Kamis, 15 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Pemerintah: Lockdown Bukan Pilihan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyebaran virus corona semakin masif di Indonesia seiring terus bertambahnya jumlah pasien yang positif mengidap COVID-19. Kendati demikian, Juru Bicara Pemerintah untuk virus corona, Achmad Yurianto memastikan pemerintah belum akan melakukan isolasi atau lockdown daerah tertentu yang menjadi pusat penyebaran.

"Lockdown bukan pilihan," ujar pria yang akrab Yuri ini di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Yuri, keputusan sementara ini berkaca dari Korea Selatan yang sempat melakukan lockdown di salah satu kawasan. Kawasan itu kini sudah dibuka kembali. Dari situ, Yuri meyakini bahwa lockdown bukanlah solusi.

"Korea Selatan yang di-lockdown langsung dibuka lagi," katanya.

Selain itu, Yuri melanjutkan, tidak ada yang bisa menjamin lockdown bisa mencegah penyebaran virus corona. Cina adalah bukti paling jelas bahwa lockdown tidak bisa menghentikan laju penyebaran corona.

Baca Juga:  Taman Kota Perawang Segera Dibangun

"Cina saja di-lockdown pasien malah bertambah," ungkapnya.

‎Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah belum akan melakukan isolasi atau lockdown terhadap satu daerah yang menjadi titik penyebaran virus corona. Hal ini dikatakan Presiden Jokowi menyusul adanya desakan dari beberapa pihak supaya pemerintah melakukan isolasi terhadap satu daerah.

"Belum. Belum berpikir ke arah sana (isolasi)," ujar Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (13/3) kemarin.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyebaran virus corona semakin masif di Indonesia seiring terus bertambahnya jumlah pasien yang positif mengidap COVID-19. Kendati demikian, Juru Bicara Pemerintah untuk virus corona, Achmad Yurianto memastikan pemerintah belum akan melakukan isolasi atau lockdown daerah tertentu yang menjadi pusat penyebaran.

"Lockdown bukan pilihan," ujar pria yang akrab Yuri ini di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Yuri, keputusan sementara ini berkaca dari Korea Selatan yang sempat melakukan lockdown di salah satu kawasan. Kawasan itu kini sudah dibuka kembali. Dari situ, Yuri meyakini bahwa lockdown bukanlah solusi.

"Korea Selatan yang di-lockdown langsung dibuka lagi," katanya.

Selain itu, Yuri melanjutkan, tidak ada yang bisa menjamin lockdown bisa mencegah penyebaran virus corona. Cina adalah bukti paling jelas bahwa lockdown tidak bisa menghentikan laju penyebaran corona.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jahe, Rempah yang Memiliki Khasiat Bagi Kesehatan

"Cina saja di-lockdown pasien malah bertambah," ungkapnya.

‎Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah belum akan melakukan isolasi atau lockdown terhadap satu daerah yang menjadi titik penyebaran virus corona. Hal ini dikatakan Presiden Jokowi menyusul adanya desakan dari beberapa pihak supaya pemerintah melakukan isolasi terhadap satu daerah.

- Advertisement -

"Belum. Belum berpikir ke arah sana (isolasi)," ujar Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (13/3) kemarin.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyebaran virus corona semakin masif di Indonesia seiring terus bertambahnya jumlah pasien yang positif mengidap COVID-19. Kendati demikian, Juru Bicara Pemerintah untuk virus corona, Achmad Yurianto memastikan pemerintah belum akan melakukan isolasi atau lockdown daerah tertentu yang menjadi pusat penyebaran.

"Lockdown bukan pilihan," ujar pria yang akrab Yuri ini di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Yuri, keputusan sementara ini berkaca dari Korea Selatan yang sempat melakukan lockdown di salah satu kawasan. Kawasan itu kini sudah dibuka kembali. Dari situ, Yuri meyakini bahwa lockdown bukanlah solusi.

"Korea Selatan yang di-lockdown langsung dibuka lagi," katanya.

Selain itu, Yuri melanjutkan, tidak ada yang bisa menjamin lockdown bisa mencegah penyebaran virus corona. Cina adalah bukti paling jelas bahwa lockdown tidak bisa menghentikan laju penyebaran corona.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Ledakan di Monas, Polisi Pastikan Bukan Bom Bunuh Diri

"Cina saja di-lockdown pasien malah bertambah," ungkapnya.

‎Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah belum akan melakukan isolasi atau lockdown terhadap satu daerah yang menjadi titik penyebaran virus corona. Hal ini dikatakan Presiden Jokowi menyusul adanya desakan dari beberapa pihak supaya pemerintah melakukan isolasi terhadap satu daerah.

"Belum. Belum berpikir ke arah sana (isolasi)," ujar Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (13/3) kemarin.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari