Selasa, 17 Februari 2026
- Advertisement -

Riau Perlu Tambahan 497 Penyuluh KB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Janji Presiden RI Joko Widodo atas usul Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Hasto Wardoyo, saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk menambah jumlah penyuluh keluarga berencana (KB), disambut baik oleh Kepala Perwakilan BKKBN Riau  Dra Mardalena Wati Yulia MSi.

Pasalnya, saat ini di Riau masih diperlukan 497 penyuluh keluarga berencana untuk kabupaten/kota. Sementara jumlah penyuluh keluarga berencana 303 orang, terdiri dari PNS 166 orang dan non PNS 137 orang.

"Ya, Riau memerlukan 497 penyuluh keluarga berencana. Idealnya satu kelurahan atau desa ada 1 orang PKB, tapi kenyataannya 3 kelurahan ditangani 1 penyuluh keluarga berencana. Malah di Kabupaten Indragiri Hilir, 20 kecamatan ditangani 20 penyuluh keluarga berencana. Padahal pekerjaan yang mesti dikerjakan sangat banyak sekali," kata Mardalena saat membuka pertemuan Penguatan Sinergisitas Pelaksanaan Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Riau di Aula BKKBN Riau, Jumat (5/2).(eca)

Baca Juga:  Dalang Penebangan Pohon di Jalan Tuanku Tambusai Ditahan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Janji Presiden RI Joko Widodo atas usul Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Hasto Wardoyo, saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk menambah jumlah penyuluh keluarga berencana (KB), disambut baik oleh Kepala Perwakilan BKKBN Riau  Dra Mardalena Wati Yulia MSi.

Pasalnya, saat ini di Riau masih diperlukan 497 penyuluh keluarga berencana untuk kabupaten/kota. Sementara jumlah penyuluh keluarga berencana 303 orang, terdiri dari PNS 166 orang dan non PNS 137 orang.

"Ya, Riau memerlukan 497 penyuluh keluarga berencana. Idealnya satu kelurahan atau desa ada 1 orang PKB, tapi kenyataannya 3 kelurahan ditangani 1 penyuluh keluarga berencana. Malah di Kabupaten Indragiri Hilir, 20 kecamatan ditangani 20 penyuluh keluarga berencana. Padahal pekerjaan yang mesti dikerjakan sangat banyak sekali," kata Mardalena saat membuka pertemuan Penguatan Sinergisitas Pelaksanaan Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Riau di Aula BKKBN Riau, Jumat (5/2).(eca)

Baca Juga:  3 Mobil dan 2 Motor Tabrakan Beruntun
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Janji Presiden RI Joko Widodo atas usul Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Hasto Wardoyo, saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk menambah jumlah penyuluh keluarga berencana (KB), disambut baik oleh Kepala Perwakilan BKKBN Riau  Dra Mardalena Wati Yulia MSi.

Pasalnya, saat ini di Riau masih diperlukan 497 penyuluh keluarga berencana untuk kabupaten/kota. Sementara jumlah penyuluh keluarga berencana 303 orang, terdiri dari PNS 166 orang dan non PNS 137 orang.

"Ya, Riau memerlukan 497 penyuluh keluarga berencana. Idealnya satu kelurahan atau desa ada 1 orang PKB, tapi kenyataannya 3 kelurahan ditangani 1 penyuluh keluarga berencana. Malah di Kabupaten Indragiri Hilir, 20 kecamatan ditangani 20 penyuluh keluarga berencana. Padahal pekerjaan yang mesti dikerjakan sangat banyak sekali," kata Mardalena saat membuka pertemuan Penguatan Sinergisitas Pelaksanaan Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Riau di Aula BKKBN Riau, Jumat (5/2).(eca)

Baca Juga:  Wanita Gantung Diri Ditemukan Terkurung Bersama Anak di Dalam Rumah

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari