Jumat, 5 Juni 2026
- Advertisement -

Empat Alat Berat Diturunkan Normalisasi Sungai Bangko

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) akan menurunkan empat unit alat berat untuk melakukan normalisasi Sungai Bangko di Kabupaten Rokan Hilir, yang saat ini mengalami pendangkalan. Akibat pendangkalan tersebut, masyarakat kesulitan mencari ikan.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai rapat koordinasi penyelamatan dan pemulihan Sungai Bangko di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau mengatakan, akibat pendangkalan sungai tersebut, masyarakat setempat kesulitan mencari ikan sebagai mata pencaharian mereka selama ini.

"Kami sudah melakukan pembahasan untuk normalisasi Sungai Bangko yang mulai rusak. Selain Pemprov Riau pihak BWSS juga akan membantu," katanya.

Karena Sungai Bangko mengalami penyumbatan, lanjut Gubri, berdampak terhadap kehidupan masyarakat sekitar sungai, khususnya nelayan yang sulit mencari sumber mata pencarian. Dimana selama ini Sungai Bangko sebagai sumber kehidupan masyarakat nelayan.

Baca Juga:  Kisah-Kisah dalam Gembang

"Dulu saya sekolah di Bagansiapiapi. Setiap saya pergi sekolah ke Bagan lewat Sungai Bangko itu. Sekarang Sungai Bangko tidak bisa dilewati, sudah dipenuhi oleh rumput-rumput. Dan pada waktu hujan selalu banjir. Kemudian pendapatan masyarakat khususnya nelayan hampir tidak ada sama sekali," sebutnya.

Atas kondisi itu, lanjut Gubri, maka pemerintah harus hadir mengatasi permasalahan itu. Karena itu dalam waktu dekat, pihaknya akan segera menurunkan alat berat ke lokasi.

"Memang untuk mengatasi persoalan ini secara cepat tidak mungkin, terlalu panjang karena ada 44 kilometer. Tapi setidaknya yang kita lakukan normalisasi dulu. Kami sudah sepakat dengan BWSS untuk dikerjakan sama-sama. Nanti mereka menyiapkan alat dua, dan kita siapkan dua, jadi total ada empat alat berat," ujarnya.

Baca Juga:  Akses Jalan Semakin Elok, Bupati Betimo Kasih Pado Dinas PU Riau

Ditanya kapan normalisasi Sungai Bangko dilakukan, Gubri mengatakan, normalisasi Sungai Bangko akan dimulai pada pekan depan tanggal 9 November mendatang. "Sudah saya targetkan mulai Selasa depan sudah mulai dikerjakan normalisasi Sungai Bangko," sebutnya.(sol)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) akan menurunkan empat unit alat berat untuk melakukan normalisasi Sungai Bangko di Kabupaten Rokan Hilir, yang saat ini mengalami pendangkalan. Akibat pendangkalan tersebut, masyarakat kesulitan mencari ikan.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai rapat koordinasi penyelamatan dan pemulihan Sungai Bangko di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau mengatakan, akibat pendangkalan sungai tersebut, masyarakat setempat kesulitan mencari ikan sebagai mata pencaharian mereka selama ini.

"Kami sudah melakukan pembahasan untuk normalisasi Sungai Bangko yang mulai rusak. Selain Pemprov Riau pihak BWSS juga akan membantu," katanya.

Karena Sungai Bangko mengalami penyumbatan, lanjut Gubri, berdampak terhadap kehidupan masyarakat sekitar sungai, khususnya nelayan yang sulit mencari sumber mata pencarian. Dimana selama ini Sungai Bangko sebagai sumber kehidupan masyarakat nelayan.

Baca Juga:  Istana Bantah Tak Usulkan Penambahan Masa Jabatan Jokowi

"Dulu saya sekolah di Bagansiapiapi. Setiap saya pergi sekolah ke Bagan lewat Sungai Bangko itu. Sekarang Sungai Bangko tidak bisa dilewati, sudah dipenuhi oleh rumput-rumput. Dan pada waktu hujan selalu banjir. Kemudian pendapatan masyarakat khususnya nelayan hampir tidak ada sama sekali," sebutnya.

- Advertisement -

Atas kondisi itu, lanjut Gubri, maka pemerintah harus hadir mengatasi permasalahan itu. Karena itu dalam waktu dekat, pihaknya akan segera menurunkan alat berat ke lokasi.

"Memang untuk mengatasi persoalan ini secara cepat tidak mungkin, terlalu panjang karena ada 44 kilometer. Tapi setidaknya yang kita lakukan normalisasi dulu. Kami sudah sepakat dengan BWSS untuk dikerjakan sama-sama. Nanti mereka menyiapkan alat dua, dan kita siapkan dua, jadi total ada empat alat berat," ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Akses Jalan Semakin Elok, Bupati Betimo Kasih Pado Dinas PU Riau

Ditanya kapan normalisasi Sungai Bangko dilakukan, Gubri mengatakan, normalisasi Sungai Bangko akan dimulai pada pekan depan tanggal 9 November mendatang. "Sudah saya targetkan mulai Selasa depan sudah mulai dikerjakan normalisasi Sungai Bangko," sebutnya.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) akan menurunkan empat unit alat berat untuk melakukan normalisasi Sungai Bangko di Kabupaten Rokan Hilir, yang saat ini mengalami pendangkalan. Akibat pendangkalan tersebut, masyarakat kesulitan mencari ikan.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai rapat koordinasi penyelamatan dan pemulihan Sungai Bangko di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau mengatakan, akibat pendangkalan sungai tersebut, masyarakat setempat kesulitan mencari ikan sebagai mata pencaharian mereka selama ini.

"Kami sudah melakukan pembahasan untuk normalisasi Sungai Bangko yang mulai rusak. Selain Pemprov Riau pihak BWSS juga akan membantu," katanya.

Karena Sungai Bangko mengalami penyumbatan, lanjut Gubri, berdampak terhadap kehidupan masyarakat sekitar sungai, khususnya nelayan yang sulit mencari sumber mata pencarian. Dimana selama ini Sungai Bangko sebagai sumber kehidupan masyarakat nelayan.

Baca Juga:  Kisah-Kisah dalam Gembang

"Dulu saya sekolah di Bagansiapiapi. Setiap saya pergi sekolah ke Bagan lewat Sungai Bangko itu. Sekarang Sungai Bangko tidak bisa dilewati, sudah dipenuhi oleh rumput-rumput. Dan pada waktu hujan selalu banjir. Kemudian pendapatan masyarakat khususnya nelayan hampir tidak ada sama sekali," sebutnya.

Atas kondisi itu, lanjut Gubri, maka pemerintah harus hadir mengatasi permasalahan itu. Karena itu dalam waktu dekat, pihaknya akan segera menurunkan alat berat ke lokasi.

"Memang untuk mengatasi persoalan ini secara cepat tidak mungkin, terlalu panjang karena ada 44 kilometer. Tapi setidaknya yang kita lakukan normalisasi dulu. Kami sudah sepakat dengan BWSS untuk dikerjakan sama-sama. Nanti mereka menyiapkan alat dua, dan kita siapkan dua, jadi total ada empat alat berat," ujarnya.

Baca Juga:  Dumai Masuki PPKM Level 2

Ditanya kapan normalisasi Sungai Bangko dilakukan, Gubri mengatakan, normalisasi Sungai Bangko akan dimulai pada pekan depan tanggal 9 November mendatang. "Sudah saya targetkan mulai Selasa depan sudah mulai dikerjakan normalisasi Sungai Bangko," sebutnya.(sol)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari