Minggu, 12 April 2026
- Advertisement -

Datuk Penghulu Bagan Jawa Dilantik

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kendati dibayang-bayangi adanya gugatan ke PTUN terkait Pemilihan Kepenghuluan (Pilpeng) di Bagan Jawa, datuk penghulu terpilih Markasim resmi dilantik, Selasa (26/1).

Pelantikan dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Drs H Jamiludin, yang dipusatkan di lingkungan aula Masjid Jam’i, Bagan Jawa. Pada sambutannya Jamiludin mengatakan, pelantikan Markasim sebagai penghulu merupakan hasil dari pelaksanaan pilpeng serentak tahap III.

“Untuk itu jalankan amanah yang diberikan masyarakat dan agar bisa mengayomi masyarakat. Karena penghulu merupakan ujung tombak dari pemerintah daerah,” kata Jamiludin. Wabup juga mengingatkan kepada datuk penghulu bisa melakukan kerjasama dengan BPKep.

Ia menerangkan, jangan sampai ada kepala desa atau penghulu yang bentrok dengan BPKep. Untuk itu perlu dilakukan koordinasi yang baik agar pembangunan desa berjalan seperti apa yang diharapkan masyarakat.

Baca Juga:  Sewa Heli Rp35 Juta per Jam

Datuk Penghulu Bagan Jawa, Markasim mengatakan kalau salah satu syarat dirinya dilantik berdasarkan peraturan bupati (perbup). “Memang dalam pilpeng tahap III terjadi gugatan sengketa, akan tetapi tidak boleh menunda jadwal pelantikan penghulu terpilih. Karena penghulu terpilih wajib dilantik,” katanya.

Ia juga berharap kepada dua kepenghuluan lainnya yang memiliki gugatan dari calon lain bisa secepatnya dilantik. Ia menambahkan pihaknya bersyukur bahwa bisa dilaksanakan pelantikan sebagai penghulu. Menyikapi adanya gugatan ke PTUN lanjutnya hal itu merupakan hak yang dimiliki oleh kontestan dan ia menghormati proses yang akan berjalan nantinya.(fad)

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kendati dibayang-bayangi adanya gugatan ke PTUN terkait Pemilihan Kepenghuluan (Pilpeng) di Bagan Jawa, datuk penghulu terpilih Markasim resmi dilantik, Selasa (26/1).

Pelantikan dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Drs H Jamiludin, yang dipusatkan di lingkungan aula Masjid Jam’i, Bagan Jawa. Pada sambutannya Jamiludin mengatakan, pelantikan Markasim sebagai penghulu merupakan hasil dari pelaksanaan pilpeng serentak tahap III.

“Untuk itu jalankan amanah yang diberikan masyarakat dan agar bisa mengayomi masyarakat. Karena penghulu merupakan ujung tombak dari pemerintah daerah,” kata Jamiludin. Wabup juga mengingatkan kepada datuk penghulu bisa melakukan kerjasama dengan BPKep.

Ia menerangkan, jangan sampai ada kepala desa atau penghulu yang bentrok dengan BPKep. Untuk itu perlu dilakukan koordinasi yang baik agar pembangunan desa berjalan seperti apa yang diharapkan masyarakat.

Baca Juga:  Bulan Sutena, Seleb Tiktok Bikin Terpesona

Datuk Penghulu Bagan Jawa, Markasim mengatakan kalau salah satu syarat dirinya dilantik berdasarkan peraturan bupati (perbup). “Memang dalam pilpeng tahap III terjadi gugatan sengketa, akan tetapi tidak boleh menunda jadwal pelantikan penghulu terpilih. Karena penghulu terpilih wajib dilantik,” katanya.

- Advertisement -

Ia juga berharap kepada dua kepenghuluan lainnya yang memiliki gugatan dari calon lain bisa secepatnya dilantik. Ia menambahkan pihaknya bersyukur bahwa bisa dilaksanakan pelantikan sebagai penghulu. Menyikapi adanya gugatan ke PTUN lanjutnya hal itu merupakan hak yang dimiliki oleh kontestan dan ia menghormati proses yang akan berjalan nantinya.(fad)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Tinggal Lengkuas

Tetap Ingin Bercerai

Trending Tags

Rubrik dicari

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kendati dibayang-bayangi adanya gugatan ke PTUN terkait Pemilihan Kepenghuluan (Pilpeng) di Bagan Jawa, datuk penghulu terpilih Markasim resmi dilantik, Selasa (26/1).

Pelantikan dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Drs H Jamiludin, yang dipusatkan di lingkungan aula Masjid Jam’i, Bagan Jawa. Pada sambutannya Jamiludin mengatakan, pelantikan Markasim sebagai penghulu merupakan hasil dari pelaksanaan pilpeng serentak tahap III.

“Untuk itu jalankan amanah yang diberikan masyarakat dan agar bisa mengayomi masyarakat. Karena penghulu merupakan ujung tombak dari pemerintah daerah,” kata Jamiludin. Wabup juga mengingatkan kepada datuk penghulu bisa melakukan kerjasama dengan BPKep.

Ia menerangkan, jangan sampai ada kepala desa atau penghulu yang bentrok dengan BPKep. Untuk itu perlu dilakukan koordinasi yang baik agar pembangunan desa berjalan seperti apa yang diharapkan masyarakat.

Baca Juga:  Pemko Dumai dan PLN Jalin Kerja Sama

Datuk Penghulu Bagan Jawa, Markasim mengatakan kalau salah satu syarat dirinya dilantik berdasarkan peraturan bupati (perbup). “Memang dalam pilpeng tahap III terjadi gugatan sengketa, akan tetapi tidak boleh menunda jadwal pelantikan penghulu terpilih. Karena penghulu terpilih wajib dilantik,” katanya.

Ia juga berharap kepada dua kepenghuluan lainnya yang memiliki gugatan dari calon lain bisa secepatnya dilantik. Ia menambahkan pihaknya bersyukur bahwa bisa dilaksanakan pelantikan sebagai penghulu. Menyikapi adanya gugatan ke PTUN lanjutnya hal itu merupakan hak yang dimiliki oleh kontestan dan ia menghormati proses yang akan berjalan nantinya.(fad)

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Tinggal Lengkuas

Tetap Ingin Bercerai

Trending Tags

Rubrik dicari