Minggu, 26 April 2026
- Advertisement -

Seorang Wartawan di Filipina Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

MANILA (RIAUPOS.CO) – Seorang wartawan di Filipina Tewas ditembak pada Rabu (8/12/2021). Informasi ini dirilis oleh sebuah kelompok advokasi pers setempat.

Ia adalah Jesus Malabanan, dibunuh di Calbayog City di Provinsi Samar, menurut sebuah pernyataan di halaman Facebook National Union of Journalists of the Philippines (NUJP).

Malabanan merupakan koresponden untuk Manila Standard di wilayah Luzon Tengah, utara ibukota. Surat kabar tersebut juga telah mengkonfirmasi kematian Malabanan pada AFP.

Selain bekerja untuk Manila Standard, Malabanan juga bekerja sebagai stringer untuk kantor berita internasional Reuters.

Polisi belum memberi rincian dugaan pembunuhan wartawan tersebut. Hingga kini, belum ada otoritas yang menjawab pertanyaan wartawan atas kejadian memilukan ini.

Baca Juga:  Polda Riau Terima Bantuan Obat Pereda Covid-19 

Kejadian ini menambah daftar panjang kematian wartawan di Filipina. Negara tersebut dinilai tidak cukup aman untuk profesi jurnalis.

Kematian Malabanan terjadi kurang dari dua bulan setelah Orlando Dinoy, seorang reporter di pulau selatan Mindanao, ditembak mati di apartemennya.

Jika terbukti, Malabanan merupakan jurnalis ke-22 yang terbunuh sejak Presiden Rodrigo Duterte mengambil alih kekuasaan pada 2016.

Sebuah laporan yang dikeluarkan pada bulan Oktober, Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York menempatkan Filipina di peringkat ketujuh dalam Indeks Impunitas Global, dengan 13 pembunuhan wartawan masih belum terpecahkan.

Filipina selalu menjadi sorotan dalam indeks tahunan yang dirilis sejak 2008 ini.

Sumber: AFP/Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Jumat, Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Tiba di Pekanbaru, Dimakamkan di TMP Kusuma Dharma

MANILA (RIAUPOS.CO) – Seorang wartawan di Filipina Tewas ditembak pada Rabu (8/12/2021). Informasi ini dirilis oleh sebuah kelompok advokasi pers setempat.

Ia adalah Jesus Malabanan, dibunuh di Calbayog City di Provinsi Samar, menurut sebuah pernyataan di halaman Facebook National Union of Journalists of the Philippines (NUJP).

Malabanan merupakan koresponden untuk Manila Standard di wilayah Luzon Tengah, utara ibukota. Surat kabar tersebut juga telah mengkonfirmasi kematian Malabanan pada AFP.

Selain bekerja untuk Manila Standard, Malabanan juga bekerja sebagai stringer untuk kantor berita internasional Reuters.

Polisi belum memberi rincian dugaan pembunuhan wartawan tersebut. Hingga kini, belum ada otoritas yang menjawab pertanyaan wartawan atas kejadian memilukan ini.

- Advertisement -
Baca Juga:  Wisma Atlet Lockdown 7 Hari setelah Varian Omicron Terdeteksi

Kejadian ini menambah daftar panjang kematian wartawan di Filipina. Negara tersebut dinilai tidak cukup aman untuk profesi jurnalis.

Kematian Malabanan terjadi kurang dari dua bulan setelah Orlando Dinoy, seorang reporter di pulau selatan Mindanao, ditembak mati di apartemennya.

- Advertisement -

Jika terbukti, Malabanan merupakan jurnalis ke-22 yang terbunuh sejak Presiden Rodrigo Duterte mengambil alih kekuasaan pada 2016.

Sebuah laporan yang dikeluarkan pada bulan Oktober, Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York menempatkan Filipina di peringkat ketujuh dalam Indeks Impunitas Global, dengan 13 pembunuhan wartawan masih belum terpecahkan.

Filipina selalu menjadi sorotan dalam indeks tahunan yang dirilis sejak 2008 ini.

Sumber: AFP/Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Hanya 17 penghuni tertib bayar uang sewa
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MANILA (RIAUPOS.CO) – Seorang wartawan di Filipina Tewas ditembak pada Rabu (8/12/2021). Informasi ini dirilis oleh sebuah kelompok advokasi pers setempat.

Ia adalah Jesus Malabanan, dibunuh di Calbayog City di Provinsi Samar, menurut sebuah pernyataan di halaman Facebook National Union of Journalists of the Philippines (NUJP).

Malabanan merupakan koresponden untuk Manila Standard di wilayah Luzon Tengah, utara ibukota. Surat kabar tersebut juga telah mengkonfirmasi kematian Malabanan pada AFP.

Selain bekerja untuk Manila Standard, Malabanan juga bekerja sebagai stringer untuk kantor berita internasional Reuters.

Polisi belum memberi rincian dugaan pembunuhan wartawan tersebut. Hingga kini, belum ada otoritas yang menjawab pertanyaan wartawan atas kejadian memilukan ini.

Baca Juga:  Gempa 6,9 SR Pandeglang,Rusakkan Sejumlah Rumah

Kejadian ini menambah daftar panjang kematian wartawan di Filipina. Negara tersebut dinilai tidak cukup aman untuk profesi jurnalis.

Kematian Malabanan terjadi kurang dari dua bulan setelah Orlando Dinoy, seorang reporter di pulau selatan Mindanao, ditembak mati di apartemennya.

Jika terbukti, Malabanan merupakan jurnalis ke-22 yang terbunuh sejak Presiden Rodrigo Duterte mengambil alih kekuasaan pada 2016.

Sebuah laporan yang dikeluarkan pada bulan Oktober, Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York menempatkan Filipina di peringkat ketujuh dalam Indeks Impunitas Global, dengan 13 pembunuhan wartawan masih belum terpecahkan.

Filipina selalu menjadi sorotan dalam indeks tahunan yang dirilis sejak 2008 ini.

Sumber: AFP/Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Hari Libur, Karhutla Menyala di Pinggiran Kota

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari