23.2 C
Pekanbaru
Rabu, 2 April 2025
spot_img

Polisi Amankan Pelaku Sindikat Penipuan Online Internasional

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Polres Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, berhasil membongkar sindikat penipuan melalui media sosial jaringan Internasional. Dari 5 pelaku, 1 diantaranya merupakan warga negara Nigeria.

Sedangkan korbanya seorang janda inisial AS (53) adalah warga Kota Tembilahan, Inhil, Riau. Diungkap petugas, James (35) yang merupakan otak pelaku menggunakan modus akan menikahi korban tersebut. 

“Pelaku mengaku sebagai anggota Militer Amerika Serikat, yang dalam waktu dekat akan pensiun dan siap menikahi korban,”ungkap Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, saat memberikan keterangan pers, Jumat (27/11/2020) siang.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku dibantu 4 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berasal dari Jakarta. Diantaranya GU (29), TA (34) dan SF (27) berjenis kelami perempuan. Sedangkan AZ (32) berjenis kelamin laki-laki. 

Baca Juga:  Polisi Amankan Dua Butir Peluru Ditemukan di Motor Pelaku Bom Bunuh Diri

Diceritakan Kapolres, awalnya korban berkenalan dengan pemilik akun facebook atas nama Aamir Rafiq pada September 2020 lalu. Lalu kemudian dilanjutkan dengan percakapan via Messenger dan WhatsApp.

Dalam percakapan itu, Aamir Rafiq berjanji kepada korban akan mengirimkan uang sebesar USD 1.500.000 atau setara dengan Rp 22.500.000.000 untuk investasi di Indonesia.

Lalu korban dihubungi oleh seseorang mengaku bernama Julia yang merupakan SF. Disini SF berperan selaku agen ekspedisi kurir atas perintah James, memberitahukan bahwa uang yang dikirim oleh Aamir Rafiq sebesar USD 1.500.000 US telah cair.

“SF meminta korban untuk mengirimkan sejuMlah uang melalui transfer ke salah satu Bank atas nama AZ,” terang kapolres. 

- Advertisement -
Baca Juga:  Pagi, Kabut Tebal Selimuti Bagansiapapi

Merasa sudah tertipu, korban melaporkan kasus tersebut kepada petugas kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan para pelaku di Jakarta, pada 22 dan 23 November 2020. Lalu kemudian dibawa ke Polres Inhil untuk penyidikan lebih lanjut.

Selain 5 pelaku juga diamankan barang bukti (BB) 6 unit handphone dan buku tabungan sebagai alat yang digunakan pelaku untuk melakukan penipuan. Para pelaku dikenai pasal 378 Jo 55 Jo 56 dan atau 480 ayat 1 KUHPidana dan pasal 28 ayat 1 UU no. 11 tahun 2008 tentang ITE dengan pidana 4 tahun penjara.

 

Laporan: Indra Effendri (Tembilahan)

Editor: Afiat Ananda

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Genangan Tak Surut, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton

Selama dua bulan terakhir, Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton di perbatasan Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, dengan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, masih tergenang air.

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.