Selasa, 27 Oktober 2026
- Advertisement -

Jembatan Ambruk Sejak April, Jembatan Sementara di Jalan Nelayan Hampir Rampung

RUMBAI (RIAUPOS.CO) – Jembatan di Jalan Nelayan, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, yang ambruk pada pertengahan April lalu hingga kini belum dibangun kembali secara permanen. Namun, warga setempat segera mendapat akses sementara setelah pembangunan jembatan darurat di lokasi tersebut kini memasuki tahap akhir.

Pantauan di lapangan menunjukkan rangka baja dan konstruksi besi jembatan sementara telah terpasang. Sejumlah pekerja masih melakukan penyelesaian akhir sebelum jembatan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan melintas.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, pembangunan kembali jembatan yang ambruk di Jalan Nelayan akan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III.

“Jembatan itu dibangun oleh BWS Sumatera III. Saat ini mereka juga sedang menyelesaikan pembangunan jembatan sementara dan progresnya sudah hampir selesai,” ujar Edward Riansyah, Ahad (26/7).

Baca Juga:  Undian Grand Prize Shop and Win SKA Family Card Mal SKA Ikuti Prokes

Dari pantauan di lokasi, struktur utama jembatan sementara yang menggunakan material baja dan besi telah berdiri. Pekerja masih menyelesaikan sejumlah bagian konstruksi, sekaligus melakukan penataan akses menuju jembatan agar nantinya kendaraan dapat melintas dengan aman.

Selama pembangunan berlangsung, warga masih harus memanfaatkan jalur yang tersedia. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari masyarakat menjadi kurang efisien karena akses transportasi belum sepenuhnya kembali normal.

Warga pun berharap pengerjaan jembatan sementara dapat segera diselesaikan sehingga mereka bisa kembali melintas dengan lebih mudah. Apalagi, Jalan Nelayan menjadi salah satu akses penting yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap pekerjaan ini bisa cepat selesai sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan melintas. Jalan ini akses penting bagi aktivitas warga setiap hari,” ujar seorang warga. (ilo)

Baca Juga:  Tim Pengabdian Unri Ubah Limbah Nanas Jadi Produk Unggulan

RUMBAI (RIAUPOS.CO) – Jembatan di Jalan Nelayan, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, yang ambruk pada pertengahan April lalu hingga kini belum dibangun kembali secara permanen. Namun, warga setempat segera mendapat akses sementara setelah pembangunan jembatan darurat di lokasi tersebut kini memasuki tahap akhir.

Pantauan di lapangan menunjukkan rangka baja dan konstruksi besi jembatan sementara telah terpasang. Sejumlah pekerja masih melakukan penyelesaian akhir sebelum jembatan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan melintas.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, pembangunan kembali jembatan yang ambruk di Jalan Nelayan akan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III.

“Jembatan itu dibangun oleh BWS Sumatera III. Saat ini mereka juga sedang menyelesaikan pembangunan jembatan sementara dan progresnya sudah hampir selesai,” ujar Edward Riansyah, Ahad (26/7).

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Rendah, Berharap PPKM Level 1

Dari pantauan di lokasi, struktur utama jembatan sementara yang menggunakan material baja dan besi telah berdiri. Pekerja masih menyelesaikan sejumlah bagian konstruksi, sekaligus melakukan penataan akses menuju jembatan agar nantinya kendaraan dapat melintas dengan aman.

- Advertisement -

Selama pembangunan berlangsung, warga masih harus memanfaatkan jalur yang tersedia. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari masyarakat menjadi kurang efisien karena akses transportasi belum sepenuhnya kembali normal.

Warga pun berharap pengerjaan jembatan sementara dapat segera diselesaikan sehingga mereka bisa kembali melintas dengan lebih mudah. Apalagi, Jalan Nelayan menjadi salah satu akses penting yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

- Advertisement -

“Kami berharap pekerjaan ini bisa cepat selesai sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan melintas. Jalan ini akses penting bagi aktivitas warga setiap hari,” ujar seorang warga. (ilo)

Baca Juga:  Formasi Lengkap, Bupati Meranti Bertamu ke Riau Pos
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RUMBAI (RIAUPOS.CO) – Jembatan di Jalan Nelayan, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, yang ambruk pada pertengahan April lalu hingga kini belum dibangun kembali secara permanen. Namun, warga setempat segera mendapat akses sementara setelah pembangunan jembatan darurat di lokasi tersebut kini memasuki tahap akhir.

Pantauan di lapangan menunjukkan rangka baja dan konstruksi besi jembatan sementara telah terpasang. Sejumlah pekerja masih melakukan penyelesaian akhir sebelum jembatan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan melintas.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, pembangunan kembali jembatan yang ambruk di Jalan Nelayan akan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III.

“Jembatan itu dibangun oleh BWS Sumatera III. Saat ini mereka juga sedang menyelesaikan pembangunan jembatan sementara dan progresnya sudah hampir selesai,” ujar Edward Riansyah, Ahad (26/7).

Baca Juga:  Persaingan Berlangsung Ketat di Indonesia International Challenge 2024

Dari pantauan di lokasi, struktur utama jembatan sementara yang menggunakan material baja dan besi telah berdiri. Pekerja masih menyelesaikan sejumlah bagian konstruksi, sekaligus melakukan penataan akses menuju jembatan agar nantinya kendaraan dapat melintas dengan aman.

Selama pembangunan berlangsung, warga masih harus memanfaatkan jalur yang tersedia. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari masyarakat menjadi kurang efisien karena akses transportasi belum sepenuhnya kembali normal.

Warga pun berharap pengerjaan jembatan sementara dapat segera diselesaikan sehingga mereka bisa kembali melintas dengan lebih mudah. Apalagi, Jalan Nelayan menjadi salah satu akses penting yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap pekerjaan ini bisa cepat selesai sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan melintas. Jalan ini akses penting bagi aktivitas warga setiap hari,” ujar seorang warga. (ilo)

Baca Juga:  WNI Ditemukan Tewas di Hotel Singapura, Pelaku Suami Sendiri Mengaku Bersalah

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari