MA) pada tahun ini. Dalam rekrutmen kali ini, KY membuka penerimaan 20 hakim sesuai kebutuhan MA.

’’MA membutuhkan 20 hakim dengan rincian 11 orang hakim agung dan sembilan hakim ad hoc,’’ kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Aidul Fitriciada Azhari, di kantor KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Aidul menuturkan, penerimaan calon hakim agung sebanyak 11 orang nantinya akan disalurkan ke beberapa kamar bidang. Dia merinci, kamar bidang perdata membutuhkan empat orang calon hakim untuk menggantikan Hakim Suwardi, Abdurrahman, Soltoni Mohdally dan Mahdi Soroinda Nasution.

Baca Juga:  Warna Serba Matching

Kamar bidang pidana membutuhkan tiga orang calon hakim menggantikan Artidjo Alkostar, Wahidin dan Sumardijatmo. Sementara untuk kamar bidang militer membutuhkan dua orang calon hakim yang akan menggantikan Timur P Manurung, Gayus Lumbuun.

Menurut Aidil, ada dua kamar bidang lagi yang masih membutuhkan calon hakim meski kebutuhannya hanya satu orang. ’’Satu orang untuk kamar Agama menggantikan Muchtar Zamzami, serta satu orang untuk kamar Tata Usaha Negara dengan keahlian khusus pajak,’’ ungkap Aidul.

Sementara untuk hakim ad hoc, MA membutuhkan tiga hakim ad hoc Tipikor dan enam hakim ad hoc Hubungan Industrial. Untuk Hubungan Industrial terdiri dari tiga orang dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan tiga dari unsur serikat pekerja atau serikat buruh.

Baca Juga:  Pemakaman pun Harus Pakai Genset

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari