Senin, 1 Desember 2025
spot_img

Muhammadiyah Aktif Dalam Upaya Penanganan Pandemi Covid-19

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Muhammadiyah berpartisipasi secara aktif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Hal ini terlihat di antaranya dari puluhan ribu relawan yang diterjunkan untuk menyosialisasikan dan mendorong kegiatan preventif dan promotif serta membangun kesadaran masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto saat bersilaturahmi dan halalbihalal dengan Pengurus Pusat dan warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia secara virtual melalui video conference di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020).

Panglima TNI menyampaikan saat ini, TNI bersama Polri serta semua pihak terkait sedang berkonsentrasi untuk mendukung upaya pemerintah menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Upaya ini tentunya juga membutuhkan peran organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah yang memiliki basis umat yang besar di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Tommy A Siahaan Berbagi Ilmu Memotret Pakai Smartphone

Bila dilihat di banyak tempat, masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya disiplin menjaga jarak aman, menggunakan masker saat di luar rumah, ataupun mencuci tangan dengan sabun. Bahkan tidak jarang terjadi penolakan saat ada yang berupaya mengingatkan. Di sinilah sekali lagi letak strategis Muhammadiyah.

Di samping itu, selaku organisasi kemasyarakatan, Muhammadiyah dapat menjangkau masyarakat luas dan memiliki kedekatan yang memudahkan penyampaian sosialisasi disiplin protokol kesehatan.

Menurut Panglima TNI, peran mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari merupakan kunci utama keberhasilan dalam mengalahkan Covid-19.

"TNI, Polri dan Muhammadiyah juga harus menjadi teladan dalam menerapkan apa yang dikampanyekan kepada masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Kehilangan Semangat Donal dan Kecermatan Gober

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Muhammadiyah berpartisipasi secara aktif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Hal ini terlihat di antaranya dari puluhan ribu relawan yang diterjunkan untuk menyosialisasikan dan mendorong kegiatan preventif dan promotif serta membangun kesadaran masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto saat bersilaturahmi dan halalbihalal dengan Pengurus Pusat dan warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia secara virtual melalui video conference di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020).

Panglima TNI menyampaikan saat ini, TNI bersama Polri serta semua pihak terkait sedang berkonsentrasi untuk mendukung upaya pemerintah menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Upaya ini tentunya juga membutuhkan peran organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah yang memiliki basis umat yang besar di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Nataru, Korlantas Operasikan E-Tilang Mobile

Bila dilihat di banyak tempat, masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya disiplin menjaga jarak aman, menggunakan masker saat di luar rumah, ataupun mencuci tangan dengan sabun. Bahkan tidak jarang terjadi penolakan saat ada yang berupaya mengingatkan. Di sinilah sekali lagi letak strategis Muhammadiyah.

- Advertisement -

Di samping itu, selaku organisasi kemasyarakatan, Muhammadiyah dapat menjangkau masyarakat luas dan memiliki kedekatan yang memudahkan penyampaian sosialisasi disiplin protokol kesehatan.

Menurut Panglima TNI, peran mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari merupakan kunci utama keberhasilan dalam mengalahkan Covid-19.

- Advertisement -

"TNI, Polri dan Muhammadiyah juga harus menjadi teladan dalam menerapkan apa yang dikampanyekan kepada masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Kehilangan Semangat Donal dan Kecermatan Gober

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Muhammadiyah berpartisipasi secara aktif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Hal ini terlihat di antaranya dari puluhan ribu relawan yang diterjunkan untuk menyosialisasikan dan mendorong kegiatan preventif dan promotif serta membangun kesadaran masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto saat bersilaturahmi dan halalbihalal dengan Pengurus Pusat dan warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia secara virtual melalui video conference di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020).

Panglima TNI menyampaikan saat ini, TNI bersama Polri serta semua pihak terkait sedang berkonsentrasi untuk mendukung upaya pemerintah menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Upaya ini tentunya juga membutuhkan peran organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah yang memiliki basis umat yang besar di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Usai Pasar Raya, Padang Telusuri Kontak 100 Pedagang Pasar Bandabuek

Bila dilihat di banyak tempat, masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya disiplin menjaga jarak aman, menggunakan masker saat di luar rumah, ataupun mencuci tangan dengan sabun. Bahkan tidak jarang terjadi penolakan saat ada yang berupaya mengingatkan. Di sinilah sekali lagi letak strategis Muhammadiyah.

Di samping itu, selaku organisasi kemasyarakatan, Muhammadiyah dapat menjangkau masyarakat luas dan memiliki kedekatan yang memudahkan penyampaian sosialisasi disiplin protokol kesehatan.

Menurut Panglima TNI, peran mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari merupakan kunci utama keberhasilan dalam mengalahkan Covid-19.

"TNI, Polri dan Muhammadiyah juga harus menjadi teladan dalam menerapkan apa yang dikampanyekan kepada masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Empat Calon Hakim Agung Ditolak Komisi III DPR

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari