Minggu, 19 April 2026
- Advertisement -

Aceh Sepakati Konektivitas Andaman-Nicobar India

BANDA ACEH (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Aceh sepakat melakukan pengembangan konektivitas dan kerja sama ekonomi antara Aceh dengan Kepulauan Andaman-Nicobar India. Kerja sama yang akan dilakukan tersebut untuk menjajaki proyek kerja sama di bidang infrastruktur, pariwisata, perikanan, dan energi.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat menerima Kujungan Kehormatan Delegasi India bersama pemerintah Aceh dan Kementrian Luar Negeri R.I Di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (7/12).

Nova mengatakan, Aceh dan Andaman – Nicobar India memiliki kesamaan yaitu sebagai kawasan strategis yang terletak di sepanjang salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia (Selat Malaka).

Dengan demikian, membuat Aceh dan Andaman Nicobar memiliki kemiripan karakteristik maritim, yaitu dengan mengandalkan sektor pariwisata, perikanan, dan kemampuan pengiriman melalui jalur laut.

Baca Juga:  KLHK Bakal Kaji Kawasan Ibu Kota Baru dari Ancaman Karhutla 

Ia menyebutkan, Aceh memiliki banyak sekali potensi dan peluang untuk dikembangan dan di promisikan, dan itu meliputi 4 sektor yang akan diperkuat oleh Pemerintah Aceh seperti, Agroindustri, Energi dan infrastruktur, Pariwisata, dan Zona pengembangan bisnis.
Untuk itu, melalui pertemuan ini, kata Nova, akan menghasilkan rencana positif berkaitan tindak lanjut kemitraan yang dijalin antara Pemerintah Indonesia di Aceh dan Andaman dan Nicobar India dalam beberapa bidang kerja sama. "Saya yakin, melalui pertemuan ini akan sangat berkontribusi pada pengembangan wilayah Aceh kedepannya," kata Nova.

Bidang kerja sama yang akan di jajaki pemerintah Aceh dan Andaman-Nicobar antara lain: Perdagangan dan investasi, Pengembangan konektivitas, Pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, Pertukaran pariwisata dan budaya, Akademik, sains dan teknologi, Pengembangan pelabuhan dan infrastruktur pengiriman dan sekitar Sabang.

Baca Juga:  500 Eksemplar Buku "Bonita Hikayat sang Raja" Tiba di Riau

Untuk mendukung hal itu, saat ini, Pemerintah Aceh sudah mengambil pembenahan seperti mengembangkan Pelabuhan Bebas Sabang dan Zona Perdagangan Bebas, membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antara transportasi darat dan udara, dan logistik. Hal itu di lakukan sebagai terobosan untuk menarik investor datang ke Aceh.

Dengan upaya pemebenahan terebut, Nova berharap hal itu akan berdampak baik untuk mengakselerasi pembangunan Aceh serta kemitraan yang di jalin akan terus berlanjut intim sebagai negara tetangga (India).(rell/za/jpg)

BANDA ACEH (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Aceh sepakat melakukan pengembangan konektivitas dan kerja sama ekonomi antara Aceh dengan Kepulauan Andaman-Nicobar India. Kerja sama yang akan dilakukan tersebut untuk menjajaki proyek kerja sama di bidang infrastruktur, pariwisata, perikanan, dan energi.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat menerima Kujungan Kehormatan Delegasi India bersama pemerintah Aceh dan Kementrian Luar Negeri R.I Di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (7/12).

Nova mengatakan, Aceh dan Andaman – Nicobar India memiliki kesamaan yaitu sebagai kawasan strategis yang terletak di sepanjang salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia (Selat Malaka).

Dengan demikian, membuat Aceh dan Andaman Nicobar memiliki kemiripan karakteristik maritim, yaitu dengan mengandalkan sektor pariwisata, perikanan, dan kemampuan pengiriman melalui jalur laut.

Baca Juga:  Militer Myanmar Ancam Bumi Hanguskan Yangon

Ia menyebutkan, Aceh memiliki banyak sekali potensi dan peluang untuk dikembangan dan di promisikan, dan itu meliputi 4 sektor yang akan diperkuat oleh Pemerintah Aceh seperti, Agroindustri, Energi dan infrastruktur, Pariwisata, dan Zona pengembangan bisnis.
Untuk itu, melalui pertemuan ini, kata Nova, akan menghasilkan rencana positif berkaitan tindak lanjut kemitraan yang dijalin antara Pemerintah Indonesia di Aceh dan Andaman dan Nicobar India dalam beberapa bidang kerja sama. "Saya yakin, melalui pertemuan ini akan sangat berkontribusi pada pengembangan wilayah Aceh kedepannya," kata Nova.

- Advertisement -

Bidang kerja sama yang akan di jajaki pemerintah Aceh dan Andaman-Nicobar antara lain: Perdagangan dan investasi, Pengembangan konektivitas, Pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, Pertukaran pariwisata dan budaya, Akademik, sains dan teknologi, Pengembangan pelabuhan dan infrastruktur pengiriman dan sekitar Sabang.

Baca Juga:  Sidang Tuntutan Ditunda, Nunung: Jalani Saja

Untuk mendukung hal itu, saat ini, Pemerintah Aceh sudah mengambil pembenahan seperti mengembangkan Pelabuhan Bebas Sabang dan Zona Perdagangan Bebas, membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antara transportasi darat dan udara, dan logistik. Hal itu di lakukan sebagai terobosan untuk menarik investor datang ke Aceh.

- Advertisement -

Dengan upaya pemebenahan terebut, Nova berharap hal itu akan berdampak baik untuk mengakselerasi pembangunan Aceh serta kemitraan yang di jalin akan terus berlanjut intim sebagai negara tetangga (India).(rell/za/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANDA ACEH (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Aceh sepakat melakukan pengembangan konektivitas dan kerja sama ekonomi antara Aceh dengan Kepulauan Andaman-Nicobar India. Kerja sama yang akan dilakukan tersebut untuk menjajaki proyek kerja sama di bidang infrastruktur, pariwisata, perikanan, dan energi.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat menerima Kujungan Kehormatan Delegasi India bersama pemerintah Aceh dan Kementrian Luar Negeri R.I Di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (7/12).

Nova mengatakan, Aceh dan Andaman – Nicobar India memiliki kesamaan yaitu sebagai kawasan strategis yang terletak di sepanjang salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia (Selat Malaka).

Dengan demikian, membuat Aceh dan Andaman Nicobar memiliki kemiripan karakteristik maritim, yaitu dengan mengandalkan sektor pariwisata, perikanan, dan kemampuan pengiriman melalui jalur laut.

Baca Juga:  Bupati Launching ATM Beras Sungai Mandau

Ia menyebutkan, Aceh memiliki banyak sekali potensi dan peluang untuk dikembangan dan di promisikan, dan itu meliputi 4 sektor yang akan diperkuat oleh Pemerintah Aceh seperti, Agroindustri, Energi dan infrastruktur, Pariwisata, dan Zona pengembangan bisnis.
Untuk itu, melalui pertemuan ini, kata Nova, akan menghasilkan rencana positif berkaitan tindak lanjut kemitraan yang dijalin antara Pemerintah Indonesia di Aceh dan Andaman dan Nicobar India dalam beberapa bidang kerja sama. "Saya yakin, melalui pertemuan ini akan sangat berkontribusi pada pengembangan wilayah Aceh kedepannya," kata Nova.

Bidang kerja sama yang akan di jajaki pemerintah Aceh dan Andaman-Nicobar antara lain: Perdagangan dan investasi, Pengembangan konektivitas, Pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, Pertukaran pariwisata dan budaya, Akademik, sains dan teknologi, Pengembangan pelabuhan dan infrastruktur pengiriman dan sekitar Sabang.

Baca Juga:  500 Eksemplar Buku "Bonita Hikayat sang Raja" Tiba di Riau

Untuk mendukung hal itu, saat ini, Pemerintah Aceh sudah mengambil pembenahan seperti mengembangkan Pelabuhan Bebas Sabang dan Zona Perdagangan Bebas, membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antara transportasi darat dan udara, dan logistik. Hal itu di lakukan sebagai terobosan untuk menarik investor datang ke Aceh.

Dengan upaya pemebenahan terebut, Nova berharap hal itu akan berdampak baik untuk mengakselerasi pembangunan Aceh serta kemitraan yang di jalin akan terus berlanjut intim sebagai negara tetangga (India).(rell/za/jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari