Rabu, 29 April 2026
- Advertisement -

KUMKM untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat

INDRAGIRIHILIR (RIAUPOS.CO) — Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil) H Syamsuddin Uti (SU) menghadiri rapat koordinasi (rakor) Koperasi Usaha, Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Selasa (26/11).

Saat itu Wabup sempat menyinggung program-program untuk masyarakat miskin. Oleh karena itu kehadiran KUMKM bertujuan untuk kepentingan penguatan ekonomi masyarakat Indragiri Hilir.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil membantu masyarakat ekonomi lemah," kata Wabup Inhil H Syamsuddin Uti.

Masih dikatakan wabup, selaku pimpinan daerah dia sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat. Terlebih lagi untuk membantu masyarakat yang tergolong dalam masyarakat ekonomi lemah.

Dia juga mengakui bahwa selama ini banyak masyarakat yang melapor terkait program untuk masyarakat miskin yang tidak tepat sasaran. Oleh karenanya, dinas terkait diminta untuk mendata kembali terhadap permasalahan tersebut.

"Saya ingin tahu berapa sebetulnya orang miskin yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Lakukanlah pendataan secara baik," pesanya.

Sementara itu Kepala Dinas perdagangan koperasi dan UKM Provinsi Riau Yuliwiriati Moesa mengatakan kegiatan tersebut untuk mempermudah koordinasi akses permodalan bagi masyarakat Inhil.

"Ini merupakan salah satu program dari provinsi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama untuk UMKM," paparnya.

Menurut dia, masih banyak persoalan terhadap UMKM. Terutama dalam upaya meningkatkan mutu produk demi menguatkan daya saing. Salah satunya mengatasi keterbatasan permodalan.(adv)

INDRAGIRIHILIR (RIAUPOS.CO) — Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil) H Syamsuddin Uti (SU) menghadiri rapat koordinasi (rakor) Koperasi Usaha, Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Selasa (26/11).

Saat itu Wabup sempat menyinggung program-program untuk masyarakat miskin. Oleh karena itu kehadiran KUMKM bertujuan untuk kepentingan penguatan ekonomi masyarakat Indragiri Hilir.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil membantu masyarakat ekonomi lemah," kata Wabup Inhil H Syamsuddin Uti.

Masih dikatakan wabup, selaku pimpinan daerah dia sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat. Terlebih lagi untuk membantu masyarakat yang tergolong dalam masyarakat ekonomi lemah.

Dia juga mengakui bahwa selama ini banyak masyarakat yang melapor terkait program untuk masyarakat miskin yang tidak tepat sasaran. Oleh karenanya, dinas terkait diminta untuk mendata kembali terhadap permasalahan tersebut.

- Advertisement -

"Saya ingin tahu berapa sebetulnya orang miskin yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Lakukanlah pendataan secara baik," pesanya.

Sementara itu Kepala Dinas perdagangan koperasi dan UKM Provinsi Riau Yuliwiriati Moesa mengatakan kegiatan tersebut untuk mempermudah koordinasi akses permodalan bagi masyarakat Inhil.

- Advertisement -

"Ini merupakan salah satu program dari provinsi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama untuk UMKM," paparnya.

Menurut dia, masih banyak persoalan terhadap UMKM. Terutama dalam upaya meningkatkan mutu produk demi menguatkan daya saing. Salah satunya mengatasi keterbatasan permodalan.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

INDRAGIRIHILIR (RIAUPOS.CO) — Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil) H Syamsuddin Uti (SU) menghadiri rapat koordinasi (rakor) Koperasi Usaha, Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Selasa (26/11).

Saat itu Wabup sempat menyinggung program-program untuk masyarakat miskin. Oleh karena itu kehadiran KUMKM bertujuan untuk kepentingan penguatan ekonomi masyarakat Indragiri Hilir.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil membantu masyarakat ekonomi lemah," kata Wabup Inhil H Syamsuddin Uti.

Masih dikatakan wabup, selaku pimpinan daerah dia sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat. Terlebih lagi untuk membantu masyarakat yang tergolong dalam masyarakat ekonomi lemah.

Dia juga mengakui bahwa selama ini banyak masyarakat yang melapor terkait program untuk masyarakat miskin yang tidak tepat sasaran. Oleh karenanya, dinas terkait diminta untuk mendata kembali terhadap permasalahan tersebut.

"Saya ingin tahu berapa sebetulnya orang miskin yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Lakukanlah pendataan secara baik," pesanya.

Sementara itu Kepala Dinas perdagangan koperasi dan UKM Provinsi Riau Yuliwiriati Moesa mengatakan kegiatan tersebut untuk mempermudah koordinasi akses permodalan bagi masyarakat Inhil.

"Ini merupakan salah satu program dari provinsi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama untuk UMKM," paparnya.

Menurut dia, masih banyak persoalan terhadap UMKM. Terutama dalam upaya meningkatkan mutu produk demi menguatkan daya saing. Salah satunya mengatasi keterbatasan permodalan.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari