Selasa, 2 Juni 2026
- Advertisement -

Terciprat Genangan Air

(RIAUPOS.CO) — KOTA Pekanbaru sedang musim hujan. Jalan-jalan banyak yang digenangi air. Lubang-lubang pun tertutup genangan air.

Lani (30, bukan nama sebenarnya) baru saja menjemput anaknya pulang dari sekolah. Mengendarai sepeda motor, ibu dan anak itu melintasi Jalan Srikandi.

Tiba-tiba. Byuuuurrr….

Air genangan yang ada di jalan mengenai wajah dan tubuh Lani. Ternyata, ada pengendara motor yang ngebut dan melewati genangan sehingga air genangan terciprat ke wajah Lani.

Lani pun marah. Sambil mengelap wajahnya dengan jaket dan memastikan anaknya tidak kenapa-napa, Lani lantas tancap gas mengejar si pengendara tadi.

Di atas motor yang berlari kencang, Lani terus saja mengomel. Hingga akhirnya ia bisa mengejar si pelaku dan memberhentikannya.

Baca Juga:  Citra Kirana Ungkap Alasan Akhirnya Berhijab

Di tengah jalan, Lani memarahi pengendara tersebut.

“Hei… Kalau bawa kendaraan itu lihat-lihat kiri-kanan. Main ngebut saja,’’ kata Lani sambil turun dari motornya.

‘’Lihat nih, saya jadi basah gara-gara kamu. Mau kabur kamu, ya?’’ cecar Lani dengan suaranya yang cempreng.

Si pengendara itu pun hanya bisa diam. Ia pun hanya bisa meminta maaf.

“Iya ibu saya minta maaf. Saya juga nggak tahu kalau ada lubang di jalan itu. Sekali lagi saya minta maaf ya, Bu,”kata si pengendara.

Namun, ternyata suara cempreng Lani membuat warga sekitar mengerumuninya. Para pengendara lain yang melintas pun banyak yang berhenti untuk tahu apa yang sedang terjadi.

Baca Juga:  Luhut Pandjaitan Telat Datang, Tak Foto Perpisahan Bersama Jokowi-JK,

“Sudahlah Mbak… Dimaafkan saja. Mungkin dia tidak sengaja. Lagian kamu juga dek sudah tau motor kamu menyipratkan air di tubuh orang bukannya meminta maaf dan berhenti ini malah kabur. Lain kali nggak boleh seperti itu ya,” kata salah seorang warga yang langsung menasehati keduanya.

Karena telah didamaikan. Lani pun beserta anaknya pergi meninggalkan pengendara tersebut dengan hati yang masih kesal.(ayi)

 

(RIAUPOS.CO) — KOTA Pekanbaru sedang musim hujan. Jalan-jalan banyak yang digenangi air. Lubang-lubang pun tertutup genangan air.

Lani (30, bukan nama sebenarnya) baru saja menjemput anaknya pulang dari sekolah. Mengendarai sepeda motor, ibu dan anak itu melintasi Jalan Srikandi.

Tiba-tiba. Byuuuurrr….

Air genangan yang ada di jalan mengenai wajah dan tubuh Lani. Ternyata, ada pengendara motor yang ngebut dan melewati genangan sehingga air genangan terciprat ke wajah Lani.

Lani pun marah. Sambil mengelap wajahnya dengan jaket dan memastikan anaknya tidak kenapa-napa, Lani lantas tancap gas mengejar si pengendara tadi.

- Advertisement -

Di atas motor yang berlari kencang, Lani terus saja mengomel. Hingga akhirnya ia bisa mengejar si pelaku dan memberhentikannya.

Baca Juga:  Obat HIV Diyakini Bisa Obati Pasien Virus Corona

Di tengah jalan, Lani memarahi pengendara tersebut.

- Advertisement -

“Hei… Kalau bawa kendaraan itu lihat-lihat kiri-kanan. Main ngebut saja,’’ kata Lani sambil turun dari motornya.

‘’Lihat nih, saya jadi basah gara-gara kamu. Mau kabur kamu, ya?’’ cecar Lani dengan suaranya yang cempreng.

Si pengendara itu pun hanya bisa diam. Ia pun hanya bisa meminta maaf.

“Iya ibu saya minta maaf. Saya juga nggak tahu kalau ada lubang di jalan itu. Sekali lagi saya minta maaf ya, Bu,”kata si pengendara.

Namun, ternyata suara cempreng Lani membuat warga sekitar mengerumuninya. Para pengendara lain yang melintas pun banyak yang berhenti untuk tahu apa yang sedang terjadi.

Baca Juga:  Iwan Fals dan Ubay Nidji Rilis Ulang Lagu Guruh Soekarnoputra

“Sudahlah Mbak… Dimaafkan saja. Mungkin dia tidak sengaja. Lagian kamu juga dek sudah tau motor kamu menyipratkan air di tubuh orang bukannya meminta maaf dan berhenti ini malah kabur. Lain kali nggak boleh seperti itu ya,” kata salah seorang warga yang langsung menasehati keduanya.

Karena telah didamaikan. Lani pun beserta anaknya pergi meninggalkan pengendara tersebut dengan hati yang masih kesal.(ayi)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — KOTA Pekanbaru sedang musim hujan. Jalan-jalan banyak yang digenangi air. Lubang-lubang pun tertutup genangan air.

Lani (30, bukan nama sebenarnya) baru saja menjemput anaknya pulang dari sekolah. Mengendarai sepeda motor, ibu dan anak itu melintasi Jalan Srikandi.

Tiba-tiba. Byuuuurrr….

Air genangan yang ada di jalan mengenai wajah dan tubuh Lani. Ternyata, ada pengendara motor yang ngebut dan melewati genangan sehingga air genangan terciprat ke wajah Lani.

Lani pun marah. Sambil mengelap wajahnya dengan jaket dan memastikan anaknya tidak kenapa-napa, Lani lantas tancap gas mengejar si pengendara tadi.

Di atas motor yang berlari kencang, Lani terus saja mengomel. Hingga akhirnya ia bisa mengejar si pelaku dan memberhentikannya.

Baca Juga:  Nelayan Pasir Limau Kapas Berkomitmen Jaga Kamtibmas

Di tengah jalan, Lani memarahi pengendara tersebut.

“Hei… Kalau bawa kendaraan itu lihat-lihat kiri-kanan. Main ngebut saja,’’ kata Lani sambil turun dari motornya.

‘’Lihat nih, saya jadi basah gara-gara kamu. Mau kabur kamu, ya?’’ cecar Lani dengan suaranya yang cempreng.

Si pengendara itu pun hanya bisa diam. Ia pun hanya bisa meminta maaf.

“Iya ibu saya minta maaf. Saya juga nggak tahu kalau ada lubang di jalan itu. Sekali lagi saya minta maaf ya, Bu,”kata si pengendara.

Namun, ternyata suara cempreng Lani membuat warga sekitar mengerumuninya. Para pengendara lain yang melintas pun banyak yang berhenti untuk tahu apa yang sedang terjadi.

Baca Juga:  Tetap Donor Darah di Masa Pandemi

“Sudahlah Mbak… Dimaafkan saja. Mungkin dia tidak sengaja. Lagian kamu juga dek sudah tau motor kamu menyipratkan air di tubuh orang bukannya meminta maaf dan berhenti ini malah kabur. Lain kali nggak boleh seperti itu ya,” kata salah seorang warga yang langsung menasehati keduanya.

Karena telah didamaikan. Lani pun beserta anaknya pergi meninggalkan pengendara tersebut dengan hati yang masih kesal.(ayi)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari