Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri sarasehan hasil pendataan keluarga (PK) 2021 di Tembilahan, Selasa (19/4).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Inhil.
Hadir bersama bupati Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalenawati Yulia, Ketua TP-PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Kadis P2KBP3A, Camat se- Inhil dan para peserta sarasehan lainnya.
Dalam arahannya, bupati menyampaikan, pendataan keluarga 2021 merupakan kegiatan strategis program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana).
“Perlu kita apresiasi kerja teman-teman BKKBN Provinsi Riau. Karena di tengah pandemi tetap mampu melaksanakan pendataan ini,” ungkap bupati.
Lanjut bupati, hasil pendataan tersebut dipakai untuk memenuhi kebutuhan data dan informasi yang akan menjadi salah satu dasar dalam menjalankan program pembangunan keluarga.
‘’Serta menjadi kepentingan perencanaan, evaluasi dan pengukuran kinerja hingga di wilayah administrasi terkecil,” sambung bupati.
Data PK21 merupakan data mikro yang dapat di pertanggungjawabkan dan dapat digunakan. Oleh karena itu data ini diharapkan nantinya menjadi satu data keluarga Kabupaten Indragiri Hilir.
“Kita minta Pemerintah Kecamatan (Pemcam) untuk bersinergi dalam pembentukan tim pendataan di tingkat desa dalam upaya kompleks penghimpunan data di kabupaten,” paparnya.
Artinya, data PK21 diatas dapat membantu dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan keluarga, khususnya masalah stunting. Karena itu pergunakanlah data tersebut dalam perencanaan pembangunan masing-masing.
“Lalu segeralah petakan permasalahan yang terkait kesehatan keluarga,” tutupnya.(adv)

