Rabu, 27 Mei 2026
- Advertisement -

Warga Keluhkan Perbaikan Jalan Provinsi

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pengerjaan perawatan jalan provinsi Teluk Kuantan-Inhu dinilai lamban. Seperti lubang galian jalan yang mengganggu arus lalu lintas. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Pulau Rengas Pangean, Lion Miskanto.

"Ini mengganggu sekali. Lubangnya dalam, apakah kalau dilewati mobil sedan, bisa nyangkut. Syukur kita ada masyarakat Benai inisiatif untuk menimbunnya," kata Kepala Desa Pulau Rengas, Lion Miskanto saat melintasi jalan tersebut, Ahad (10/11) kemarin.

Akibat lambannya perbaikan jalan provinsi itu, sejumlah pemuda Pasar Benai Kecamatan Benai, Ahad (10/11) kemarin, menggelar gotong-royong untuk menimbun badan jalan yang sudah digali, namun selama ini dibiarkan.

Karena itu, salah seorang Pemuda Benai Idel, bersama pemuda lainnya berinisiatif menimbun galian box yang ada. Seperti di depan Kelurahan Pasar Benai.  

"Kami hanya mengambil inisiatif, karena bekas box yang digali makin dalam dan membahayakan pengguna jalan. Sementara belum ada tanda dikerjakan. Daripada jatuh korban, lebih baik kami timbun seadanya," kata Idel.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kuansing Jafrison yang dikonfirmasi, Senin (11/11) kemarin, menyampaikan, bahwa pihaknya berkoordinasi dengan PU Provinsi Riau. "Nanti kita koordinasi dengan provinsi," jawabnya singkat.(jps)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pengerjaan perawatan jalan provinsi Teluk Kuantan-Inhu dinilai lamban. Seperti lubang galian jalan yang mengganggu arus lalu lintas. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Pulau Rengas Pangean, Lion Miskanto.

"Ini mengganggu sekali. Lubangnya dalam, apakah kalau dilewati mobil sedan, bisa nyangkut. Syukur kita ada masyarakat Benai inisiatif untuk menimbunnya," kata Kepala Desa Pulau Rengas, Lion Miskanto saat melintasi jalan tersebut, Ahad (10/11) kemarin.

Akibat lambannya perbaikan jalan provinsi itu, sejumlah pemuda Pasar Benai Kecamatan Benai, Ahad (10/11) kemarin, menggelar gotong-royong untuk menimbun badan jalan yang sudah digali, namun selama ini dibiarkan.

Karena itu, salah seorang Pemuda Benai Idel, bersama pemuda lainnya berinisiatif menimbun galian box yang ada. Seperti di depan Kelurahan Pasar Benai.  

"Kami hanya mengambil inisiatif, karena bekas box yang digali makin dalam dan membahayakan pengguna jalan. Sementara belum ada tanda dikerjakan. Daripada jatuh korban, lebih baik kami timbun seadanya," kata Idel.

- Advertisement -

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kuansing Jafrison yang dikonfirmasi, Senin (11/11) kemarin, menyampaikan, bahwa pihaknya berkoordinasi dengan PU Provinsi Riau. "Nanti kita koordinasi dengan provinsi," jawabnya singkat.(jps)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pengerjaan perawatan jalan provinsi Teluk Kuantan-Inhu dinilai lamban. Seperti lubang galian jalan yang mengganggu arus lalu lintas. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Pulau Rengas Pangean, Lion Miskanto.

"Ini mengganggu sekali. Lubangnya dalam, apakah kalau dilewati mobil sedan, bisa nyangkut. Syukur kita ada masyarakat Benai inisiatif untuk menimbunnya," kata Kepala Desa Pulau Rengas, Lion Miskanto saat melintasi jalan tersebut, Ahad (10/11) kemarin.

Akibat lambannya perbaikan jalan provinsi itu, sejumlah pemuda Pasar Benai Kecamatan Benai, Ahad (10/11) kemarin, menggelar gotong-royong untuk menimbun badan jalan yang sudah digali, namun selama ini dibiarkan.

Karena itu, salah seorang Pemuda Benai Idel, bersama pemuda lainnya berinisiatif menimbun galian box yang ada. Seperti di depan Kelurahan Pasar Benai.  

"Kami hanya mengambil inisiatif, karena bekas box yang digali makin dalam dan membahayakan pengguna jalan. Sementara belum ada tanda dikerjakan. Daripada jatuh korban, lebih baik kami timbun seadanya," kata Idel.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kuansing Jafrison yang dikonfirmasi, Senin (11/11) kemarin, menyampaikan, bahwa pihaknya berkoordinasi dengan PU Provinsi Riau. "Nanti kita koordinasi dengan provinsi," jawabnya singkat.(jps)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari