Rabu, 15 April 2026
- Advertisement -

Udang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari, Lisa berencana untuk memasak udang di hari Ahad. Ia pergi pagi-pagi ke pasar untuk berbelanjan berbagai keperluan.

Setelah membeli udang, ia kemudian berjalan berkeliling dan berpikir bahan apa lagi yang diperlukan untuk memasak udang. Karena malas, ia pun terpikir untuk membeli bumbu jadi.

Ia pun berjalan menuju toko yang menjual bumbu-bumbu jadi. Lisa mengatakan hendak membuat udang cabai merah, dan memesan bumbu jadi seharga Rp3.000.

Sesampainya di rumah, ia langsung membersihkan udang, menggoreng, kemudian menumisnya dengan bumbu yang telah ia beli. Aroma bumbunya sangat harum, ia yakin rasa tak akan mengkhianati.

Setelah semua jadi, Lisa mengambil nasi dan menyantap bersama dengan udang masak merahnya. Namun baru masuk gigitan pertama, Lisa langsung melepeh makanan tersebut. "Alamak…! Asin kali! Mana bumbunya terlalu terasa pula," katanya.

Baca Juga:  Urus KTP, KK dan Akta, Oknum Ketua RT Minta Rp1,4 Juta  

"Mending bikin bumbu sendiri kalau tahu gini," imbuh Lisa.

Karena tidak enak dan merasa sayang dengan udangnya, Lisa pun memilih mencuci udang-udang tersebut dengan air galon.(anf)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari, Lisa berencana untuk memasak udang di hari Ahad. Ia pergi pagi-pagi ke pasar untuk berbelanjan berbagai keperluan.

Setelah membeli udang, ia kemudian berjalan berkeliling dan berpikir bahan apa lagi yang diperlukan untuk memasak udang. Karena malas, ia pun terpikir untuk membeli bumbu jadi.

Ia pun berjalan menuju toko yang menjual bumbu-bumbu jadi. Lisa mengatakan hendak membuat udang cabai merah, dan memesan bumbu jadi seharga Rp3.000.

Sesampainya di rumah, ia langsung membersihkan udang, menggoreng, kemudian menumisnya dengan bumbu yang telah ia beli. Aroma bumbunya sangat harum, ia yakin rasa tak akan mengkhianati.

Setelah semua jadi, Lisa mengambil nasi dan menyantap bersama dengan udang masak merahnya. Namun baru masuk gigitan pertama, Lisa langsung melepeh makanan tersebut. "Alamak…! Asin kali! Mana bumbunya terlalu terasa pula," katanya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pelaku UMKM Pelajari Jasa Perbankan

"Mending bikin bumbu sendiri kalau tahu gini," imbuh Lisa.

Karena tidak enak dan merasa sayang dengan udangnya, Lisa pun memilih mencuci udang-udang tersebut dengan air galon.(anf)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari, Lisa berencana untuk memasak udang di hari Ahad. Ia pergi pagi-pagi ke pasar untuk berbelanjan berbagai keperluan.

Setelah membeli udang, ia kemudian berjalan berkeliling dan berpikir bahan apa lagi yang diperlukan untuk memasak udang. Karena malas, ia pun terpikir untuk membeli bumbu jadi.

Ia pun berjalan menuju toko yang menjual bumbu-bumbu jadi. Lisa mengatakan hendak membuat udang cabai merah, dan memesan bumbu jadi seharga Rp3.000.

Sesampainya di rumah, ia langsung membersihkan udang, menggoreng, kemudian menumisnya dengan bumbu yang telah ia beli. Aroma bumbunya sangat harum, ia yakin rasa tak akan mengkhianati.

Setelah semua jadi, Lisa mengambil nasi dan menyantap bersama dengan udang masak merahnya. Namun baru masuk gigitan pertama, Lisa langsung melepeh makanan tersebut. "Alamak…! Asin kali! Mana bumbunya terlalu terasa pula," katanya.

Baca Juga:  Menunggu Bobby vs Edy di Pilgub Sumut 2024

"Mending bikin bumbu sendiri kalau tahu gini," imbuh Lisa.

Karena tidak enak dan merasa sayang dengan udangnya, Lisa pun memilih mencuci udang-udang tersebut dengan air galon.(anf)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari